MSCI Tetap Ancam Downgrade Saham RI, Pertemuan dengan Pemerintah Tak Ubah Sikap

MSCI tetap mengusulkan status Standalone Market untuk saham Indonesia. Pemerintah mempertanyakan pengumuman mendadak dan menyiapkan langkah perbaikan pasar modal.

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto Ilustrasi Saham

Poto Ilustrasi Saham

Okepost.id, Jakarta – Penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) tetap mengusulkan penurunan status pasar saham Indonesia dari *Emerging Market* menjadi *Standalone Market*. Usulan ini muncul meski pemerintah Indonesia dan Danantara telah bertemu dengan MSCI di Bangkok, Thailand.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mempertanyakan waktu pengumuman tersebut. Menurutnya, MSCI tidak membahas kemungkinan penurunan status itu saat pertemuan di Bangkok pada 13 Oktober 2026.

Airlangga menilai pengumuman MSCI pada 15 Oktober 2026 datang lebih cepat dari jadwal evaluasi yang sebelumnya diperkirakan berlangsung pada November 2026.

Baca Juga :  Rebalancing FTSE Russell Tekan IHSG, Dana Asing Berpotensi Keluar Rp5,2 Triliun

Pemerintah akan berkoordinasi dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk membahas langkah perbaikan pasar modal dan menyesuaikan jadwal reformasi yang menjadi perhatian MSCI.

Transparansi Pasar Jadi Sorotan

MSCI menyoroti persoalan transparansi kepemilikan saham, konsentrasi pemegang saham, dugaan perdagangan terkoordinasi, serta efektivitas penegakan aturan di pasar modal Indonesia.

Meski regulator telah mengumumkan sejumlah langkah pembenahan, MSCI menilai kemajuan reformasi belum terlihat secara konsisten.

Usulan penurunan status tersebut masih memasuki tahap konsultasi. MSCI memperpanjang periode konsultasi hingga April 2027 dan menjadwalkan pengumuman keputusan akhir pada Juni 2027.

Baca Juga :  Harga Emas Perhiasan Hari Ini Jumat 25 September 2026 Anjlok, Cek Rinciannya

Investor Waspadai Dampak Downgrade

Jika usulan tersebut diterapkan, saham Indonesia berpotensi keluar dari sejumlah indeks global MSCI. Kondisi ini dapat mendorong dana investasi pasif yang mengikuti indeks terkait untuk melepas kepemilikan saham Indonesia.

Tekanan jual juga berpotensi meningkat jika investor aktif mengurangi eksposur terhadap pasar domestik. Dampaknya dapat meluas ke pergerakan IHSG dan nilai tukar rupiah.

Pemerintah kini menghadapi tantangan untuk mempercepat reformasi pasar modal, memperkuat transparansi, dan meningkatkan kepercayaan investor sebelum MSCI menetapkan keputusan final pada Juni 2027.(Pro)

Berita Terkait

IHSG Ambruk ke Bawah 6.000, Rupiah Melemah dan Evaluasi MSCI Bikin Investor Waspada
IHSG Mulai Bangkit! Cek 6 Saham yang Menarik Dicermati Investor
IHSG Berpeluang Bangkit pada Oktober 2026, Investor Perlu Cermati 4 Katalis
Cara Menjadi Trader Pemula: Jangan Cuma Siapkan Modal, Ini yang Wajib Dikuasai
Trading atau Investasi? Kenali Perbedaannya Sebelum Memulai
IHSG Ambruk 3,28% Sepekan, Investor Perlu Lirik SBR015, Reksa Dana hingga Emas
BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi
Trading Saham Indonesia Kini Bisa Lewat Web Pluang, Ada Market Order
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:19 WIB

MSCI Tetap Ancam Downgrade Saham RI, Pertemuan dengan Pemerintah Tak Ubah Sikap

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:28 WIB

IHSG Ambruk ke Bawah 6.000, Rupiah Melemah dan Evaluasi MSCI Bikin Investor Waspada

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

IHSG Mulai Bangkit! Cek 6 Saham yang Menarik Dicermati Investor

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:43 WIB

IHSG Berpeluang Bangkit pada Oktober 2026, Investor Perlu Cermati 4 Katalis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Cara Menjadi Trader Pemula: Jangan Cuma Siapkan Modal, Ini yang Wajib Dikuasai

Berita Terbaru