Okepost.id – Tren busana muslim menjelang Ramadan 2026 kembali ramai di media sosial. Jika sebelumnya publik memburu gamis warna sage hingga kain shimmer, kini warganet justru menyoroti tren baru dengan nama unik: “Gamis Bini Orang”.
Istilah tersebut viral di TikTok dan langsung memancing rasa penasaran. Meski terdengar nyeleneh, model gamis ini justru tampil elegan dan terkesan dewasa, sehingga cepat menarik perhatian calon pembeli.
Berawal dari Candaan, Kini Jadi Kata Kunci Dagangan,
Tedi pedagang di Pasar Tanah Abang, menyebut nama asli model tersebut sebenarnya adalah Gamis Inara. Namun karena tampilannya dianggap anggun dan “berkelas”, pembeli mulai melontarkan candaan dengan menyebutnya “gamis bini orang”.
“Namanya gamis Inara. Tapi karena modelnya elegan dan dewasa, pembeli bercanda bilang gamis bini orang. Ternyata malah viral,” kata tedi.
Seiring viralnya istilah itu, pembeli mulai menjadikannya kata kunci pencarian. Bahkan muncul variasi sebutan lain seperti “Gamis Istri Orang”.
Meski menuai pro-kontra, nama unik tersebut dinilai efektif sebagai strategi pemasaran karena mudah melekat di ingatan publik.
Ciri Khas Gamis Bini Orang yang Jadi Tren 2026
Secara desain, gamis viral ini mengusung gaya formal dan feminin. Pedagang umumnya menawarkan model ini dengan bahan premium yang memberi kesan mewah.
Beberapa ciri yang paling menonjol antara lain :
- Brokat premium untuk tampilan elegan
- Model high-low, bagian depan lebih pendek dan belakang menjuntai
- Lengan flounce (terompet) yang memberi kesan anggun
- Warna netral lembut seperti krem, putih, cokelat susu, hingga abu-abu
- Warna tegas seperti maroon, burgundy, atau mahogany untuk tampilan lebih berwibawa
- Sebagian model memakai belt kecil untuk menegaskan bentuk pinggang
Di pasar, model ini juga disebut terinspirasi dari gaya busana artis Inara Rusli, meski julukan “Gamis Bini Orang” justru lebih populer di kalangan pembeli.
Pasar Tanah Abang Ramai Lagi Karena Tren TikTok
Tren tersebut ikut menghidupkan kembali aktivitas jual beli di Pasar Tanah Abang. Setelah sempat sepi, pusat grosir itu kini kembali ramai oleh pembeli yang berburu gamis viral menjelang Ramadan dan Lebaran.
Menariknya, pembeli kini cukup menyebut istilah “Gamis Bini Orang” dan pedagang langsung memahami model yang dimaksud.
Fenomena ini memperlihatkan kuatnya pengaruh media sosial dalam membentuk tren sekaligus mendorong perputaran ekonomi pasar tradisional.
Menjelang Ramadan dan Lebaran 2026, Gamis Bini Orang diprediksi menjadi salah satu busana muslim paling diburu tahun ini. **









