Tips Menyimpan Telur Rebus di Kulkas Agar Lebih Tahan Lama

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 5 April 2026 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Di tengah rutinitas yang padat, banyak orang mengandalkan lauk praktis yang bisa disimpan untuk beberapa hari, salah satunya telur. Entah itu telur rebus yang simpel atau telur asin dengan rasa gurih khas, keduanya sering jadi “penyelamat” saat tak sempat memasak.

Cara Menyimpan Telur Rebus agar Lebih Awet dan Tetap Aman Dikonsumsi

Telur rebus sering jadi andalan sebagai stok lauk praktis. Namun, dibandingkan telur mentah, daya tahannya justru lebih singkat. Proses perebusan dapat menghilangkan lapisan pelindung alami pada cangkang yakni kutikula (cuticle), sehingga telur lebih rentan terpapar bakteri dari lingkungan.

Baca Juga :  Ciri Kepribadian Orang yang Menyukai Kucing Menurut Penelitian

Menurut United States Department of Agriculture, telur yang sudah dimasak tidak boleh dibiarkan terlalu lama di suhu ruang. Batas amannya adalah maksimal 2 jam, karena pada suhu antara 5-60°C (sering disebut danger zone), bakteri seperti Salmonella bisa berkembang dengan cepat. Bahkan, jika suhu lingkungan cukup panas sekitar di atas 32°C, batas waktu ini bisa menyusut menjadi sekitar 1 jam, karena pertumbuhan bakteri berlangsung lebih cepat pada suhu tinggi.

Karena itu, setelah telur matang dan suhunya mulai turun, sebaiknya segera disimpan di dalam kulkas dengan suhu ≤4°C. Pendinginan ini penting untuk memperlambat pertumbuhan mikroorganisme dan menjaga keamanan pangan.

Baca Juga :  Manfaat Minum Air Rebusan Kayu Manis dan Daun Salam Setelah Bangun Pagi

– Simpan dalam kondisi masih bercangkang, karena cangkang membantu melindungi dari kontaminasi

– Gunakan wadah tertutup untuk mencegah paparan bakteri dan bau dari makanan lain

– Letakkan di bagian dalam kulkas, bukan di pintu, agar suhu lebih stabil

Kunci agar telur rebus bisa lebih awet bukan hanya pada cara memasaknya, tetapi pada pengendalian waktu dan suhu setelah dimasak. Semakin cepat didinginkan dan semakin tepat cara penyimpanannya, semakin kecil risiko kontaminasi dan semakin lama telur bisa dikonsumsi dengan aman. (*)

Berita Terkait

PPPK Paruh Waktu Deg-degan, Apakah Regulasi Peralihan Berpihak Pada Semua Formasi?
Rekomendasi Saham Hari Ini: IHSG Berisiko Melemah, MDKA hingga INCO Jadi Sorotan
Apple, Samsung, Google Terancam Pembatasan Penjualan di AS, Ini Pemicunya
Serat Buah Pepaya Berpotensi Jadi Masa Depan Dunia Pengobatan
Tempe Goreng Tepung Gurih dan Renyah Seharian untuk Camilan Keluarga atau Lauk Praktis
Langkah Mudah Cek NIK KTP Terdeteksi Judi Online atau Tidak
Resep Nasi Lemak Malaysia yang Enak dan Anti Gagal, Bisa Jadi Menu Keluarga
Resep Kue Cucur Gula Merah Anti Bantat, Bersarang dan Renyah di Pinggir
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 11:24 WIB

Rekomendasi Saham Hari Ini: IHSG Berisiko Melemah, MDKA hingga INCO Jadi Sorotan

Minggu, 20 September 2026 - 18:23 WIB

Apple, Samsung, Google Terancam Pembatasan Penjualan di AS, Ini Pemicunya

Rabu, 9 September 2026 - 13:57 WIB

Serat Buah Pepaya Berpotensi Jadi Masa Depan Dunia Pengobatan

Rabu, 2 September 2026 - 11:06 WIB

Tempe Goreng Tepung Gurih dan Renyah Seharian untuk Camilan Keluarga atau Lauk Praktis

Selasa, 1 September 2026 - 12:48 WIB

Langkah Mudah Cek NIK KTP Terdeteksi Judi Online atau Tidak

Berita Terbaru

Poto Ilustrasi Saham

INVESTASI

Saham DSSA Ambruk 82%, Begini Nasib Emiten Lain Grup Sinar Mas

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:23 WIB