Ekspor 20 Ton Kopi Fine Robusta Kerinci Tembus Pasar Tiongkok

Ekonomi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Okepost.id, Jambi – Sebanyak 20 ton kopi Fine Robusta asal Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, resmi diberangkatkan menuju pasar Tiongkok. Komoditas unggulan tersebut merupakan hasil produksi petani yang tergabung dalam Koperasi Agro Forestry Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya.

Prosesi pelepasan ekspor turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten Kerinci, Bank Indonesia Wilayah Jambi, Perhutanan Sosial, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Gubernur Jambi melalui Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi, Ariansyah, menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Wilayah Jambi yang selama ini aktif mendampingi dan membina para petani kopi di Kerinci.

Menurutnya, pembinaan tersebut berhasil meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas kopi robusta lokal hingga mampu menembus pasar internasional.

“Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kopi robusta Kerinci memiliki kualitas dan daya saing tinggi di pasar global,” ujar Ariansyah.

Baca Juga :  Dialog dengan Pedagang, Wako Alfin Serap Aspirasi di Pasar Tanjung Bajure

Ia menilai sinergi antara petani, pemerintah daerah, dan lembaga pendamping menjadi faktor utama dalam mendorong perkembangan sektor perkebunan kopi di Kabupaten Kerinci.

Selain meningkatkan nilai ekonomi petani, ekspor ini juga membuka peluang lebih besar bagi kopi asal Jambi untuk dikenal di pasar dunia.

Saat ini, proses pengiriman ekspor masih dilakukan melalui Pelabuhan Belawan di Medan, Sumatera Utara. Pemerintah berharap ke depan ekspor komoditas unggulan asal Jambi dapat dilakukan langsung melalui pelabuhan di Provinsi Jambi.

“Kami berharap nantinya ekspor bisa dilakukan melalui pelabuhan di Jambi sehingga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah,” tambahnya.

Baca Juga :  Rupiah Menguat ke Rp17.935 per Dolar AS Hari Ini, Ditopang Harapan Damai Timur Tengah dan Sinyal BI

Ekspor kopi Fine Robusta tersebut menjadi angin segar bagi petani kopi di Kerinci yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas di Provinsi Jambi. Peningkatan permintaan pasar internasional diharapkan mampu mendorong kesejahteraan petani sekaligus memperkuat posisi kopi Indonesia di pasar global.

Potensi Kopi Kerinci di Pasar Dunia

Kabupaten Kerinci memiliki kondisi geografis dan iklim yang mendukung pengembangan kopi berkualitas premium. Dalam beberapa tahun terakhir, kopi robusta dan arabika asal Kerinci mulai mendapat perhatian pasar ekspor karena cita rasa khas dan proses budidaya yang terus membaik.

Dengan dukungan pembinaan berkelanjutan, kopi Fine Robusta Kerinci diproyeksikan mampu menjadi salah satu komoditas unggulan ekspor dari Provinsi Jambi. (Pro)

Berita Terkait

Laba Hutama Karya Lampaui Target Semester I 2026, Jalan Tol Trans Sumatera Jadi Penopang Utama
Harga Beras Naik 6 Bulan Berturut-turut, Inflasi Pangan Mengancam Daya Beli dan Kemiskinan
Taspen Desak PP Turunan UU ASN 2023 Segera Terbit, Jaminan Pensiun PPPK Jadi Sorotan
Rupiah Diprediksi Bergerak di Kisaran Rp17.950–Rp18.050, Sentimen S&P dan The Fed Jadi Sorotan
BPK Soroti Tata Kelola Danantara, Transparansi Laporan Keuangan BUMN Jadi Perhatian
Bulog Minta Maaf Usai Hama Gudang Serbu Permukiman Warga Karawang, Fumigasi dan Fogging Disiapkan
DPR dan Pemerintah Sepakati Target Ekonomi 2027 Tumbuh 5,8–6,5%, Danantara Diminta Beri Kontribusi Nyata
Swiss Buka Kesempatan Kerja untuk WNI Lewat Program Young Professionals
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:03 WIB

Laba Hutama Karya Lampaui Target Semester I 2026, Jalan Tol Trans Sumatera Jadi Penopang Utama

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:42 WIB

Harga Beras Naik 6 Bulan Berturut-turut, Inflasi Pangan Mengancam Daya Beli dan Kemiskinan

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:20 WIB

Taspen Desak PP Turunan UU ASN 2023 Segera Terbit, Jaminan Pensiun PPPK Jadi Sorotan

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:32 WIB

Rupiah Diprediksi Bergerak di Kisaran Rp17.950–Rp18.050, Sentimen S&P dan The Fed Jadi Sorotan

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:00 WIB

BPK Soroti Tata Kelola Danantara, Transparansi Laporan Keuangan BUMN Jadi Perhatian

Berita Terbaru