Okepost.id, Jakarta – Broker aset digital Blockchain.com mulai mempersiapkan langkah besar untuk masuk pasar saham Amerika Serikat melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).
Perusahaan kripto tersebut dikabarkan telah mengajukan dokumen IPO secara rahasia kepada regulator pasar modal AS. Langkah ini dilakukan ketika kondisi pasar aset digital mulai membaik setelah mengalami tekanan panjang akibat ketidakpastian ekonomi global.
Laporan Reuters menyebutkan pengajuan confidential filing itu menjadi tahap awal sebelum perusahaan resmi melantai di bursa saham. Proses peninjauan regulasi biasanya berlangsung selama dua hingga tiga bulan.
Skema IPO rahasia memungkinkan perusahaan menjaga informasi keuangan tetap tertutup hingga mendekati jadwal pencatatan saham. Strategi ini juga memberi ruang bagi perusahaan untuk menentukan waktu terbaik masuk pasar sesuai kondisi investor.
Sentimen Kripto Mulai Pulih
Pemulihan pasar kripto dalam beberapa bulan terakhir menjadi salah satu faktor utama yang mendorong Blockchain.com mempercepat rencana IPO.
Selain itu, perkembangan regulasi di Amerika Serikat ikut meningkatkan optimisme industri aset digital. Pekan lalu, komite Senat AS melanjutkan pembahasan rancangan undang-undang kripto yang telah lama dinanti pelaku industri.
Aturan tersebut dinilai dapat memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat kepercayaan investor terhadap sektor aset digital.
Di pasar perdagangan, Bitcoin juga menunjukkan tren positif. Harga Bitcoin tercatat naik sekitar 20 persen dalam tiga bulan terakhir, meskipun secara tahunan masih terkoreksi sekitar 12 persen.
Tren IPO Perusahaan Kripto Berlanjut
Blockchain.com bukan perusahaan kripto pertama yang mencoba masuk pasar modal AS. Sebelumnya, Grayscale Investments dan Kraken juga telah mengajukan IPO secara rahasia.
Gelombang IPO ini menunjukkan perusahaan kripto mulai memanfaatkan momentum pemulihan pasar untuk menarik investor baru melalui bursa saham.
Didirikan pada 2011 oleh Ben Reeves, Peter Smith, dan Nic Cary, Blockchain.com kini melayani jutaan pengguna di lebih dari 100 negara.
Platform tersebut mengklaim telah memfasilitasi transaksi aset kripto dengan nilai lebih dari US$1,1 triliun.
Hingga kini, perusahaan belum mengungkap jumlah saham maupun estimasi harga yang akan ditawarkan kepada publik dalam IPO tersebut.(Pro)









