BGN Ganti Pimpinan: Dari Ahli Serangga ke Sarjana Biologi, Nanik S. Deyang Kini Pimpin Badan Gizi Nasional

Presiden Prabowo melakukan perombakan pimpinan Badan Gizi Nasional setelah evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis selama hampir 1,5 tahun.

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nanik S. Deyang

Nanik S. Deyang

Okepost.id, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memiliki pimpinan baru. Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana yang sebelumnya memimpin lembaga tersebut sejak awal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pergantian ini menjadi sorotan publik karena latar belakang kedua tokoh yang berbeda, dari ahli serangga ke sarjana biologi.

Keputusan pergantian pimpinan diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada 2 Juni 2026.

Selain mengganti kepala lembaga, pemerintah juga melakukan perubahan pada jajaran wakil kepala BGN sebagai bagian dari penyegaran organisasi.

Dadan Hindayana Dikenal Sebagai Ahli Entomologi

Sebelum memimpin BGN, Dadan Hindayana dikenal sebagai akademisi dan peneliti di bidang entomologi atau ilmu yang mempelajari serangga. Ia merupakan dosen dan peneliti yang memiliki rekam jejak panjang di dunia akademik, khususnya dalam bidang perlindungan tanaman dan ekologi serangga.

Baca Juga :  Wakil Walikota Melantik 144 Pejabat Pemkot Sungai Penuh Penyegaran Birokrasi dan Penguatan Kinerja OPD

Selama menjabat sebagai Kepala BGN, Dadan bertanggung jawab mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan menekan angka stunting.

Nanik S. Deyang Naik dari Wakil Kepala Menjadi Kepala BGN

Nanik S. Deyang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN. Perempuan kelahiran 1968 tersebut memiliki latar belakang pendidikan biologi dan pengalaman panjang di dunia media serta organisasi politik sebelum bergabung dengan BGN.

Ia juga dikenal aktif melakukan pengawasan langsung terhadap pelaksanaan program MBG di berbagai daerah.

Penunjukan Nanik dinilai memberikan kesinambungan terhadap program yang sudah berjalan karena ia telah terlibat dalam berbagai kebijakan strategis BGN sejak awal pembentukannya.

Evaluasi Kinerja Jadi Dasar Pergantian

Pemerintah menjelaskan bahwa pergantian pimpinan BGN merupakan hasil evaluasi menyeluruh terhadap kinerja lembaga tersebut selama sekitar satu setengah tahun terakhir. Evaluasi dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk tata kelola organisasi, pelaksanaan standar operasional, dan kualitas layanan program MBG.

Baca Juga :  PTKNI Usulkan 3 Solusi Penataan ASN PPPK, Dorong PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes

Presiden Prabowo menilai BGN memiliki peran strategis dalam mendukung agenda peningkatan kualitas gizi nasional sehingga diperlukan langkah penyegaran kepemimpinan agar program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Tantangan Besar Menanti Kepala BGN Baru

Sebagai pimpinan baru, Nanik S. Deyang menghadapi tantangan untuk meningkatkan kualitas pengawasan Program Makan Bergizi Gratis yang menjangkau jutaan penerima manfaat di seluruh Indonesia. Selain memastikan kualitas makanan dan keamanan pangan, BGN juga dituntut menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran negara dalam program tersebut.

Keberhasilan program MBG menjadi salah satu indikator penting pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia pada masa mendatang.(Pro)

Berita Terkait

Bukan PPPK Paruh Waktu, Ini Nasib 172 Ribu Guru Honorer yang Belum Lolos Seleksi
Pernyataan Tito soal Tes PPPK Paruh Waktu Picu Protes Aliansi R2 R3
Gaji PPPK 2027 Ditanggung APBN, Rp23 Triliun Disiapkan Pemerintah
Komisi X DPR Pertanyakan Tes Guru PPPK Paruh Waktu : Kenapa Harus Tes Lagi?
PPPK Guru Paruh Waktu Bakal Ikut Tes, Lulus Bisa Jadi Penuh Waktu
Anggaran PPPK 2027 Turun Jadi Rp23 Triliun, Forum PGRI Minta Kejelasan
Mulai Januari 2027, PPPK Paruh Waktu Bakal Jadi Penuh Waktu? Ini Penjelasan Pemerintah
PPPK 2027 Bakal Naik Status, PPPK Paruh Waktu Disebut Otomatis Jadi Penuh Waktu
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 20:59 WIB

Bukan PPPK Paruh Waktu, Ini Nasib 172 Ribu Guru Honorer yang Belum Lolos Seleksi

Jumat, 18 September 2026 - 19:03 WIB

Pernyataan Tito soal Tes PPPK Paruh Waktu Picu Protes Aliansi R2 R3

Jumat, 18 September 2026 - 18:42 WIB

Gaji PPPK 2027 Ditanggung APBN, Rp23 Triliun Disiapkan Pemerintah

Jumat, 18 September 2026 - 15:08 WIB

Komisi X DPR Pertanyakan Tes Guru PPPK Paruh Waktu : Kenapa Harus Tes Lagi?

Jumat, 18 September 2026 - 08:12 WIB

PPPK Guru Paruh Waktu Bakal Ikut Tes, Lulus Bisa Jadi Penuh Waktu

Berita Terbaru

Poto : Penyusutan air Danau Kerinci (20/9/2026)

Daerah

Air Danau Kerinci Menyusut, Warga Diminta Waspadai Dampaknya

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:28 WIB