Rupiah Menguat ke Rp17.935 per Dolar AS Hari Ini, Ditopang Harapan Damai Timur Tengah dan Sinyal BI

Rupiah Dibuka Menguat di Tengah Meredanya Ketegangan Global dan Optimisme Pasar Domestik

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id, Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengawali perdagangan Jumat, 12 Juni 2026, dengan penguatan.

Sentimen positif dari meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta ekspektasi kebijakan moneter dalam negeri menjadi faktor utama yang mendorong penguatan mata uang Garuda.

Berdasarkan data Doo Financial Futures, rupiah dibuka menguat 0,29 persen ke posisi Rp17.935 per dolar AS. Kinerja tersebut sejalan dengan mayoritas mata uang Asia yang juga bergerak di zona hijau terhadap dolar AS.

Mata uang Asia yang mencatat penguatan antara lain won Korea Selatan sebesar 0,73 persen, peso Filipina 0,41 persen, ringgit Malaysia 0,18 persen, yuan China 0,14 persen, dan dolar Hong Kong 0,01 persen.

Sementara itu, beberapa mata uang regional masih mengalami tekanan. Yen Jepang tercatat melemah 0,20 persen, rupee India turun 0,51 persen, dolar Taiwan terkoreksi 0,15 persen, dolar Singapura melemah 0,05 persen, dan baht Thailand turun 0,08 persen terhadap dolar AS.

Harapan Kesepakatan AS-Iran Angkat Sentimen Pasar

Baca Juga :  Gaji Pensiunan ASN 2026 Belum Naik, Belum Ada Aturan Baru

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai penguatan rupiah berpeluang berlanjut seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap kemungkinan tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran.

Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut kesepakatan dengan Iran dapat segera tercapai dinilai mampu meredakan ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Kondisi tersebut mendorong investor kembali masuk ke aset berisiko, termasuk mata uang negara berkembang.

Menurut Lukman, harapan terciptanya stabilitas geopolitik global menjadi katalis positif yang mengurangi permintaan terhadap aset safe haven seperti dolar AS.

Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga BI Perkuat Rupiah

Dari dalam negeri, pasar juga menaruh perhatian pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pekan depan. Munculnya ekspektasi kenaikan suku bunga acuan dinilai dapat memperkuat daya tarik instrumen keuangan Indonesia.

Kebijakan moneter yang lebih ketat berpotensi meningkatkan arus modal asing ke pasar domestik sekaligus memberikan dukungan terhadap stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika ekonomi global.

Selain itu, wacana pengurangan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut mendapat respons positif dari pelaku pasar. Langkah tersebut dianggap dapat membantu menjaga kesehatan fiskal pemerintah dan mengurangi tekanan terhadap anggaran negara.

Baca Juga :  IHSG Tertekan, Analis: Kebijakan Pemerintah dan Rupiah Lebih Berpengaruh daripada MSCI

Pasar Pantau Aksi Demonstrasi

Meski sentimen eksternal dan domestik cenderung positif, investor tetap mencermati perkembangan situasi dalam negeri, termasuk aksi demonstrasi yang berlangsung pada hari ini.

Pelaku pasar menilai stabilitas sosial dan keamanan tetap menjadi faktor penting dalam menentukan arah pergerakan aset keuangan nasional. Setiap perkembangan yang berpotensi memengaruhi iklim investasi akan menjadi perhatian investor dalam jangka pendek.

Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp17.900 hingga Rp18.000 per dolar AS sepanjang perdagangan Jumat.

Prediksi Rupiah Hari Ini

Pembukaan: Rp17.935 per dolar AS

Perubahan: Menguat 0,29%

Support: Rp17.900 per dolar AS

Resistance: Rp18.000 per dolar AS

Sentimen Positif: Harapan damai AS-Iran, potensi kenaikan suku bunga BI, penguatan mata uang Asia

Sentimen Negatif: Ketidakpastian global dan perkembangan aksi demonstrasi domestik. (Pro)

Berita Terkait

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75 Persen, Ekonom Nilai Langkah Ini Redam Risiko Rupiah
Hari Ini Kamis 18 Juni 2026, Dolar AS Menguat ke Rp 17.855
Harga Emas Pegadaian Galeri 24, UBS & Antam Hari Ini Naik Semua
Rupiah Kembali Tak Bertenaga ke Rp17.738 per Dolar AS Pagi Ini
Rabu ini harga emas Antam naik Rp4.000 menjadi Rp2,733 juta/gram
BNI dan BCA Sesuaikan Operasional Saat Libur Tahun Baru Islam 2026, Simak Jadwal Lengkapnya
Simak daftar harga emas tiga jenama Pegadaian yang naik Selasa pagi
INDEF: Krisis Finansial 1998 Sulit Terulang, Perlambatan Ekonomi Perlu Diwaspadai
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:07 WIB

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75 Persen, Ekonom Nilai Langkah Ini Redam Risiko Rupiah

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:27 WIB

Hari Ini Kamis 18 Juni 2026, Dolar AS Menguat ke Rp 17.855

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:19 WIB

Harga Emas Pegadaian Galeri 24, UBS & Antam Hari Ini Naik Semua

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:03 WIB

Rupiah Kembali Tak Bertenaga ke Rp17.738 per Dolar AS Pagi Ini

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:33 WIB

Rabu ini harga emas Antam naik Rp4.000 menjadi Rp2,733 juta/gram

Berita Terbaru

Artikel

Tips Masak Ayam Kecap Pedas Manis, Bumbu Meresap Sempurna

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:28 WIB