Ketua Komisi II DPR Dorong RUU ASN Atur KPI Ketat, ASN Tak Lagi Berada di Zona Nyaman

DPR menilai RUU ASN perlu menghadirkan sistem penilaian kinerja yang lebih tegas agar birokrasi semakin kompetitif dan berorientasi pada pelayanan publik.

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPR Dorong RUU ASN Atur KPI Ketat, ASN Tak Lagi Berada di Zona Nyaman

Ketua Komisi II DPR Dorong RUU ASN Atur KPI Ketat, ASN Tak Lagi Berada di Zona Nyaman

Okepost.id, Jakarta – Ketua Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda mendorong agar Rancangan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (RUU ASN) memuat sistem Key Performance Indicator (KPI) yang lebih ketat bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN), termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Usulan tersebut disampaikan setelah menyoroti posisi Indonesia dalam Government Effectiveness Index, yang menempatkan kinerja birokrasi Indonesia di peringkat 82 dari 193 negara.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa reformasi birokrasi harus diperkuat melalui sistem evaluasi kinerja yang lebih terukur.

Dalam rapat kerja Komisi II DPR bersama Menteri PANRB, BKN, LAN, ANRI, dan Ombudsman RI pada Jumat (17/7/2026), Rifqinizamy menilai selama ini banyak ASN berada di zona nyaman karena mekanisme evaluasi kinerja belum berjalan optimal.

Baca Juga :  Pemerintah Mulai Siapkan CPNS 2026, Ini Sinyal Pembukaan dan Daftar Dokumen yang Harus Disiapkan

Ia mengusulkan agar RUU ASN menghadirkan sistem yang membuat ASN lebih kompetitif, memiliki target kerja yang jelas, serta memungkinkan pemberian sanksi hingga pemberhentian bagi pegawai yang terbukti melakukan pelanggaran atau tidak memenuhi standar kinerja.

Menurut Rifqinizamy, dunia usaha telah menerapkan sistem kompetisi dan penilaian kinerja yang ketat. Karena itu, birokrasi pemerintahan juga perlu menerapkan prinsip serupa demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, ia turut menyoroti skema pensiun seumur hidup bagi ASN yang dinilai perlu dievaluasi secara menyeluruh. Menurutnya, reformasi sistem pensiun dapat menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang lebih profesional dan berorientasi pada hasil.

Baca Juga :  Menteri KKP Pingsan Saat Upacara Penghormatan Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500

Menanggapi usulan tersebut, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Rini Widyantini menyatakan sepakat bahwa ASN perlu memiliki indikator kinerja yang jelas.

Namun, Rini menegaskan bahwa KPI tidak boleh hanya berfokus pada pencapaian individu. Penilaian kinerja ASN juga harus mengukur dampak nyata terhadap kualitas pelayanan publik dan manfaat yang dirasakan masyarakat.

Dengan demikian, pembahasan RUU ASN diharapkan tidak hanya memperkuat disiplin dan akuntabilitas aparatur, tetapi juga mendorong lahirnya birokrasi yang lebih profesional, kompetitif, dan berorientasi pada hasil. (Pro)

Berita Terkait

Harga Emas Pegadaian Galeri 24, UBS & Antam Hari Ini Anjlok Semua
Harga Emas di Pegadaian 16 Juli 2026: Cek Rincian Galeri 24 dan UBS
CPNS 2026 Segera Dibuka? BKN Ungkap Progres Formasi dan Jadwal Pengumuman Resmi
PTKNI Usulkan 3 Solusi Penataan ASN PPPK, Dorong PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Cek Tarif per 13 Juli 2026
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Senin 13 Juli 2026
DPR Desak Kepastian Status PPPK Paruh Waktu Sebelum September 2026
Harga Emas Pegadaian Galeri 24, UBS & Antam Hari Ini Melonjak Semua
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:29 WIB

Harga Emas Pegadaian Galeri 24, UBS & Antam Hari Ini Anjlok Semua

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:53 WIB

Ketua Komisi II DPR Dorong RUU ASN Atur KPI Ketat, ASN Tak Lagi Berada di Zona Nyaman

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:47 WIB

Harga Emas di Pegadaian 16 Juli 2026: Cek Rincian Galeri 24 dan UBS

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:23 WIB

CPNS 2026 Segera Dibuka? BKN Ungkap Progres Formasi dan Jadwal Pengumuman Resmi

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:58 WIB

PTKNI Usulkan 3 Solusi Penataan ASN PPPK, Dorong PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes

Berita Terbaru

Otomotif

Nissan Leaf Two Tone Tahun 2026: Sekarang Harganya Segini

Jumat, 17 Jul 2026 - 12:32 WIB