Pemkot Sungai Penuh Susun Kajian Risiko Bencana 2026–2030 untuk Perkuat Pembangunan Tangguh

Dokumen Kajian Risiko Bencana akan menjadi acuan penyusunan kebijakan pembangunan yang aman, berkelanjutan, dan mampu mengurangi dampak bencana di Kota Sungai Penuh.

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Sungai Penuh Susun Kajian Risiko Bencana 2026–2030 untuk Perkuat Pembangunan Tangguh

Pemkot Sungai Penuh Susun Kajian Risiko Bencana 2026–2030 untuk Perkuat Pembangunan Tangguh

Okepost.id, Sungai Penuh – Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai menyusun Kajian Risiko Bencana (KRB) Tahun 2026–2030 sebagai landasan dalam mewujudkan pembangunan daerah yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.

Penyusunan dokumen tersebut diawali melalui sosialisasi yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sungai Penuh, Rabu (15/7).

Kegiatan dibuka oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan dan Politik, Zahirman, SH., MH, yang mewakili Wali Kota Sungai Penuh. Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi, D.M. Magdalena Ritonga, ST., MT.

Baca Juga :  Kominfo Sungai Penuh Kembali Jalankan Program 3S untuk Tekan Angka Stunting

Peserta kegiatan terdiri atas kepala perangkat daerah, kepala bidang, camat, lurah, hingga kepala desa se-Kota Sungai Penuh.

Mereka mendapatkan pemahaman yang sama mengenai penyusunan dokumen Kajian Risiko Bencana sebagai pedoman pembangunan lima tahun ke depan.

Dalam sambutannya, Zahirman menegaskan bahwa penanggulangan bencana harus dilakukan secara terpadu, mulai dari pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana.

Ia menjelaskan, Kota Sungai Penuh memiliki potensi berbagai jenis bencana sehingga membutuhkan dokumen Kajian Risiko Bencana yang akurat.

Baca Juga :  Rotasi Pejabat Kesehatan, Wawako Azhar Lantik Direktur RSUD H. Bakri

Dokumen tersebut akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan dan program pembangunan yang mampu meminimalkan risiko bencana.

Zahirman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Selain itu, pemerintah desa dan kelurahan didorong memperkuat kapasitas masyarakat melalui pembentukan Desa Tangguh Bencana serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana.

Melalui penyusunan Kajian Risiko Bencana 2026–2030, Pemerintah Kota Sungai Penuh menargetkan tersedianya dokumen yang komprehensif sebagai acuan pembangunan daerah yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan. (Pro)

Berita Terkait

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, Sambut Kapolres Kerinci Baru, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pembangunan
Pimpin Apel Gabungan, Sekda Alpian Tekankan Disiplin ASN dan Apresiasi Peserta Didik Berprestasi
Ada yang Berbeda dari Cuci Motor di GEN Autocare Sungai Penuh, Ini Keunggulannya
Festival Kopi Kerinci 2026 Digelar 19–20 September, Kopi Tanah Surga Siap Mendunia
Wako Alfin Sambut Atlet Berprestasi, Pemkot Sungai Penuh Siapkan Beasiswa dan Penghargaan
Kakanwil Kemenag Jambi Lantik 17 Pejabat Baru: Tegaskan KUA Bebas Pungli dan Perkuat Layanan Publik
Bunda PAUD Sri Kartini Alfin Ajak Anak Cintai Buku Sejak Dini
Bahasa Kerinci dan Bajau Tungkal Satu Mengadapi Ancaman Kepunahan, Ini Langkah Balai Bahasa Jambi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 15:43 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, Sambut Kapolres Kerinci Baru, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pembangunan

Senin, 14 September 2026 - 13:47 WIB

Pimpin Apel Gabungan, Sekda Alpian Tekankan Disiplin ASN dan Apresiasi Peserta Didik Berprestasi

Senin, 14 September 2026 - 07:42 WIB

Ada yang Berbeda dari Cuci Motor di GEN Autocare Sungai Penuh, Ini Keunggulannya

Jumat, 11 September 2026 - 11:19 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 Digelar 19–20 September, Kopi Tanah Surga Siap Mendunia

Kamis, 10 September 2026 - 19:44 WIB

Wako Alfin Sambut Atlet Berprestasi, Pemkot Sungai Penuh Siapkan Beasiswa dan Penghargaan

Berita Terbaru