Okepost.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Rabu (8/7/2026) di zona merah. Tekanan pada sejumlah saham berkapitalisasi besar membuat indeks turun sejak awal sesi perdagangan.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan IHSG melemah 45,03 poin atau 0,75 persen ke level 5.941,55 hingga pukul 09.02 WIB. Pada awal perdagangan, indeks bergerak di kisaran 5.984.
Aktivitas pasar didominasi saham yang terkoreksi. Sebanyak 367 saham melemah, 130 saham menguat, dan 175 saham bergerak stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp10.421 triliun.
Pelemahan dipimpin saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) yang turun 2,25 persen menjadi Rp3.480. Selanjutnya, PT Ekamas Mora Republik Tbk. (MORA) turun 1,88 persen ke Rp6.525 dan PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) melemah 1,85 persen menjadi Rp1.855.
Tekanan juga terjadi pada saham PT Astra International Tbk. (ASII) yang turun 1,70 persen, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) yang melemah 1,65 persen, serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) yang turun 1,44 persen.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, mengatakan IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup menguat 1,19 persen. Namun, penguatan tersebut masih dibayangi aksi jual bersih investor asing senilai sekitar Rp205 miliar.
Menurutnya, saham yang paling banyak dilepas investor asing meliputi TPIA, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS).
Untuk perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan bergerak pada level support 5.900–5.950 dan resistance 6.000–6.050. Investor disarankan tetap mencermati sentimen global serta pergerakan dana asing yang masih memengaruhi arah pasar. (Pro)









