IHSG Dibuka Melemah ke 5.941 Hari Ini, Saham AMMN, TPIA, dan BBNI Tekan Pergerakan Indeks

AMMN, TPIA, MORA hingga BBNI memimpin pelemahan di awal perdagangan. Analis memperkirakan IHSG masih bergerak dalam rentang 5.900–6.050 di tengah tekanan sentimen global.

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto ilustrasi

Poto ilustrasi

Okepost.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Rabu (8/7/2026) di zona merah. Tekanan pada sejumlah saham berkapitalisasi besar membuat indeks turun sejak awal sesi perdagangan.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan IHSG melemah 45,03 poin atau 0,75 persen ke level 5.941,55 hingga pukul 09.02 WIB. Pada awal perdagangan, indeks bergerak di kisaran 5.984.

Aktivitas pasar didominasi saham yang terkoreksi. Sebanyak 367 saham melemah, 130 saham menguat, dan 175 saham bergerak stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp10.421 triliun.

Pelemahan dipimpin saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) yang turun 2,25 persen menjadi Rp3.480. Selanjutnya, PT Ekamas Mora Republik Tbk. (MORA) turun 1,88 persen ke Rp6.525 dan PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) melemah 1,85 persen menjadi Rp1.855.

Baca Juga :  IHSG Menguat ke 5.744, Saham Bank Jumbo Jadi Motor Penggerak Pasar

Tekanan juga terjadi pada saham PT Astra International Tbk. (ASII) yang turun 1,70 persen, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) yang melemah 1,65 persen, serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) yang turun 1,44 persen.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, mengatakan IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup menguat 1,19 persen. Namun, penguatan tersebut masih dibayangi aksi jual bersih investor asing senilai sekitar Rp205 miliar.

Baca Juga :  IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.782, Saham BBCA hingga TLKM Tekan Pergerakan Indeks

Menurutnya, saham yang paling banyak dilepas investor asing meliputi TPIA, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS).

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan bergerak pada level support 5.900–5.950 dan resistance 6.000–6.050. Investor disarankan tetap mencermati sentimen global serta pergerakan dana asing yang masih memengaruhi arah pasar. (Pro)

Berita Terkait

Saham DSSA Ambruk 82%, Begini Nasib Emiten Lain Grup Sinar Mas
MSCI Tetap Ancam Downgrade Saham RI, Pertemuan dengan Pemerintah Tak Ubah Sikap
IHSG Ambruk ke Bawah 6.000, Rupiah Melemah dan Evaluasi MSCI Bikin Investor Waspada
IHSG Mulai Bangkit! Cek 6 Saham yang Menarik Dicermati Investor
IHSG Berpeluang Bangkit pada Oktober 2026, Investor Perlu Cermati 4 Katalis
IHSG Ambruk 3,28% Sepekan, Investor Perlu Lirik SBR015, Reksa Dana hingga Emas
BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi
Trading Saham Indonesia Kini Bisa Lewat Web Pluang, Ada Market Order
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Saham DSSA Ambruk 82%, Begini Nasib Emiten Lain Grup Sinar Mas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:19 WIB

MSCI Tetap Ancam Downgrade Saham RI, Pertemuan dengan Pemerintah Tak Ubah Sikap

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:28 WIB

IHSG Ambruk ke Bawah 6.000, Rupiah Melemah dan Evaluasi MSCI Bikin Investor Waspada

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

IHSG Mulai Bangkit! Cek 6 Saham yang Menarik Dicermati Investor

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:43 WIB

IHSG Berpeluang Bangkit pada Oktober 2026, Investor Perlu Cermati 4 Katalis

Berita Terbaru

Poto Ilustrasi Saham

INVESTASI

Saham DSSA Ambruk 82%, Begini Nasib Emiten Lain Grup Sinar Mas

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:23 WIB