Kemenhub Kucurkan Rp15 Miliar, Bandara Depati Parbo Kerinci Tampil Lebih Modern

Transportasi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

Okepost.id – Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menunjukkan keseriusan dalam meningkatkan infrastruktur penerbangan di Provinsi Jambi.

Pada Tahun Anggaran 2026, Kemenhub mengalokasikan dana sebesar Rp15 miliar untuk pengembangan Bandar Udara Depati Parbo.

Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp5,87 miliar difokuskan untuk satu paket pekerjaan konstruksi infrastruktur darat bandara.

Proyek ini mencakup pembangunan jalan akses (access road), jalan layanan (service road), serta pelataran parkir khusus untuk armada Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK).

Proyek Infrastruktur Prioritas

Berdasarkan data yang dihimpun, pagu anggaran proyek ini mencapai Rp5.879.558.000. Pekerjaan tersebut bertujuan meningkatkan aksesibilitas dan mendukung operasional keselamatan di kawasan bandara.

Menariknya, proyek ini diperuntukkan khusus bagi pelaku Usaha Kecil atau koperasi, serta mewajibkan penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN). Kebijakan ini sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca Juga :  Pekerjaan Saluran Irigasi di Kecamatan Gunung Raya Menuai Kritikan Warga

Pengadaan Dipercepat Lewat E-Katalog

Untuk mempercepat realisasi proyek, Satuan Kerja Bandara Depati Parbo menggunakan metode E-Purchasing melalui Katalog Elektronik. Proses pemilihan penyedia dijadwalkan berlangsung cepat pada Januari hingga Februari 2026.

Setelah kontrak diteken, pengerjaan fisik langsung dimulai pada Februari dan ditargetkan rampung pada Desember 2026.

Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kerinci

Investasi ini diharapkan mampu mengubah wajah Bandara Depati Parbo menjadi lebih modern, aman, dan nyaman.

Selain itu, pengembangan ini diyakini akan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat di kawasan “Sakti Alam Kerinci”.

Masyarakat juga diimbau ikut mengawasi pelaksanaan proyek agar kualitas pembangunan sesuai dengan anggaran yang digelontorkan.

Gubernur Tinjau Langsung, Runway Jadi Target Berikutnya

Gubernur Jambi, Al Haris, sebelumnya telah meninjau pembangunan terminal baru bandara bersama Bupati Kerinci, Monadi, serta mantan Pj Bupati Kerinci, Asraf.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci Percepat Digitalisasi Desa dan Perkuat Pengelolaan Sampah

Dalam kunjungan tersebut, Al Haris menilai kondisi terminal baru sudah cukup baik dan siap meningkatkan layanan transportasi udara di wilayah Kerinci.

“Terminalnya sudah bagus, area parkir juga tertata. Selanjutnya kita fokus pada perpanjangan runway bersama pemerintah daerah,” ujarnya.

Bidik Maskapai Lebih Besar

Pemerintah daerah menargetkan perpanjangan landasan pacu agar bandara mampu melayani pesawat berbadan lebih besar. Sejumlah maskapai seperti Batik Air dan Citilink berpotensi membuka rute ke bandara tersebut.

Jika rencana ini terealisasi, akses penerbangan menuju Kerinci akan semakin terbuka dari berbagai wilayah di Indonesia.

Menurut Al Haris, peningkatan kapasitas bandara akan memberikan dampak besar terhadap mobilitas masyarakat dan membuka peluang ekonomi baru.

“Meski penerbangan hanya dua kali seminggu, itu sudah cukup membantu masyarakat Kerinci, Solok Selatan, Mukomuko hingga Merangin,” katanya.(tim)

Berita Terkait

Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik 15%, Pemerintah Didorong Pangkas PPN
HKI Kebut Pembangunan Tol Betung–Jambi, Waktu Tempuh Dipangkas Jadi 3 Jam
Aturan Baru Potongan Aplikator 8 Persen, GoTo dan Grab Siap Pelajari Dampaknya
Konglomerat Pemilik Taksi Green SM Disorot, Harta Pham Nhat Vuong Tembus Rp614 Triliun
4 Fakta Harga Tiket Pesawat Naik Tak Boleh di Atas 13 Persen
AirAsia X naikkan “fuel surcharge” imbas lonjakan harga avtur
Batik Air Malaysia Kurangi 35 Persen Penerbangan akibat Harga Avtur Naik
34 Korban Kecelakaan Maut Bus Restu di Tol Jombang Dirawat di 3 Rumah Sakit
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:52 WIB

Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik 15%, Pemerintah Didorong Pangkas PPN

Senin, 11 Mei 2026 - 08:01 WIB

HKI Kebut Pembangunan Tol Betung–Jambi, Waktu Tempuh Dipangkas Jadi 3 Jam

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:43 WIB

Aturan Baru Potongan Aplikator 8 Persen, GoTo dan Grab Siap Pelajari Dampaknya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:50 WIB

Konglomerat Pemilik Taksi Green SM Disorot, Harta Pham Nhat Vuong Tembus Rp614 Triliun

Senin, 13 April 2026 - 09:58 WIB

4 Fakta Harga Tiket Pesawat Naik Tak Boleh di Atas 13 Persen

Berita Terbaru

Artikel

Resep Ati Ampela Rica-Rica, Pedas Gurih dan Bumbunya Meresap

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:58 WIB