PWON Raih Penghargaan BIA 2026, Pendapatan Pakuwon Jati Tembus Rp7,11 Triliun

Pakuwon Jati dinobatkan sebagai perusahaan terbaik sektor properti dan real estat di Bisnis Indonesia Awards 2026 setelah mencatat pertumbuhan pendapatan konsisten selama tiga tahun.

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Okepost.id, Jakarta – PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) meraih penghargaan pada Bisnis Indonesia Awards (BIA) 2026 untuk kategori Properti dan Real Estat. Penghargaan tersebut menempatkan PWON sebagai salah satu emiten dengan kinerja terbaik berdasarkan evaluasi keuangan periode 2023–2025.

Ajang BIA 2026 mengusung tema Where Growth Meets Strength yang menyoroti kemampuan perusahaan mempertahankan pertumbuhan di tengah dinamika ekonomi global. Acara berlangsung di Hotel Raffles Jakarta pada Kamis (2/7/2026) dan dihadiri sejumlah tokoh dari sektor ekonomi dan keuangan nasional.

Baca Juga :  Harga Properti 2026 Diprediksi Sulit Naik 30 Persen, Ini Penyebabnya

PWON berhasil mengungguli perusahaan lain di sektor properti dan real estat. Capaian tersebut memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu pengembang properti terbesar di Indonesia yang memiliki portofolio pusat perbelanjaan, perkantoran, hotel, hingga kawasan hunian terintegrasi.

Kinerja perusahaan menunjukkan tren pertumbuhan yang stabil dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, PWON membukukan pendapatan Rp6,2 triliun atau naik 3,54 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp5,99 triliun.

Memasuki 2024, pendapatan perusahaan meningkat menjadi Rp6,67 triliun atau tumbuh 7,58 persen secara tahunan. Peningkatan tersebut ditopang oleh membaiknya permintaan properti dan kontribusi pendapatan berulang dari aset komersial.

Baca Juga :  Anak Muda Kini Lirik Properti Luar Negeri, Malaysia Jadi Incaran Baru Investasi Generasi Muda

Sementara itu, pada 2025 pendapatan kembali meningkat menjadi Rp7,11 triliun atau tumbuh 6,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan didorong oleh peluncuran proyek baru, peningkatan tingkat okupansi pusat perbelanjaan, serta pengembangan kawasan hunian terintegrasi.

Dalam penyelenggaraan BIA 2026, Bisnis Indonesia Group memberikan penghargaan kepada puluhan emiten dan perusahaan dari sektor keuangan maupun nonkeuangan yang dinilai memiliki kinerja unggul selama periode penilaian.(Pro)

Berita Terkait

Kuota FLPP 350 Ribu Unit Terancam Tak Terserap, Pengembang Keluhkan Aturan Lahan dan Biaya Material
Eks Hotel Sultan Disiapkan Jadi Ikon Baru Jakarta, Pemerintah Gandeng Investor Dalam dan Luar Negeri
Harmoni Park Group Targetkan Penjualan Properti Naik 20 Persen pada 2026, Hunian Bekasi Makin Diminati
KPR Tenor 40 Tahun Segera Diterapkan, Cicilan Rumah Subsidi Berpotensi di Bawah Rp1 Juta
PPN DTP hingga Akhir 2026 Dorong Penjualan Rumah Menengah, Citanusa Catat Kenaikan Closing Rate
PMN Rp1 Triliun Perumnas Belum Cair, Perubahan Kementerian Jadi Kendala
Danantara Terima Hibah Lahan 30 Hektare dari Lippo untuk Program 3 Juta Rumah
Permen PKP 4/2025 Resmi Berlaku, Pengelolaan Rumah Susun Diperkuat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 13:02 WIB

Kuota FLPP 350 Ribu Unit Terancam Tak Terserap, Pengembang Keluhkan Aturan Lahan dan Biaya Material

Senin, 20 Juli 2026 - 17:41 WIB

Eks Hotel Sultan Disiapkan Jadi Ikon Baru Jakarta, Pemerintah Gandeng Investor Dalam dan Luar Negeri

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:04 WIB

Harmoni Park Group Targetkan Penjualan Properti Naik 20 Persen pada 2026, Hunian Bekasi Makin Diminati

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:33 WIB

KPR Tenor 40 Tahun Segera Diterapkan, Cicilan Rumah Subsidi Berpotensi di Bawah Rp1 Juta

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:46 WIB

PPN DTP hingga Akhir 2026 Dorong Penjualan Rumah Menengah, Citanusa Catat Kenaikan Closing Rate

Berita Terbaru