Samsung Pecahkan Rekor, Kapitalisasi Pasar Tembus US$1 Triliun Berkat Lonjakan Saham AI

Pasar Saham

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi saham samsung (AI)

Gambar ilustrasi saham samsung (AI)

Okepost.id, Jakarta – Samsung Electronics berhasil mencetak tonggak sejarah baru di pasar modal Korea Selatan. Perusahaan teknologi dan semikonduktor terbesar di negeri ginseng itu kini menjadi emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di Korea Stock Exchange (KRX) setelah nilainya menembus US$1 triliun.

Pencapaian tersebut muncul setelah saham Samsung melonjak tajam dalam beberapa hari terakhir. Sepanjang sepekan, harga saham perusahaan naik lebih dari 21 persen seiring meningkatnya optimisme investor terhadap industri kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Pada perdagangan Kamis, 7 Mei 2026, kapitalisasi pasar Samsung mencapai KRW1.462,88 triliun atau setara sekitar US$1,15 triliun. Angka itu menjadi rekor baru bagi perusahaan yang berada di bawah kendali keluarga Lee tersebut.

Booming AI Dorong Saham Perusahaan Chip

Demam AI global mendorong permintaan chip memori dan semikonduktor berkapasitas tinggi. Kondisi ini memberikan keuntungan besar bagi produsen chip asal Korea Selatan seperti Samsung dan SK hynix.

Investor global terus memburu saham perusahaan teknologi yang memiliki keterkaitan dengan pengembangan AI. Samsung memanfaatkan momentum tersebut lewat dominasi bisnis chip memori dan pusat data yang menjadi fondasi utama teknologi AI modern.

Baca Juga :  Saham Murah PBV di Bawah 1 Kembali Jadi Incaran Investor

Saat ini, Samsung dan SK hynix menyumbang sekitar 44 persen dari total kapitalisasi pasar indeks KOSPI. Keduanya juga menjadi motor utama penguatan bursa saham Korea Selatan selama lima pekan terakhir.

Indeks KOSPI bahkan naik sekitar 12 persen hanya dalam beberapa pekan terakhir. Reli saham teknologi tersebut memperlihatkan tingginya minat investor terhadap sektor AI dan semikonduktor.

KOSPI Salip Bursa Inggris dan Kanada

Laporan Bloomberg menunjukkan nilai kapitalisasi pasar KOSPI kini mencapai sekitar US$4,59 triliun. Nilai tersebut melonjak 75,49 persen sejak awal tahun 2026.

Kenaikan itu membuat pasar saham Korea Selatan berhasil melampaui kapitalisasi pasar bursa saham Inggris dan Kanada. Lonjakan terbesar datang dari sektor teknologi, khususnya perusahaan produsen chip AI.

Samsung menjadi pusat perhatian investor global karena perusahaan tersebut memegang peran penting dalam rantai pasok industri AI dunia. Permintaan chip untuk server AI, cloud computing, dan pusat data terus meningkat sepanjang tahun ini.

Baca Juga :  IHSG Menguat ke 7.092, Saham UNVR dan TPIA Pimpin Reli Big Caps

IHSG Bergerak Berlawanan dengan KOSPI

Kinerja pasar saham Indonesia justru bergerak berbeda dibanding Korea Selatan. Berdasarkan data IDNFinancials.com, total kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia masih berada di kisaran US$736 miliar atau sekitar Rp12.782 triliun.

Nilai kapitalisasi tersebut bahkan masih berada di bawah total valuasi Samsung. Jika dibandingkan, kapitalisasi pasar BEI hanya setara sekitar 64 persen dari nilai pasar Samsung saat ini.

Selain itu, IHSG masih mengalami tekanan sepanjang tahun 2026. Hingga awal Mei, IHSG tercatat turun sekitar 17,32 persen sejak awal tahun.

Penurunan tersebut menunjukkan perbedaan arah pergerakan pasar saham Indonesia dan Korea Selatan. Bursa Korea Selatan menikmati dorongan besar dari sektor AI dan teknologi, sementara pasar Indonesia masih menghadapi tekanan eksternal dan minimnya saham teknologi berkapitalisasi jumbo. (Pro)

Berita Terkait

Daftar 26 Emiten Cum Dividen Pekan Depan, SMGR hingga CDIA Siap Tebar Dividen
IHSG Melemah Jelang Bursa Libur Panjang Mei 2026
Shopee Gelontorkan Rp165 Miliar untuk Voucher UMKM Lokal Sepanjang 2025
Whale Kripto Mulai Borong LINK dan PENDLE, Token ENA Justru Dilepas Besar-Besaran
Penghapusan Saham dari MSCI Buka Peluang Dana Asing Masuk ke Blue Chip Perbankan
IHSG Berisiko Lanjut Koreksi ke Level 6.644, Saham BBCA hingga ISAT Masuk Radar Analis
Saham FORE Masuk Radar UMA, BEI Minta Investor Lebih Waspada
IHSG Diprediksi Lanjut Koreksi, Ini Saham Pilihan MNC Sekuritas
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:30 WIB

Daftar 26 Emiten Cum Dividen Pekan Depan, SMGR hingga CDIA Siap Tebar Dividen

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:14 WIB

IHSG Melemah Jelang Bursa Libur Panjang Mei 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:41 WIB

Shopee Gelontorkan Rp165 Miliar untuk Voucher UMKM Lokal Sepanjang 2025

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:49 WIB

Whale Kripto Mulai Borong LINK dan PENDLE, Token ENA Justru Dilepas Besar-Besaran

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:34 WIB

Penghapusan Saham dari MSCI Buka Peluang Dana Asing Masuk ke Blue Chip Perbankan

Berita Terbaru

Artikel

Rekomendasi Jus Sayur Terbaik untuk Turunkan Berat Badan

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:03 WIB