Okepost.id – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mempercepat penataan kawasan Pasar Tanjung Bajure. Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, bersama Sekretaris Daerah Alpian, dan jajaran OPD terkait turun langsung ke lokasi untuk memantau proses penertiban.
Penataan kali ini menyasar pedagang yang masih memanfaatkan badan jalan di sepanjang Jalan M. Yamin. Selain itu, pemerintah menata bangunan toko dan ruko yang menggunakan bahu jalan. Pemilik bangunan diminta membongkar bagian yang melanggar aturan secara mandiri.
Pemerintah juga melakukan relokasi pedagang untuk menciptakan tata ruang yang lebih tertib. Pedagang ayam diarahkan menempati lantai dua Pasar Tanjung Bajure. Sementara pedagang ikan dipindahkan ke los ikan yang tersedia di dalam kawasan pasar.
Dalam prosesnya, pemerintah mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Tim melakukan dialog langsung dengan para pedagang agar penertiban berjalan kondusif dan tanpa gesekan di lapangan.
Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menegaskan, langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menata ulang kawasan pasar agar lebih tertib, rapi, dan nyaman bagi pengunjung maupun pedagang.
Selain penataan fisik, pemerintah melakukan pendataan pedagang kaki lima. Langkah ini memastikan penempatan yang lebih teratur dari sisi lokasi maupun administrasi ke depan.
Melalui upaya ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh menargetkan kawasan Pasar Tanjung Bajure menjadi lebih tertata dan representatif, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan.(Pro)









