Batik Air Malaysia Kurangi 35 Persen Penerbangan akibat Harga Avtur Naik

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Batik Air Malaysia mengurangi sekitar 35 persen penerbangan terjadwal pada paruh pertama April 2026. Hal tersebut merupakan respons terhadap lonjakan harga bahan bakar (avtur) dan gangguan rantai pasok global akibat konflik Amerika Serikat (AS) dan Israel lawan Iran.

Keputusan tersebut disampaikan CEO Batik Air Malaysia, Datuk Chandran Rama Muthy melalui memo internal pada Rabu (1/4/2026).
Ia menambahkan, langkah ini menjadi upaya pencegahan untuk mengelola sumber daya di tengah kondisi industri yang tidak menentu.

“Industri penerbangan saat ini menghadapi tantangan berat akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Perkembangan ini telah menyebabkan fluktuasi harga bahan bakar yang ekstrem dan mengganggu rantai pasokan global,” kata Chandran dalam memo tersebut, dilansir dari The Edge Malaysia, Senin (6/4/2026).

Berdasarkan data S&P Global Platts, harga bahan bakar jet global hampir berlipat ganda sejak akhir Februari 2026, dengan rata-rata mencapai 195,19 dollar AS (sekitar Rp 3,32 juta) per barel pada pekan yang berakhir pada Jumat (27/3/2026), atau naik 104 persen dibanding bulan sebelumnya.

Baca Juga :  Jadwal Sidang Isbat Lebaran 2026, BMKG Perkirakan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret

Kenaikan tajam ini berdampak langsung pada biaya operasional maskapai penerbangan di seluruh dunia.
Muthy menjelaskan, pengurangan kapasitas sebesar 35 persen akan berlangsung hingga Minggu (12/4/2206), setelah itu perusahaan akan mengevaluasi kembali situasi.

Ia menegaskan bahwa langkah ini lebih difokuskan pada pengurangan frekuensi penerbangan, bukan penghentian rute secara total.
“Kami mengambil pendekatan hati-hati untuk memastikan dampak minimal pada operasional kami. Misalnya, alih-alih mengoperasikan tiga penerbangan, kami mungkin akan menguranginya menjadi dua,” jelas Muthy.

“Meskipun frekuensi pada rute tertentu akan disesuaikan, destinasi yang saat ini kami layani akan tetap tidak berubah,” tambah dia.

Baca Juga :  Manchester United Menang Dramatis atas Fulham, Benjamin Sesko Jadi Penentu di Injury Time

Sebagai contoh, rute Kuala Lumpur–Penang dikurangi dari lima penerbangan harian menjadi dua, sedangkan rute Kuala Lumpur–Kota Kinabalu dipangkas dari tiga menjadi dua penerbangan per hari.

Pengurangan serupa juga dilakukan pada rute jarak jauh seperti Kuala Lumpur–Kathmandu dan Kuala Lumpur–Perth untuk menekan konsumsi bahan bakar.

Batik Air Malaysia mengurangi sekitar 35 persen penerbangan terjadwal pada paruh pertama April 2026 akibat konflik AS-Israel lawan Iran.(Dok. UNSPLASH/Mohd Jon Ramlan)

Selain penyesuaian jadwal, Batik Air Malaysia juga membuka program cuti tanpa bayaran secara sukarela bagi karyawan, dengan pendaftaran hingga Jumat (3/4/2026) dan masa cuti dimulai Senin (6/4/2026).

Maskapai penerbangan ini diketahui mempekerjakan sekitar 3.500 karyawan.(*)

Berita Terkait

Menag Usulkan Tambahan Anggaran Rp 24,8 Triliun untuk Sekolah Keagamaan
Kenapa Harga Plastik Naik Drastis? Ini Biang Keroknya
AirAsia X naikkan “fuel surcharge” imbas lonjakan harga avtur
Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026
Seleksi CPNS 2026 Lebih Ketat, Formasi Selektif dan Sistem Tes Berubah
Update Gaji ke-13 2026, Ini Daftar Penerima dan ASN yang Tidak Berhak
Lagi, 3 Pasukan Indonesia Jadi Korban Ledakan di Fasilitas PBB Lebanon
Hati-Hati Konsumsi 3 Jenis Ikan Yang Sangat Disukai Warga Indonesia
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 09:36 WIB

Menag Usulkan Tambahan Anggaran Rp 24,8 Triliun untuk Sekolah Keagamaan

Selasa, 7 April 2026 - 09:31 WIB

Kenapa Harga Plastik Naik Drastis? Ini Biang Keroknya

Selasa, 7 April 2026 - 09:21 WIB

Batik Air Malaysia Kurangi 35 Persen Penerbangan akibat Harga Avtur Naik

Senin, 6 April 2026 - 14:16 WIB

Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026

Senin, 6 April 2026 - 09:46 WIB

Seleksi CPNS 2026 Lebih Ketat, Formasi Selektif dan Sistem Tes Berubah

Berita Terbaru

Honda WR-V 2026

Otomotif

Honda WR-V Terbaru Meluncur di IIMS 2026, Tampil Lebih Modern

Selasa, 7 Apr 2026 - 12:47 WIB

Nasional

Kenapa Harga Plastik Naik Drastis? Ini Biang Keroknya

Selasa, 7 Apr 2026 - 09:31 WIB