Aliansi Honorer Non Database BKN Sambut Positif Komitmen Panja RUU ASN Bahas Aspirasi ke MenPANRB

Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto Ilustrasi

Poto Ilustrasi

Okepost.id, Jakarta – Aliansi Honorer Non Database BKN Indonesia memberikan respons positif atas komitmen Ketua Panitia Kerja (Panja) Perancang Undang-Undang ASN Nomor 20 Tahun 2023, Syamsurizal, yang berjanji akan membawa langsung aspirasi tenaga honorer non-ASN kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB).

Komitmen tersebut disampaikan dalam forum Public Discourse Vol.2, sebuah ruang dialog yang mempertemukan perwakilan tenaga honorer dengan pembuat kebijakan untuk membahas masa depan tenaga non-ASN di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Syamsurizal menegaskan bahwa dirinya akan mengupayakan penyampaian langsung berbagai aspirasi dari aliansi honorer kepada pemerintah pusat dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Jumlah PPPK Nyaris Imbangi PNS, Desakan Kontrak Hingga BUP Menguat

“Saya akan mengupayakan dalam waktu dekat untuk menyampaikan langsung suara-suara teman-teman aliansi kepada Menteri PANRB,” ujarnya.

Apresiasi dari Aliansi Honorer Non Database BKN

Ketua Aliansi Honorer Non Database BKN Indonesia, Rafzamzali, menyampaikan apresiasi atas langkah tersebut. Menurutnya, komitmen ini menjadi angin segar bagi tenaga honorer non database yang selama ini menanti kepastian status kepegawaian.

Ia menilai banyak tenaga honorer non-ASN telah mengabdi dalam waktu lama di berbagai instansi, namun belum mendapatkan kejelasan dalam pendataan resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Baca Juga :  Hari Gizi Nasional, KPPB Gelar Gerakan 1000 Hari Cinta, Edukasi Ibu

“Kami mengapresiasi komitmen ini. Ini menjadi harapan besar bagi tenaga honorer non database yang telah lama mengabdi namun belum mendapatkan kepastian status,” kata Rafzamzali.

Aliansi Akan Kawal Proses Kebijakan

Aliansi Honorer Non Database BKN Indonesia menegaskan akan terus mengawal proses penyampaian aspirasi tersebut hingga menghasilkan kebijakan yang lebih adil, transparan, dan berpihak kepada tenaga non-ASN di seluruh Indonesia.

Mereka berharap pemerintah segera memberikan solusi konkret terkait penataan tenaga honorer, khususnya bagi pegawai yang belum masuk dalam database resmi BKN.(Pro)

Berita Terkait

Rakor Kemiskinan dan Stunting, Pemkot Sungai Penuh Perkuat Program 3S
PPPK Paruh Waktu Teknis dan Tendik Ditargetkan Penuh Waktu Mulai 2027
Reshuffle Kabinet Prabowo 1 Oktober 2026: Daftar Menteri, Wamen hingga Kapolri yang Dilantik
Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat Perpanjangannya
Gaji PPPK Daerah Akan Ditanggung Pemerintah Pusat Mulai 2027
BNI Sungai Penuh Salurkan 20 Paket Bantuan untuk Balita Berisiko Stunting
Siap-siap! Januari 2027, Guru PPPK Paruh Waktu Beralih Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes
BRI Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Cek Posisi dan Syaratnya
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Rakor Kemiskinan dan Stunting, Pemkot Sungai Penuh Perkuat Program 3S

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:55 WIB

PPPK Paruh Waktu Teknis dan Tendik Ditargetkan Penuh Waktu Mulai 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo 1 Oktober 2026: Daftar Menteri, Wamen hingga Kapolri yang Dilantik

Rabu, 30 September 2026 - 17:08 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat Perpanjangannya

Rabu, 30 September 2026 - 08:00 WIB

Gaji PPPK Daerah Akan Ditanggung Pemerintah Pusat Mulai 2027

Berita Terbaru