Okepost.id, Jakarta – Produk Exchange-Traded Fund (ETF) berbasis Hyperliquid (HYPE) mencatat lonjakan aktivitas perdagangan signifikan pada Rabu (20/5/2026). Volume transaksi ETF tersebut melonjak sekitar 50 persen, meski sebelumnya sempat debut dengan respons pasar yang relatif moderat.
Kenaikan ini menjadi sorotan pelaku pasar karena tidak mengikuti pola umum ETF baru, yang biasanya mencatat lonjakan pada hari pertama perdagangan lalu melandai. Dalam kasus ETF Hyperliquid, minat investor justru meningkat setelah fase awal peluncuran.
Berdasarkan data SoSoValue, dua ETF Hyperliquid yang diterbitkan oleh Bitwise dan 21Shares telah membukukan total nilai transaksi hampir US$41 juta sejak diluncurkan pada awal Mei 2026.
Minat ETF Menguat di Tengah Tekanan Pasar Global
Analis ETF Bloomberg, Eric Balchunas, menilai pergerakan ini tidak biasa. Ia menyebut peluncuran ETF Hyperliquid terjadi di tengah kondisi pasar global yang melemah, termasuk saham, obligasi, emas, hingga aset kripto utama.
Namun di sisi lain, token HYPE justru menunjukkan penguatan kuat. Data CoinGecko mencatat harga HYPE naik sekitar 48 persen dalam sepekan, termasuk kenaikan harian 19 persen ke level US$56.
Kondisi ini mendorong meningkatnya minat investor terhadap ekosistem Hyperliquid yang dikenal sebagai pemain di sektor perpetual futures kripto, yaitu derivatif yang memungkinkan perdagangan tanpa batas waktu kedaluwarsa.
Sejumlah pelaku pasar juga menilai Hyperliquid memiliki potensi berkembang lebih luas, bukan hanya sebagai bursa kripto, tetapi juga sebagai platform aset digital terintegrasi atau super-app.
Arus Masuk ETF HYPE Tunjukkan Momentum Positif
21Shares menjadi penerbit pertama yang meluncurkan ETF Hyperliquid di Amerika Serikat melalui produk 21Shares Hyperliquid ETF (THYP) pada 12 Mei 2026. Pada awal perdagangan, ETF ini mencatat inflow sekitar US$1,2 juta.
Sementara itu, Bitwise meluncurkan Bitwise Hyperliquid ETF (BHYP) pada 14 Mei 2026 dengan arus masuk awal sekitar US$750 ribu.
Momentum meningkat tajam pada 20 Mei 2026, ketika kedua ETF mencatat kinerja harian terbaik sejak peluncuran. Total inflow gabungan mencapai US$25,5 juta, dengan THYP membukukan US$16,6 juta dan BHYP sebesar US$8,8 juta.
Di sisi lain, Grayscale juga telah mengajukan ETF Hyperliquid pada Maret 2026. Saat ini, proposal tersebut masih dalam proses peninjauan regulator Amerika Serikat.(Pro)









