Indeks Bisnis-27 Dibuka Melemah, Saham DEWA, BUMI dan MIKA Justru Melonjak

Bursa Saham

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Okepost.id, Jakarta – Indeks Bisnis-27 dibuka melemah pada perdagangan akhir pekan Jumat, 29 Mei 2026. Meski indeks terkoreksi pada awal sesi, sejumlah saham unggulan seperti DEWA, BUMI, hingga MIKA masih mencatatkan penguatan signifikan.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks hasil kerja sama BEI dan Harian Bisnis Indonesia itu turun 1,35 persen ke level 430,41 saat pembukaan perdagangan.

Dari total 27 saham konstituen, sebanyak 10 saham bergerak menguat, 15 saham melemah, dan dua saham stagnan.

Saham PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) menjadi pemimpin penguatan dengan kenaikan 4,24 persen ke level Rp344 per saham. Posisi berikutnya ditempati PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) yang naik 4,22 persen menjadi Rp173.

Selain itu, saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA) juga menguat 3,64 persen ke Rp1.710. Adapun PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) turut naik 3,31 persen ke level Rp625.

Penguatan juga terjadi pada sejumlah saham lainnya, seperti PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) yang naik 1,68 persen menjadi Rp484. Kemudian PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) menguat 1,61 persen ke Rp7.900.

Baca Juga :  IHSG Ditutup Naik 0,72 Persen, Saham Bank Jumbo Pimpin Penguatan

Sementara itu, saham PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) naik 1,55 persen ke Rp1.310 dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) bertambah 0,87 persen ke level Rp2.320.

Di sisi lain, tekanan jual masih membayangi sejumlah saham berkapitalisasi besar. Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) turun paling dalam dengan koreksi 5,18 persen ke Rp2.930.

Saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) ikut melemah 5,04 persen menjadi Rp1.130. Kemudian PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) turun 4,24 persen ke Rp4.290 dan PT Astra International Tbk. (ASII) melemah 3,61 persen menjadi Rp4.940.

Tekanan juga terjadi pada saham PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) yang turun 3,19 persen ke Rp1.215. Selanjutnya PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) turun 2,52 persen ke Rp775, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) melemah 2,09 persen ke Rp5.850, dan PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) turun 2,04 persen menjadi Rp4.790.

Baca Juga :  IHSG Hari Ini Berisiko Koreksi, Analis Rekomendasikan ADMR hingga INKP

Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda memperkirakan pergerakan IHSG masih berada dalam tren konsolidasi melemah pada perdagangan hari ini.

Ia menyebut area resistance IHSG berada di level 6.240, sedangkan support berada di level 6.060.

“Secara teknikal, IHSG masih berpotensi bergerak dalam tren konsolidasi melemah dengan area resistance di 6.240 dan support di 6.060,” ujar Reza dalam riset hariannya, Jumat (29/5/2026).

Menurutnya, pelaku pasar juga akan mencermati tekanan nilai tukar rupiah yang mendekati level Rp16.800 per dolar AS. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mendorong arus keluar modal asing atau capital outflow lebih lanjut.

Selain itu, effective date rebalancing MSCI yang berlangsung pada penutupan perdagangan hari ini diperkirakan meningkatkan volatilitas pasar dalam jangka pendek.(Pro)

Berita Terkait

IHSG Menguat ke 6.198 Meski MSCI Turunkan Penilaian Transparansi Pasar Indonesia
IHSG Berpotensi Bergerak Volatil, Pasar Tunggu Putusan MSCI yang Bisa Tentukan Arah Bursa
IHSG Ditutup Melemah 0,55 Persen, Saham TPIA, BREN dan DSSA Pimpin Penurunan
IHSG Melonjak 4 Persen, Rupiah Menguat dan Investor Lokal Borong Saham Unggulan
Perdamaian AS-Iran Picu Optimisme Pasar, IHSG dan Saham Konglomerat Berpotensi Menguat
Top Broker BEI Pekan Ini Dipimpin UBS Sekuritas, Transaksi Saham Capai Puluhan Triliun Rupiah
IHSG Melonjak 7,38 Persen dalam Sepekan, BBCA hingga BREN Tercatat Jadi Penopang Utama Penguatan Indeks
IPO SpaceX, OpenAI, dan Anthropic Ancam Likuiditas Kripto, Investor Berpotensi Alihkan Dana ke Saham AS
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:02 WIB

IHSG Menguat ke 6.198 Meski MSCI Turunkan Penilaian Transparansi Pasar Indonesia

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:09 WIB

IHSG Berpotensi Bergerak Volatil, Pasar Tunggu Putusan MSCI yang Bisa Tentukan Arah Bursa

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:43 WIB

IHSG Ditutup Melemah 0,55 Persen, Saham TPIA, BREN dan DSSA Pimpin Penurunan

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:58 WIB

IHSG Melonjak 4 Persen, Rupiah Menguat dan Investor Lokal Borong Saham Unggulan

Senin, 15 Juni 2026 - 11:15 WIB

Perdamaian AS-Iran Picu Optimisme Pasar, IHSG dan Saham Konglomerat Berpotensi Menguat

Berita Terbaru

Artikel

Tips Masak Ayam Kecap Pedas Manis, Bumbu Meresap Sempurna

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:28 WIB