ASN Ini Dipastikan Tidak Menerima Gaji ke-13 Tahun 2026, Berikut Daftar dan Alasannya

Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo Ilustrasi ASN

Photo Ilustrasi ASN

Okepost.id, Jakarta – Pemerintah memastikan pencairan gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap dilakukan pada 2026. Namun, tidak seluruh ASN berhak menerima tambahan penghasilan tersebut karena ada beberapa kategori pegawai yang dikecualikan sesuai aturan pemerintah.

Ketentuan itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 2026 tentang pemberian gaji ke-13 dan tunjangan hari raya bagi aparatur negara, pensiunan, penerima pensiun, serta penerima tunjangan.

Dalam aturan tersebut, terdapat dua kelompok ASN yang dipastikan tidak menerima gaji ke-13 tahun 2026.

Kategori pertama adalah ASN yang sedang menjalani cuti di luar tanggungan negara. Pegawai yang mengambil cuti jenis ini tidak memperoleh hak pembayaran gaji dari negara selama masa cuti berlangsung.

Baca Juga :  Gaji ke-13 ASN Cair Juni 2026, Ini Daftar Penerima dan Kelompok yang Tidak Berhak Mendapatkannya

Sementara kategori kedua yakni ASN yang sedang ditugaskan di luar instansi pemerintah, baik di dalam negeri maupun luar negeri, dengan penghasilan dibayarkan oleh instansi tempat penugasan.

Di luar dua kategori tersebut, pemerintah tetap memberikan gaji ke-13 kepada pegawai yang memenuhi syarat. Penerima meliputi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Calon PNS (CPNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), anggota TNI, anggota Polri, pejabat negara, hakim, hingga para pensiunan.

Baca Juga :  Bima Arya Minta Kepala Daerah Jangan PHK PPPK, Pemerintah Siapkan Solusi untuk Daerah Krisis Gaji

Pemerintah menjadwalkan pencairan gaji ke-13 mulai Juni 2026. Kebijakan ini diharapkan membantu kebutuhan pendidikan keluarga ASN menjelang tahun ajaran baru sekolah.

Komponen gaji ke-13 terdiri atas gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, serta tunjangan kinerja sesuai ketentuan yang berlaku.

Kebijakan pemberian gaji ke-13 menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah untuk menjaga daya beli aparatur negara sekaligus meningkatkan kesejahteraan pegawai di tengah kebutuhan ekonomi masyarakat yang terus meningkat. (Pro)

Berita Terkait

Kabar Baik!, PPPK Teknis dan Nakes Berpeluang Jadi Penuh Waktu Mulai 2027
PPPK Paruh Waktu Teknis dan Nakes Berpeluang Jadi Penuh Waktu Mulai 2027
PPPK Paruh Waktu Menanti 2027, Guru Berpeluang Penuh Waktu Mulai Januari?
PPPK Paruh Waktu Berpeluang Diangkat Jadi PPPK Penuh Waktu, Ini Penjelasan BKN
PPPK Paruh Waktu Deg-degan, Apakah Regulasi Peralihan Berpihak Pada Semua Formasi?
Rakor Kemiskinan dan Stunting, Pemkot Sungai Penuh Perkuat Program 3S
PPPK Paruh Waktu Teknis dan Tendik Ditargetkan Penuh Waktu Mulai 2027
Reshuffle Kabinet Prabowo 1 Oktober 2026: Daftar Menteri, Wamen hingga Kapolri yang Dilantik
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:49 WIB

Kabar Baik!, PPPK Teknis dan Nakes Berpeluang Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

Senin, 2 November 2026 - 19:51 WIB

PPPK Paruh Waktu Teknis dan Nakes Berpeluang Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:35 WIB

PPPK Paruh Waktu Menanti 2027, Guru Berpeluang Penuh Waktu Mulai Januari?

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Berpeluang Diangkat Jadi PPPK Penuh Waktu, Ini Penjelasan BKN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:00 WIB

PPPK Paruh Waktu Deg-degan, Apakah Regulasi Peralihan Berpihak Pada Semua Formasi?

Berita Terbaru

INVESTASI

IHSG Ambruk 3,78 Persen, 717 Saham Berguguran di Bursa

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:35 WIB