Cara Menyimpan Bawang Kupas dalam Jumlah Banyak agar Tetap Segar dan Tidak Berlendir

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Bawang kupas sering menjadi pilihan praktis bagi Anda yang memasak setiap hari atau memiliki usaha kuliner. Namun, jika disimpan sembarangan, bawang yang sudah dikupas bisa cepat berlendir, berubah warna, bahkan mengeluarkan bau yang kurang sedap.

Padahal, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan agar bawang kupas tetap segar lebih lama tanpa mengurangi kualitasnya. Kuncinya adalah menjaga kebersihan, menghindari kelembapan berlebih, dan menggunakan wadah penyimpanan yang tepat.

Berikut cara menyimpan bawang kupas dalam jumlah banyak agar tetap awet dan siap digunakan kapan saja.

Pastikan Bawang Masih Segar Sejak Awal

Kualitas bawang sebelum disimpan sangat menentukan daya tahannya. Pilih bawang yang masih padat, tidak lembek, tidak berjamur, dan tidak memiliki bagian yang mulai membusuk. Jika ada satu siung yang rusak, segera pisahkan agar tidak mempercepat kerusakan bawang lainnya.

Keringkan Setelah Dikupas
Bawang yang baru dikupas biasanya masih menyimpan sedikit kadar air di permukaannya. Sebelum disimpan, diamkan beberapa menit atau lap perlahan menggunakan tisu dapur bersih hingga permukaannya benar-benar kering. Cara ini membantu mengurangi kelembapan yang bisa memicu lendir dan pertumbuhan jamur.

Baca Juga :  Jadi Lawan Baru Timnas Indonesia, Bangladesh Terima Tawaran Gantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026

Gunakan Wadah Kedap Udara

Simpan bawang kupas dalam wadah yang memiliki penutup rapat. Wadah kedap udara membantu menjaga aroma bawang tetap terkunci sekaligus mengurangi paparan udara yang dapat mempercepat penurunan kualitas. Hindari menyimpan bawang dalam kantong plastik yang terbuka karena kelembapan lebih mudah terperangkap.

Simpan di Kulkas dengan Suhu Stabil
Setelah dimasukkan ke dalam wadah tertutup, letakkan bawang kupas di dalam kulkas pada suhu sekitar 0–4 derajat Celsius. Jangan menaruhnya di pintu kulkas karena suhu di bagian tersebut lebih sering berubah akibat pintu yang sering dibuka dan ditutup.

Bagi Menjadi Porsi Kecil

Jika bawang kupas disimpan dalam jumlah banyak, sebaiknya bagi menjadi beberapa wadah kecil sesuai kebutuhan memasak. Cara ini membuat Anda hanya membuka satu wadah saat diperlukan sehingga bawang yang lain tetap tersimpan dalam kondisi optimal.

Hindari Mencuci Sebelum Disimpan
Banyak orang langsung mencuci bawang setelah dikupas. Padahal, langkah ini justru membuat kadar air meningkat sehingga bawang lebih cepat berlendir.
Sebaiknya cuci bawang sesaat sebelum akan digunakan untuk memasak.

Baca Juga :  3 Cara Membuat Tepung Bakwan Praktis agar Renyah Sepanjang Hari

Simpan di Freezer untuk Persediaan Jangka Panjang

Jika stok bawang sangat banyak dan belum akan digunakan dalam waktu dekat, freezer bisa menjadi pilihan. Masukkan bawang kupas ke dalam wadah atau kantong khusus freezer, lalu keluarkan secukupnya saat diperlukan. Meski teksturnya sedikit berubah setelah dicairkan, bawang masih sangat cocok digunakan untuk bumbu masakan.

Beri Label Tanggal Penyimpanan
Kebiasaan sederhana ini sering diabaikan, padahal sangat membantu. Tuliskan tanggal penyimpanan pada wadah agar Anda tahu mana bawang yang harus digunakan lebih dulu. Dengan sistem ini, risiko bawang terlalu lama tersimpan di kulkas dapat dikurangi.

Periksa Kondisi Bawang Secara Berkala
Luangkan waktu untuk memeriksa stok bawang setiap beberapa hari. Jika ada siung yang mulai lembek, berlendir, berubah warna, atau berbau tidak sedap, segera buang agar tidak memengaruhi bawang lainnya. Pemeriksaan rutin membuat seluruh stok tetap dalam kondisi baik lebih lama.

Bawang kupas umumnya dapat bertahan sekitar 7–10 hari jika disimpan dalam wadah kedap udara dan suhu kulkas tetap stabil.(*)

Berita Terkait

Rekomendasi Saham Hari Ini: IHSG Berisiko Melemah, MDKA hingga INCO Jadi Sorotan
Apple, Samsung, Google Terancam Pembatasan Penjualan di AS, Ini Pemicunya
Serat Buah Pepaya Berpotensi Jadi Masa Depan Dunia Pengobatan
Tempe Goreng Tepung Gurih dan Renyah Seharian untuk Camilan Keluarga atau Lauk Praktis
Langkah Mudah Cek NIK KTP Terdeteksi Judi Online atau Tidak
Resep Nasi Lemak Malaysia yang Enak dan Anti Gagal, Bisa Jadi Menu Keluarga
Resep Kue Cucur Gula Merah Anti Bantat, Bersarang dan Renyah di Pinggir
Bubur Sumsum Santan Gula Merah, Bahan Sederhana Lembut dan Gurih
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 11:24 WIB

Rekomendasi Saham Hari Ini: IHSG Berisiko Melemah, MDKA hingga INCO Jadi Sorotan

Minggu, 20 September 2026 - 18:23 WIB

Apple, Samsung, Google Terancam Pembatasan Penjualan di AS, Ini Pemicunya

Rabu, 9 September 2026 - 13:57 WIB

Serat Buah Pepaya Berpotensi Jadi Masa Depan Dunia Pengobatan

Rabu, 2 September 2026 - 11:06 WIB

Tempe Goreng Tepung Gurih dan Renyah Seharian untuk Camilan Keluarga atau Lauk Praktis

Selasa, 1 September 2026 - 12:48 WIB

Langkah Mudah Cek NIK KTP Terdeteksi Judi Online atau Tidak

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi

INVESTASI

Trading atau Investasi? Kenali Perbedaannya Sebelum Memulai

Selasa, 6 Okt 2026 - 14:14 WIB