Harga Emas Pegadaian Hari Ini 29 Mei 2026: UBS Alami Penurunan Terbesar, Antam dan Galeri24

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Harga emas buatan UBS, Antam dan Galeri24 kompak lesu di Pegadaian pada Jumat, (29/5/2026). Koreksi harga logam mulia itu di kisaran Rp 31 ribu-Rp 61 ribu.

Mengutip Antara, harga emas buatan UBS ditetapkan Rp 2.764.000 per gram, turun Rp 61 tribu dari sebelumnya Rp 2.825.000 per gram. Koreksi juga dialami harga emas antam. Harga emas Antam terpangkas Rp 32 ribu menjadi Rp 2.865.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.897.000. Selanjutnya, harga emas Galeri24 susut Rp 31 ribu menjadi Rp 2.739.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.774.000 per gram, demikian ditunjukkan dari laman Sahabat Pegadaian.

Untuk Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram, emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram, sementara harga emas Antam di Sahabat Pegadaian hanya ditampilkan dari 0,5 hingga 100 gram.
Untuk harga emas Antam di laman resmi Logam Mulia diperbarui setelah pukul 08.30 WIB.

Berikut daftar lengkap harga emas pegadaian masing-masing produk dikutip dari Antara:

Galeri24

  • 0,5 gram: Rp 1.437.000
  • 1 gram: Rp 2.739.000.
  • 2 gram: Rp 5.412.000
  • ‎5 gram: Rp 13.432.000
  • ‎10 gram: Rp 26.792.000 ‎
  • 25 gram: Rp 66.618.000 ‎
  • 50 gram: Rp 133.132.000
  • 100 gram: Rp 266.133.000
  • 250 gram: Rp 663.695.000
  • ‎500 gram: Rp 1.327.390.000
  • ‎1.000 gram: Rp 2.654.779.000
Baca Juga :  Wako Alfin, S.H. Terima Kunjungan BPMP Jambi, Perkuat Sinergi dan Apresiasi Dukungan Peningkatan Mutu Pendidikan

Antam

UBS

  • 0,5 gram: Rp 1.494.000
  • ‎1 gram: Rp 2.764.000
  • ‎2 gram: Rp 5.484.000
  • ‎5 gram: Rp 13.552.000
  • 10 gram: Rp 26.962.000 ‎
  • 25 gram: Rp 67.271.000 ‎
  • 50 gram: Rp 134.266.000 ‎
  • 100 gram: Rp 268.426.000
  • 250 gram: Rp 670.867.000
  • ‎500 gram: Rp 1.340.160.000

Harga Emas Dunia

Sebelumnya, harga emas dunia sedikit pulih pada perdagangan Kamis, 28 Mei 2026. Tekanan terhadap harga emas terjadi setelah rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) pada April 2026, tetapi harga masih turun untuk sesi ketiga berturut-turut karena skeptisisme atas kesepakatan AS-Iran membayangi prospek suku bunga.

Mengutip CNBC, Jumat (29/5/2026), harga emas spot turun 0,6% menjadi US$ 4.428,69 per ounce setelah jatuh ke level terendah sejak akhir Maret pada awal sesi perdagangan. Kontrak berjangka emas AS susut 0,5% menjadi US$ 4.426,20.

Harga perak spot turun 1,2% menjadi US$ 73,69 per ounce dan platinum turun 1,6% menjadi US$ 1.887,75. Palladium turun 3,1% menjadi US$ 1.347,31.
Data menunjukkan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi melonjak 3,8% dalam 12 bulan hingga April, sesuai dengan harapan. Indeks harga price consumption expenditure (PCE) menguat 0,4% secara bulanan pada April 2026 setelah melonjak 0,7% pada Maret.

Baca Juga :  Harga Emas Anjlok ke Level Terendah dalam Lebih dari Dua Bulan

Global Head of Commodity Strategy TD Securities, Bart Melek menuturkan, data tersebut memberi emas sedikit kelonggaran, menunjukkan Federal Reserve (the Fed) mungkin memilih untuk mempertahankan suku bunga pada level saat ini daripada menerapkan kebijakan yang lebih ketat.

Sentimen Harga Emas Lainnya

Ia menambahkan, emas masih bisa mengalami tren penurunan signifikan dari sini karena bahkan jika perang berhenti sekarang, harga energi bisa tetap lebih tinggi.

Risalah rapat Fed 28-29 April yang diterbitkan pekan lalu menunjukkan semakin banyak pejabat yang terbuka terhadap kemungkinan bahwa mereka mungkin perlu menaikkan suku bunga.

Meskipun memiliki daya tarik sebagai aset aman, emas batangan berkinerja buruk ketika suku bunga naik, karena investor cenderung beralih ke aset yang menghasilkan imbal hasil.

“Masalah bagi emas adalah ketidakstabilan geopolitik tidak lagi beroperasi secara terisolasi. Harga energi yang lebih tinggi sekali lagi memicu kekhawatiran inflasi, mendorong imbal hasil obligasi pemerintah sedikit lebih tinggi dan memperkuat dolar pada saat yang sama,” ujar analis pasar di City Index, ujar Fawad Razaqzada.

Dalam geopolitik, Iran menargetkan, pangkalan udara AS setelah Amerika Serikat menyerang apa yang digambarkan Washington sebagai operasi drone Iran di dekat Selat Hormuz dan Presiden Donald Trump menolak kesepakatan kompromi yang dilaporkan dengan Teheran. (*)

Berita Terkait

Kadin Minta Independensi Bank Indonesia Dijaga, Investor Tunggu Kepastian Gubernur BI Baru
Tren Cincin Emas Simple Yang Bertekstur Untuk Tampilan Stylish
Model Cincin Emas yang Pernah Dianggap Kuno, Kini Justru Populer Kembali
Laba Hutama Karya Lampaui Target Semester I 2026, Jalan Tol Trans Sumatera Jadi Penopang Utama
Harga Beras Naik 6 Bulan Berturut-turut, Inflasi Pangan Mengancam Daya Beli dan Kemiskinan
Grafik Harga Emas Antam Batangan (18 Juli 2026), Hari Ini Turun atau Naik?
Harga Emas Pegadaian Galeri 24, UBS & Antam Hari Ini Anjlok Semua
Harga Emas di Pegadaian 16 Juli 2026: Cek Rincian Galeri 24 dan UBS
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:20 WIB

Kadin Minta Independensi Bank Indonesia Dijaga, Investor Tunggu Kepastian Gubernur BI Baru

Senin, 27 Juli 2026 - 12:20 WIB

Tren Cincin Emas Simple Yang Bertekstur Untuk Tampilan Stylish

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:30 WIB

Model Cincin Emas yang Pernah Dianggap Kuno, Kini Justru Populer Kembali

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:03 WIB

Laba Hutama Karya Lampaui Target Semester I 2026, Jalan Tol Trans Sumatera Jadi Penopang Utama

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:42 WIB

Harga Beras Naik 6 Bulan Berturut-turut, Inflasi Pangan Mengancam Daya Beli dan Kemiskinan

Berita Terbaru

Artikel

Resep Ati Ampela Rica-Rica, Pedas Gurih dan Bumbunya Meresap

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:58 WIB