Lo Kheng Hong hingga Bakrie Tambah Porsi Saham, Ini Daftar Emiten yang Alami Perubahan Kepemilikan

Bursa Saham

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Melemah Jelang Libur Iduladha 2026, Bursa Efek Indonesia Kembali Dibuka 29 Mei 2026

IHSG Melemah Jelang Libur Iduladha 2026, Bursa Efek Indonesia Kembali Dibuka 29 Mei 2026

Okepost.id, Jakarta – Perubahan kepemilikan saham di atas 5 persen kembali terjadi pada sejumlah emiten yang tercatat di data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per Senin, 25 Mei 2026. Sejumlah transaksi tersebut melibatkan investor kakap hingga perusahaan investasi besar yang menambah porsi kepemilikannya di beberapa saham.

Beberapa emiten yang mengalami perubahan kepemilikan saham antara lain PT ABM Investama Tbk. (ABMM), PT Estika Tata Tiara Tbk. (BEEF), PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk. (BIPI), PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG), PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP), dan PT Super Bank Indonesia Tbk. (SUPA).

Lo Kheng Hong Tambah Saham ABMM

Investor senior Lo Kheng Hong tercatat kembali menambah kepemilikannya di saham ABMM. Berdasarkan data KSEI per 25 Mei 2026, Lo Kheng Hong membeli sebanyak 40.000 lembar saham emiten batu bara tersebut.

Setelah transaksi itu, kepemilikan sahamnya meningkat menjadi 155,42 juta lembar saham atau setara 5,65 persen. Sebelumnya, ia tercatat menggenggam 155,38 juta lembar saham atau sebesar 5,64 persen.

Baca Juga :  IHSG Tertekan, Analis: Kebijakan Pemerintah dan Rupiah Lebih Berpengaruh daripada MSCI

Dimas Wibowo Masuk Daftar Pemegang Saham BEEF di Atas 5%

Perubahan kepemilikan juga terjadi di saham BEEF. Nama investor perorangan Dimas Wibowo kini masuk dalam daftar pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5 persen.

Per 25 Mei 2026, Dimas Wibowo tercatat memiliki 409,92 juta lembar saham BEEF atau setara 5,05 persen. Jumlah itu meningkat dibanding posisi sebelumnya per 30 April 2026 sebanyak 331,37 juta lembar saham atau 4,08 persen.

Bakrie Capital Tambah Kepemilikan di BIPI

Perusahaan investasi keluarga Bakrie, Bakrie Capital Indonesia, juga terus meningkatkan kepemilikannya di saham BIPI.

Data KSEI menunjukkan Bakrie Capital Indonesia kini menggenggam 4,5 miliar lembar saham BIPI atau setara 7,06 persen. Jumlah itu bertambah sekitar 212,86 juta lembar saham dibanding kepemilikan sebelumnya sebesar 4,28 miliar lembar atau 6,73 persen.

Triputra Investindo Arya Borong Saham DSNG

Pada saham DSNG, Triputra Investindo Arya tercatat membeli sebanyak 3,34 juta lembar saham.

Baca Juga :  Top Broker BEI Pekan Ini Dipimpin UBS Sekuritas, Transaksi Saham Capai Puluhan Triliun Rupiah

Dengan transaksi tersebut, total kepemilikan perusahaan investasi milik grup Triputra itu naik menjadi 3,009 miliar lembar saham atau setara 28,39 persen. Sebelumnya, kepemilikannya berada di level 3,006 miliar lembar saham atau 28,36 persen.

Lo Kheng Hong Tambah Saham SIMP

Selain di ABMM, Lo Kheng Hong juga menambah koleksi saham SIMP. Investor kawakan tersebut membeli sekitar 1,1 juta lembar saham SIMP.

Pasca transaksi, kepemilikannya naik menjadi 795,04 juta lembar saham atau sebesar 5,13 persen, dari sebelumnya 793,94 juta lembar saham atau 5,12 persen.

A5-DB Holdings Tambah Kepemilikan di SUPA

Sementara itu, investor global A5-DB Holdings Pte. Ltd. kembali memperbesar kepemilikannya di saham SUPA.

Perusahaan tersebut membeli sekitar 64,02 juta lembar saham SUPA sehingga total kepemilikannya meningkat dari 5,40 miliar lembar saham atau 15,95 persen menjadi 5,46 miliar lembar saham atau setara 16,14 persen. (Pro)

Berita Terkait

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas Hari Ini, Analis Unggulkan 4 Saham Pilihan
MSCI Ubah Aturan Saham EPI, Peluang Masuk Indeks Global Kini Lebih Besar
BEI Perbarui Daftar Saham HSC, Tujuh Saham Bank Masuk dengan Kepemilikan di Atas 90%
Pasar Saham Indonesia Masih Murah, Investor Pilih Wait and See Meski Valuasi Menarik
Prediksi IHSG Pekan Depan: Berpeluang Menguat Terbatas, Ini Rekomendasi Saham ARCI, BMRI, PGAS, ELSA, dan TAPG
IHSG Dibuka Menguat ke 5.963,83, Saham BBCA, BBRI, dan BRPT Pimpin Kenaikan
IHSG Anjlok 1,89%, Peringatan S&P Dow Jones Picu Tekanan di Bursa Saham Indonesia
IHSG Dibuka Melemah ke 5.941 Hari Ini, Saham AMMN, TPIA, dan BBNI Tekan Pergerakan Indeks
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:51 WIB

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas Hari Ini, Analis Unggulkan 4 Saham Pilihan

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:33 WIB

MSCI Ubah Aturan Saham EPI, Peluang Masuk Indeks Global Kini Lebih Besar

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:13 WIB

BEI Perbarui Daftar Saham HSC, Tujuh Saham Bank Masuk dengan Kepemilikan di Atas 90%

Senin, 13 Juli 2026 - 07:50 WIB

Pasar Saham Indonesia Masih Murah, Investor Pilih Wait and See Meski Valuasi Menarik

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:57 WIB

Prediksi IHSG Pekan Depan: Berpeluang Menguat Terbatas, Ini Rekomendasi Saham ARCI, BMRI, PGAS, ELSA, dan TAPG

Berita Terbaru