Okepost.id, Jakarta – Merek otomotif asal China, Jetour, menunjukkan performa positif di pasar Indonesia sepanjang Januari hingga April 2026. Penjualan wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer berhasil mencapai 947 unit dalam empat bulan pertama tahun ini.
Capaian tersebut memperlihatkan peningkatan minat konsumen terhadap lini SUV Jetour yang kini semakin dikenal di pasar otomotif nasional. Model Jetour T2 menjadi penyumbang terbesar dalam total penjualan tersebut.
SUV bergaya tangguh itu berhasil menarik perhatian konsumen berkat desain modern, fitur lengkap, dan kemampuan berkendara yang mendukung aktivitas harian maupun perjalanan jarak jauh.
Jetour T2 Dominasi Penjualan
Sepanjang kuartal pertama 2026, Jetour T2 mencatat distribusi sebanyak 547 unit. Angka itu membuat T2 menjadi salah satu SUV asal China paling diminati di segmen mesin bensin dan diesel di Indonesia.
Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap SUV multifungsi terus meningkat. Konsumen kini tidak hanya mencari kendaraan dengan desain menarik, tetapi juga kenyamanan dan fleksibilitas untuk berbagai kebutuhan.
Menurut dia, Jetour T2 hadir dengan kombinasi desain kokoh, kabin lega, serta teknologi keselamatan dan hiburan yang mampu memenuhi kebutuhan konsumen modern.
Pada Maret 2026, Jetour membukukan distribusi sebanyak 270 unit. Dari jumlah tersebut, Jetour T2 menyumbang 248 unit. Sementara dari sisi retail sales atau penjualan langsung ke konsumen, Jetour mencatat 225 unit dengan kontribusi T2 sebanyak 187 unit.
Dashing dan X70 Plus Ikut Perkuat Penjualan
Selain T2, Jetour juga mengandalkan model lain seperti Dashing dan X70 Plus untuk memperluas pasar di Indonesia. Kedua model tersebut ikut menopang penjualan perusahaan di tengah persaingan merek otomotif China yang semakin kompetitif.
Jetour menilai pasar SUV di Indonesia masih memiliki potensi besar. Karena itu, perusahaan terus memperkuat strategi pemasaran sekaligus memperluas jaringan dealer di berbagai daerah.
Tidak hanya fokus pada penjualan, Jetour juga meningkatkan layanan purna jual guna memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih nyaman bagi konsumen.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Jetour di pasar otomotif Indonesia sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap merek asal China. (Pro)









