Okepost.id – Pesepak bola Luke Anthony Vickery menanggapi proses naturalisasi dirinya dengan menyatakan bahwa menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan membela tim nasional Indonesia merupakan impian yang telah ia dambakan.
“Tentu saja, (naturalisasi) ini sudah menjadi impian saya sejak lama. Ini adalah momentum yang sangat emosional dan berarti bagi keluarga saya karena nenek saya lahir di sana (Indonesia),” kata Luke Anthony Vickery saat hadir secara virtual dalam rapat kerja Komisi X DPR RI bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di Jakarta, Senin.
Luke dan Mitchell Lee Baker merupakan dua calon pemain tim nasional Indonesia. Kedua pemain berdarah campuran Australia-Indonesia itu saat ini tengah menjalani proses naturalisasi menjadi WNI. Permohonan naturalisasi yang diajukan Kementerian Pemuda dan Olahraga telah mendapat persetujuan dari Komisi X DPR RI untuk diproses lebih lanjut.
Luke mengatakan bahwa proses naturalisasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi dirinya dan keluarganya. Ia berharap seluruh tahapan yang harus dilalui dapat berjalan lancar sehingga dirinya dapat segera memperkuat skuad Garuda di berbagai ajang internasional.
“Bisa mewakili jutaan orang di sana (bersama Timnas Indonesia) jelas merupakan momen yang sangat istimewa,” ujarnya.
Bagi Luke, mengenakan lambang Garuda di dada dan mewakili Indonesia di panggung internasional merupakan sebuah kehormatan besar yang akan selalu ia kenang sepanjang kariernya.
Luke merupakan pemain sayap yang memperkuat Macarthur FC, klub yang berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Australia. Pemain berusia 20 tahun itu memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ibunya, Cherie Claudine Vickery. Nenek Luke, Hetty Nanda, lahir di Medan, Sumatera Utara.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir dalam rapat kerja itu menjelaskan bahwa keputusan Luke untuk membela Timnas Indonesia menjadi tambahan kekuatan penting bagi timnas khususnya dalam meningkatkan produktivitas gol.
Sebagai salah satu pemain muda berbakat yang tengah bersinar di A-League Australia, Luke dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang dan berkarier di level yang lebih tinggi.
Menpora mengatakan bahwa jika dibandingkan dengan pemain lain yang bermain di posisi serupa pada musim ini, Luke memiliki kuantitas, intensitas, dan kualitas pergerakan ofensif yang sangat baik. Kemampuannya melakukan overlapping maupun underlapping membuatnya menjadi salah satu pemain yang menonjol dalam aspek menyerang.
Jika dibandingkan dengan profil pemain yang saat ini tersedia di posisi yang sama di timnas Indonesia, kata dia, Luke berpotensi memberikan ancaman yang lebih besar bagi pertahanan lawan melalui kemampuan mencetak gol maupun menciptakan peluang.
Meskipun saat ini beroperasi sebagai pemain sayap, Luke memiliki kemampuan teknis yang beragam serta fondasi atletik yang kuat sehingga berpeluang dimainkan dalam berbagai peran taktis lainnya.
Luke juga tercatat memberikan kontribusi penting dalam musim kompetisi yang positif bersama Macarthur FC. Penampilannya membantu klub tersebut bersaing di papan atas dan nyaris mengamankan tempat di babak final series A-League Australia. (*)









