Rekrutmen ASN 2026 Belum Diumumkan, Pemerintah Fokus Tentukan Sektor Prioritas

Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Maret 2026 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Rekrutmen CASN

Ilustrasi Rekrutmen CASN

Okepost.id – Pemerintah masih menahan pengumuman rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) tahun 2026 meski perencanaan sudah rampung. Hingga kini, penetapan formasi belum dirilis karena pemerintah masih memprioritaskan sektor kebutuhan paling mendesak.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa seluruh kementerian pada dasarnya sudah mengajukan kebutuhan pegawai. Namun, pemerintah belum menetapkan jumlah formasi secara rinci.

“Secara umum hampir semua menteri sudah menyampaikan kebutuhannya,” ujar Prasetyo usai rapat koordinasi di Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Jakarta.

Prioritaskan Kebutuhan Mendesak

Pemerintah memilih untuk tidak terburu-buru mengumumkan rekrutmen ASN 2026. Fokus utama saat ini adalah memastikan penerimaan pegawai benar-benar menjawab kebutuhan paling mendesak di berbagai sektor.

Baca Juga :  Kemenag: Secara Hisab, 1 Ramadhan Jatuh pada Kamis, Keputusan Tunggu Sidang Isbat

Prasetyo menjelaskan, pemerintah masih menyusun skala prioritas sebelum menentukan jumlah formasi yang akan dibuka.

“Kami belum bisa menyampaikan angka secara detail karena masih melihat prioritas-prioritas yang harus dipenuhi terlebih dahulu,” katanya.

Pertimbangkan Kemampuan Fiskal Negara

Selain kebutuhan sektor, pemerintah juga mempertimbangkan kondisi keuangan negara dalam menentukan jumlah ASN yang akan direkrut.

Langkah ini dilakukan agar kebijakan penambahan pegawai tetap sejalan dengan kemampuan fiskal nasional dan tidak membebani anggaran.

Baca Juga :  Prediksi CPNS 2026 Dibuka Juni, Ini Bocoran Formasi yang Banyak Dibutuhkan

Pemetaan Kebutuhan Masih Berjalan

Saat ini, proses pemetaan kebutuhan ASN masih terus berlangsung. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah meminta seluruh kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah untuk menyampaikan kebutuhan pegawai secara rinci.

Pemerintah pusat juga melakukan evaluasi terhadap jumlah dan distribusi ASN yang sudah ada. Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui kekurangan pegawai secara lebih akurat di setiap sektor.

“Ini sedang dicari titik temunya, terutama kalau berbicara soal jumlah,” ujar Prasetyo.**

Berita Terkait

Prediksi CPNS 2026 Dibuka Juni, Ini Bocoran Formasi yang Banyak Dibutuhkan
Kota Jambi Raih Penghargaan Tertinggi BPOM di Provinsi Jambi, Wali Kota Targetkan Naik ke Kategori Unggul
Sering Dijual di Jalan, Buah Ini Ternyata Penangkal Asam Urat
Manfaat Daun Kencur untuk Kesehatan Tubuh
Kabar Baik untuk Guru Honorer, Kemendikdasmen Pastikan Penugasan dan Gaji Tetap Berjalan
BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Pemda-BPD di Kawasan Timur Indonesia
Harga Buyback Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Senin 11 Mei 2026
DPR RI Desak Pemerintah Alihkan Guru Honorer ke PPPK Penuh Waktu
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:30 WIB

Prediksi CPNS 2026 Dibuka Juni, Ini Bocoran Formasi yang Banyak Dibutuhkan

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:42 WIB

Kota Jambi Raih Penghargaan Tertinggi BPOM di Provinsi Jambi, Wali Kota Targetkan Naik ke Kategori Unggul

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:50 WIB

Sering Dijual di Jalan, Buah Ini Ternyata Penangkal Asam Urat

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:18 WIB

Manfaat Daun Kencur untuk Kesehatan Tubuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:24 WIB

Kabar Baik untuk Guru Honorer, Kemendikdasmen Pastikan Penugasan dan Gaji Tetap Berjalan

Berita Terbaru

Artikel

Rekomendasi Jus Sayur Terbaik untuk Turunkan Berat Badan

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:03 WIB