Tiket Parkir Palsu dan Parkir liar Marak di Objek Wisata Kerinci, Petugas Diminta Bertindak

Wisata

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 Maret 2026 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id –  Pemerintah daerah bersama aparat terkait diminta segera menertibkan praktik parkir liar di sejumlah objek wisata di Kabupaten Kerinci, Jambi, usai momentum libur Idul Fitri 1447 H. Keluhan wisatawan mencuat akibat tarif parkir yang dinilai tidak wajar dan memberatkan.

Lonjakan kunjungan wisata selama libur lebaran memicu munculnya juru parkir tidak resmi di berbagai titik destinasi favorit. Sejumlah pengunjung mengaku harus membayar tarif parkir jauh di atas ketentuan yang berlaku.

Beberapa lokasi wisata populer di Kabupaten Kerinci seperti, Kawasan objek wisata perkebunan teh, Air terjun Telun berasap, dan kawasan Gunung Kerinci dilaporkan menjadi titik maraknya parkir liar. Praktik ini dinilai merusak kenyamanan wisatawan serta mencoreng citra pariwisata daerah.

Baca Juga :  Gathering Media 2025, Pemkab Kerinci Ajak Media Kawal Pembangunan Daerah

Seperti yang sudah viral di media sosial akun fb Info kito Kincay dan akun fb Sanjaya Offcl yang berjudul ” Viral! Tarif parkir tak wajar di wisata kerinci” dalam unggahan tersebut memperlihatkan bahwa adanya tiket parkir palsu yang jauh dari ketentuan resmi hingga Rp.15 ribu untuk kendaraan roda 4.

Berdasarkan Perda No 1 Tahun 2024
– Kendaraan Roda 2 Rp. 3000,-
– Kendaraan Roda 4 Rp. 4000,- (hari libur/khusus)

Baca Juga :  Kenduri Sko, Monadi : Adat dan Agama Harus Berjalan Seiring dengan Pembanguan Daerah

Seorang wisatawan asal luar daerah mengungkapkan kekecewaannya, Ia menyebut tidak ada papan informasi tarif resmi tiket parkir yang diberikan oleh petugas di lapangan.

“Maso iyo parkir 5 menit dipinggir jalan diminta 15ribu” sebutnya

Pemerintah daerah melalui dinas terkait harus bertindak tegas terhadap oknum petugas parkir liar dan meningkatkan pengawasan serta menurunkan petugas untuk melakukan penertiban.

Momentum libur Idul Fitri seharusnya menjadi ajang meningkatkan sektor pariwisata daerah.

Oleh karena itu, semua pihak diminta menjaga kenyamanan dan keamanan agar wisatawan tetap tertarik berkunjung ke Kerinci.**

Berita Terkait

5 Destinasi Singapura Paling Iconic, Ada Yang Gratis Tanpa Tiket
Sungai Penuh Gandeng Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis dan Khitanan Massal untuk Warga
Rapat Senat Terbuka STIE Sakti Alam Kerinci Wisuda 313 Sarjana Ekonomi Angkatan XXIII Tahun Akademik 2025/2026
Grafik Harga Emas Antam Batangan (11 Juni 2026), Hari Ini Naik atau Turun?
Wali Kota Sungai Penuh Desak Kepastian PPPK Penuh Waktu dan Paruh Waktu, Nasib Honorer Jadi Sorotan Nasional
195 CPNS Sungai Penuh Resmi Lulus LATSAR 2026, Azhar Hamzah Tekankan Integritas ASN
Tender RSUD Kerinci Rp137,5 Miliar Tuntas, Bupati Monadi Sebut Kado Bahagia bagi Masyarakat
Masjid Al Hijrah Pancuran Bangko Gelar Sholat Id dan Penyembelihan Kurban
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:22 WIB

5 Destinasi Singapura Paling Iconic, Ada Yang Gratis Tanpa Tiket

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:02 WIB

Sungai Penuh Gandeng Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis dan Khitanan Massal untuk Warga

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Rapat Senat Terbuka STIE Sakti Alam Kerinci Wisuda 313 Sarjana Ekonomi Angkatan XXIII Tahun Akademik 2025/2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:01 WIB

Grafik Harga Emas Antam Batangan (11 Juni 2026), Hari Ini Naik atau Turun?

Senin, 8 Juni 2026 - 15:32 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Desak Kepastian PPPK Penuh Waktu dan Paruh Waktu, Nasib Honorer Jadi Sorotan Nasional

Berita Terbaru