BKN Siapkan 6,5 Juta Lemari Digital untuk ASN, Arsip Aman dari Risiko Bencana

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto : Kepala BKN Prof. Zudan Arif Fakrulloh (ist)

Poto : Kepala BKN Prof. Zudan Arif Fakrulloh (ist)

Okepost.id – Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyiapkan 6,5 juta lemari digital untuk aparatur sipil negara (ASN).

Platform bernama ASN Digital ini mulai diluncurkan pada pertengahan 2025 sebagai bagian dari transformasi layanan kepegawaian berbasis digital.

Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, menjelaskan bahwa setiap ASN akan memiliki satu lemari digital untuk menyimpan arsip penting.

ASN dapat mengunggah dokumen riwayat pendidikan, mulai dari ijazah SD hingga S3, serta dokumen kependudukan seperti akta kelahiran dan akta perkawinan.

Baca Juga :  Gaji PPPK Paruh Waktu 2026 Belum Cair? Ini Penyebab dan Jadwal Pembayarannya

BKN menghadirkan lemari digital untuk melindungi dokumen ASN dari risiko kerusakan akibat kebakaran, banjir, atau kehilangan. Dengan sistem ini, ASN tetap memiliki salinan arsip resmi meski dokumen fisik rusak atau hilang.

ASN Digital juga berfungsi sebagai superapp layanan kepegawaian satu pintu. Sistem ini mengintegrasikan 47 layanan manajemen ASN, mulai dari rekrutmen, pengembangan karier, hingga pensiun.

Baca Juga :  4 HP OPPO 5G Terbaik 2026: RAM Besar, Kamera Andal

ASN dapat mengakses layanan MyASN, SIASN, SSCASN, dan berbagai layanan administrasi BKN lainnya melalui laman resmi asndigital.bkn.go.id.

Untuk menggunakan layanan tersebut, ASN wajib mengaktifkan sistem keamanan Multi-Factor Authentication (MFA).

BKN juga mengimbau ASN agar rutin memperbarui data dan dokumen di lemari digital demi memastikan keakuratan informasi kepegawaian.

Dengan kehadiran ASN Digital, pemerintah mempercepat digitalisasi administrasi ASN sekaligus meningkatkan keamanan arsip negara. (tim)

Berita Terkait

Pemerintah Kaji Ulang Status PPPK Paruh Waktu, Ini Arah Kebijakan Terbarunya
BKN: PPPK dan PPPK Paruh Waktu Berpeluang Jadi PNS Lewat Seleksi CPNS Resmi
21 Ribu PPPK Paruh Waktu Waswas, Rekrutmen Honorer Baru di Jatim Disorot
Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik 15%, Pemerintah Didorong Pangkas PPN
BI: Cadangan Devisa USD146,2 Miliar Sangat Kuat, Lampaui Standar Kecukupan IMF
Minyakita Langka di Jakarta, Pedagang Ngeluh Stok Sudah Lama Kosong
Aliansi Honorer Non Database BKN Sambut Positif Komitmen Panja RUU ASN Bahas Aspirasi ke MenPANRB
PPPK dan PPPK Paruh Waktu Diminta Tak Panik, BKN Pastikan Tidak Dialihkan Jadi Non-ASN
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Pemerintah Kaji Ulang Status PPPK Paruh Waktu, Ini Arah Kebijakan Terbarunya

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:23 WIB

BKN: PPPK dan PPPK Paruh Waktu Berpeluang Jadi PNS Lewat Seleksi CPNS Resmi

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:54 WIB

21 Ribu PPPK Paruh Waktu Waswas, Rekrutmen Honorer Baru di Jatim Disorot

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:52 WIB

Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik 15%, Pemerintah Didorong Pangkas PPN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:48 WIB

BI: Cadangan Devisa USD146,2 Miliar Sangat Kuat, Lampaui Standar Kecukupan IMF

Berita Terbaru

Artikel

3 Resep Tumis Buncis Enak, Cocok Buat Makan Siang Ekonomis

Senin, 25 Mei 2026 - 15:09 WIB