KemenPAN-RB Usulkan Tambahan Anggaran Rp150,4 Miliar pada 2027, Fokus Perkuat Reformasi Birokrasi dan ASN

Pagu Indikatif Dinilai Belum Cukup untuk Menjalankan Program Prioritas Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini.

Okepost.id, Jakarta – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Rini Widyantini, mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp150,405 miliar untuk Tahun Anggaran 2027.

Usulan tersebut diajukan karena pagu indikatif yang ditetapkan pemerintah dinilai belum mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan program reformasi birokrasi dan agenda prioritas nasional.

Dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Jakarta, Rini mengungkapkan bahwa berdasarkan surat edaran Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas, pagu indikatif Kementerian PAN-RB untuk tahun 2027 ditetapkan sebesar Rp348 miliar.

Menurutnya, alokasi tersebut terdiri dari program kebijakan pembinaan profesi dan tata kelola Aparatur Sipil Negara (ASN) sebesar Rp109 miliar serta program dukungan manajemen sebesar Rp239 miliar.

Kebutuhan Anggaran Capai Rp551,9 Miliar

Rini menjelaskan bahwa kebutuhan awal anggaran Kementerian PAN-RB pada 2027 mencapai Rp551,91 miliar. Dengan pagu indikatif yang tersedia saat ini, masih terdapat kekurangan anggaran sekitar Rp203 miliar.

Baca Juga :  Google Akhirnya Menyerah, Akun YouTube Ini Diblokir di Indonesia

Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat pelaksanaan berbagai program strategis yang menjadi bagian dari agenda reformasi birokrasi nasional.

Pemerintah menilai penguatan pelayanan publik, percepatan transformasi digital pemerintahan, dan peningkatan kualitas tata kelola ASN membutuhkan dukungan anggaran yang lebih memadai agar target pembangunan dapat tercapai secara optimal.

Tambahan Anggaran untuk Transformasi ASN dan Pemerintahan Digital

Melalui usulan tambahan sebesar Rp150,405 miliar, total kebutuhan anggaran Kementerian PAN-RB pada 2027 menjadi sekitar Rp498,99 miliar.

Rinciannya, tambahan dana tersebut akan dialokasikan untuk:

Program pembinaan profesi dan tata kelola ASN sebesar Rp62,608 miliar.

Program dukungan manajemen sebesar Rp87,797 miliar.

Baca Juga :  PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi PPPK Penuh Waktu, Ini Syarat dan Penjelasan MenPANRB

Anggaran tambahan itu akan difokuskan pada sejumlah program prioritas, antara lain:

Transformasi manajemen ASN berbasis sistem merit.

Penguatan reformasi pelayanan publik.

Percepatan transformasi pemerintahan digital.

Peningkatan kapasitas kelembagaan dan organisasi pemerintah.

KemenPAN-RB Minta Dukungan DPR

Dalam kesempatan tersebut, Rini juga meminta dukungan dan persetujuan dari Komisi II DPR RI agar usulan tambahan anggaran dapat disetujui dalam pembahasan anggaran mendatang.

Menurutnya, dukungan anggaran yang memadai akan mempercepat terwujudnya birokrasi yang lebih efektif, profesional, dan adaptif dalam mendukung pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Pemerintah berharap penguatan reformasi birokrasi melalui peningkatan kualitas ASN, digitalisasi layanan publik, serta tata kelola pemerintahan yang lebih modern dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(Pro)

Berita Terkait

DPR Dukung Program BKN Dekatkan ASN dengan Domisili dan Keluarga, Ini Syaratnya
AHY Luncurkan Garuda Finisher, Wadah Komunitas Lari Gen Z Dan Milenial
Gubernur Al Haris Terima Audiensi Komisaris Utama PT Jasa Raharja
Badai PHK Ancam Industri Rokok, Pengusaha Minta Prabowo Revisi Aturan
Dua Jalan Tol di Jawa Disiapkan Jadi Landasan Darurat Jet Tempur, Ini Lokasinya
AP3KI Desak KORPRI Perjuangkan Hak PPPK, Soroti Tunjangan dan Kenaikan Gaji yang Belum Merata
Dewan Pers: Regulasi Media Sosial Mendesak agar Profesi Jurnalis Tidak Tersingkir
Pertamina Ungkap Pergeseran Konsumsi BBM ke Pertalite dan Biosolar
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 07:40 WIB

DPR Dukung Program BKN Dekatkan ASN dengan Domisili dan Keluarga, Ini Syaratnya

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:58 WIB

AHY Luncurkan Garuda Finisher, Wadah Komunitas Lari Gen Z Dan Milenial

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:56 WIB

Gubernur Al Haris Terima Audiensi Komisaris Utama PT Jasa Raharja

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:13 WIB

Badai PHK Ancam Industri Rokok, Pengusaha Minta Prabowo Revisi Aturan

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:55 WIB

Dua Jalan Tol di Jawa Disiapkan Jadi Landasan Darurat Jet Tempur, Ini Lokasinya

Berita Terbaru

INVESTASI

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini 27 Juli 2026

Senin, 27 Jul 2026 - 12:54 WIB

Gaya Hidup

Tren Cincin Emas Simple Yang Bertekstur Untuk Tampilan Stylish

Senin, 27 Jul 2026 - 12:20 WIB