Bitcoin Turun Tajam Hari Ini? Ini 5 Penyebab Utama yang Membuat Harga BTC Anjlok

Volatilitas Pasar Kripto Kembali Tinggi, Investor Perlu Memahami Faktor Pemicu Penurunan Bitcoin

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id, Jakarta – Harga Bitcoin (BTC) kerap mengalami fluktuasi tajam dalam waktu singkat. Setelah sempat mencatatkan penguatan signifikan, aset kripto terbesar di dunia ini juga tidak jarang mengalami koreksi yang membuat investor bertanya-tanya mengenai penyebab penurunannya.

Pergerakan harga Bitcoin pada dasarnya ditentukan oleh keseimbangan antara permintaan dan penawaran di pasar. Ketika jumlah penjual lebih besar dibandingkan pembeli, harga Bitcoin cenderung mengalami tekanan dan bergerak turun.

Berikut sejumlah faktor utama yang sering menjadi penyebab harga Bitcoin melemah.

Tekanan Jual Investor Meningkat

Salah satu pemicu utama penurunan harga Bitcoin adalah meningkatnya aksi jual dari investor dan trader. Kondisi ini biasanya terjadi ketika pelaku pasar memutuskan mengambil keuntungan setelah harga mengalami kenaikan dalam periode tertentu.

Semakin banyak investor yang menjual asetnya dalam waktu bersamaan, semakin besar pula tekanan terhadap harga Bitcoin di pasar.

Likuidasi Leverage Memperparah Penurunan

Baca Juga :  Pi Network Resmi Gunakan Protokol 20, Siap Hadirkan Kontrak Pintar dan dApps

Pasar kripto juga dikenal dengan aktivitas perdagangan menggunakan leverage. Saat harga bergerak berlawanan dengan posisi trader, sistem bursa dapat melakukan likuidasi otomatis.

Gelombang likuidasi tersebut sering memicu efek domino karena semakin banyak aset yang terjual ke pasar dalam waktu singkat. Akibatnya, penurunan harga Bitcoin dapat berlangsung lebih cepat dan lebih dalam.

Volume Perdagangan Menurun

Likuiditas pasar yang menurun juga dapat memperbesar volatilitas harga Bitcoin. Ketika volume transaksi rendah, pergerakan harga menjadi lebih sensitif terhadap transaksi dalam jumlah besar.

Dalam kondisi seperti ini, aksi jual dari investor besar atau whale dapat memberikan dampak signifikan terhadap harga pasar.

Sentimen Negatif dari Faktor Eksternal

Perkembangan regulasi aset digital, kebijakan suku bunga bank sentral, kondisi ekonomi global, hingga isu keamanan industri kripto dapat memengaruhi sentimen investor.

Ketika pasar menerima kabar yang dianggap negatif, pelaku pasar cenderung mengurangi kepemilikan aset berisiko, termasuk Bitcoin. Situasi tersebut dapat memicu tekanan jual yang berujung pada koreksi harga.

Baca Juga :  Pasar Kripto Menguat Tipis, Bitcoin Bertahan di Atas USD 77 Ribu

Pengaruh Hukum Supply dan Demand

Meski Bitcoin memiliki jumlah pasokan terbatas sebanyak 21 juta koin, harga tetap dipengaruhi oleh mekanisme supply dan demand.

Jika minat beli investor menurun sementara jumlah aset yang dijual meningkat, harga Bitcoin akan mengalami penurunan. Sebaliknya, ketika permintaan meningkat dan pasokan terbatas, harga berpotensi naik.

Koreksi Harga Menjadi Bagian dari Siklus Pasar

Analis menilai koreksi harga merupakan bagian yang wajar dalam pasar kripto yang memiliki tingkat volatilitas tinggi. Bahkan saat tren bullish berlangsung, Bitcoin tetap berpotensi mengalami penurunan sementara sebelum kembali melanjutkan tren kenaikan.

Karena itu, investor disarankan untuk memahami faktor fundamental dan kondisi pasar sebelum mengambil keputusan investasi agar dapat mengelola risiko dengan lebih baik.(Pro)

Berita Terkait

BI Agresif Serap Likuiditas, Outstanding SRBI Tembus Rp1.072 Triliun
Tren RWA Kripto Melonjak, Transparansi Jadi Kunci Membangun Kepercayaan Investor
Bitcoin Bertahan di Atas US$63.000 Meski Strategy Lepas 3.588 BTC, Investor Pantau ETF dan Risiko Geopolitik
Harga Bitcoin Naik ke Rp1,13 Miliar, Mayoritas Kripto Kompak Menguat
IPO SpaceX, OpenAI, dan Anthropic Ancam Likuiditas Kripto, Investor Berpotensi Alihkan Dana ke Saham AS
Harga Bitcoin Naik Tajam Hari Ini, Sinyal Pembelian dari Michael Saylor Picu Optimisme Pasar
DPR Sahkan Revisi UU P2SK 2026, OJK Resmi Perkuat Pengawasan Aset Kripto dan Bursa Komoditas
Rekomendasi Kripto Hari Ini: VIRTUAL dan ROBO Berpeluang Melonjak, Simak Target Harganya
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:13 WIB

BI Agresif Serap Likuiditas, Outstanding SRBI Tembus Rp1.072 Triliun

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:52 WIB

Tren RWA Kripto Melonjak, Transparansi Jadi Kunci Membangun Kepercayaan Investor

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:54 WIB

Bitcoin Bertahan di Atas US$63.000 Meski Strategy Lepas 3.588 BTC, Investor Pantau ETF dan Risiko Geopolitik

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:45 WIB

Harga Bitcoin Naik ke Rp1,13 Miliar, Mayoritas Kripto Kompak Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:58 WIB

IPO SpaceX, OpenAI, dan Anthropic Ancam Likuiditas Kripto, Investor Berpotensi Alihkan Dana ke Saham AS

Berita Terbaru