New Mountain Capital Borong Asset Living Rp32 Triliun, Investor Global Berebut Bisnis Properti Hunian

Properti

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi New Mountain Capital (searching)

Gambar ilustrasi New Mountain Capital (searching)

Okepost.id, New York – Perusahaan investasi ekuitas swasta New Mountain Capital resmi mengakuisisi Asset Living dalam transaksi bernilai lebih dari US$2 miliar atau sekitar Rp32 triliun.

Kesepakatan tersebut menegaskan semakin kuatnya minat investor terhadap sektor pengelolaan properti hunian di Amerika Serikat.

Menurut sumber yang mengetahui proses transaksi, Asset Living sebelumnya menjalani proses penjajakan penjualan yang difasilitasi oleh bank investasi William Blair atas mandat pemiliknya, Roark Capital.

Dalam transaksi tersebut, New Mountain Capital akan mengambil alih bisnis Asset Living bersama CEO perusahaan, Ryan McGrath, yang tetap memimpin operasional setelah akuisisi selesai.

Akuisisi ini mencakup seluruh lini bisnis utama Asset Living, termasuk portofolio properti yang dimiliki perusahaan serta berbagai teknologi yang mendukung operasional pengelolaan hunian.

Baca Juga :  PMN Rp1 Triliun Perumnas Belum Cair, Perubahan Kementerian Jadi Kendala

Pengamat industri menilai sektor manajemen properti hunian menjadi target menarik bagi investor karena mampu menghasilkan pendapatan berbasis biaya yang berulang.

Selain itu, perusahaan pengelola properti dapat menikmati pertumbuhan pasar sewa tanpa harus memiliki aset properti dalam jumlah besar.

Didirikan pada 1986 dan berbasis di Houston, Texas, Asset Living telah berkembang menjadi salah satu perusahaan pengelolaan properti terbesar di Amerika Serikat.

Perusahaan ini melayani pengelolaan apartemen, hunian mahasiswa, hingga perumahan terjangkau bagi pemilik properti institusional maupun lokal.

Saat ini Asset Living mengelola ribuan unit hunian yang tersebar di lebih dari 40 negara bagian di Amerika Serikat. Skala operasional yang luas menjadi salah satu faktor yang menarik perhatian investor besar untuk mengakuisisi perusahaan tersebut.

Baca Juga :  Harmoni Park Group Targetkan Penjualan Properti Naik 20 Persen pada 2026, Hunian Bekasi Makin Diminati

Sementara itu, New Mountain Capital merupakan perusahaan investasi yang mengelola aset senilai sekitar US$60 miliar. Perusahaan ini aktif berinvestasi di berbagai sektor strategis seperti teknologi, layanan bisnis, kesehatan, dan infrastruktur.

Hingga saat ini, New Mountain Capital belum memberikan komentar resmi terkait detail kesepakatan tersebut. Roark Capital, William Blair, dan Asset Living juga belum menyampaikan pernyataan terkait proses akuisisi yang tengah berlangsung.

Nilai transaksi yang mencapai lebih dari Rp32 triliun diperkirakan akan menjadi salah satu kesepakatan terbesar di sektor manajemen properti hunian Amerika Serikat tahun ini.

Langkah tersebut sekaligus mencerminkan optimisme investor terhadap prospek bisnis hunian sewa yang terus tumbuh di tengah perubahan pola kepemilikan properti masyarakat. (Pro)

Berita Terkait

Kuota FLPP 350 Ribu Unit Terancam Tak Terserap, Pengembang Keluhkan Aturan Lahan dan Biaya Material
Eks Hotel Sultan Disiapkan Jadi Ikon Baru Jakarta, Pemerintah Gandeng Investor Dalam dan Luar Negeri
Harmoni Park Group Targetkan Penjualan Properti Naik 20 Persen pada 2026, Hunian Bekasi Makin Diminati
KPR Tenor 40 Tahun Segera Diterapkan, Cicilan Rumah Subsidi Berpotensi di Bawah Rp1 Juta
PPN DTP hingga Akhir 2026 Dorong Penjualan Rumah Menengah, Citanusa Catat Kenaikan Closing Rate
PWON Raih Penghargaan BIA 2026, Pendapatan Pakuwon Jati Tembus Rp7,11 Triliun
PMN Rp1 Triliun Perumnas Belum Cair, Perubahan Kementerian Jadi Kendala
Danantara Terima Hibah Lahan 30 Hektare dari Lippo untuk Program 3 Juta Rumah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 13:02 WIB

Kuota FLPP 350 Ribu Unit Terancam Tak Terserap, Pengembang Keluhkan Aturan Lahan dan Biaya Material

Senin, 20 Juli 2026 - 17:41 WIB

Eks Hotel Sultan Disiapkan Jadi Ikon Baru Jakarta, Pemerintah Gandeng Investor Dalam dan Luar Negeri

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:04 WIB

Harmoni Park Group Targetkan Penjualan Properti Naik 20 Persen pada 2026, Hunian Bekasi Makin Diminati

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:33 WIB

KPR Tenor 40 Tahun Segera Diterapkan, Cicilan Rumah Subsidi Berpotensi di Bawah Rp1 Juta

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:46 WIB

PPN DTP hingga Akhir 2026 Dorong Penjualan Rumah Menengah, Citanusa Catat Kenaikan Closing Rate

Berita Terbaru

INVESTASI

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini 27 Juli 2026

Senin, 27 Jul 2026 - 12:54 WIB

Gaya Hidup

Tren Cincin Emas Simple Yang Bertekstur Untuk Tampilan Stylish

Senin, 27 Jul 2026 - 12:20 WIB