2 Maskapai Baru Siap Mengudara di Indonesia, Satu Khusus Haji dan Umrah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – JAKARTA, Indonesia akan kedatangan dua maskapai asing baru pada 2026. Bisnis kedua maskapai tersebut berbeda, ada yang khusus melayani penerbangan haji dan umrah, serta penerbangan internasional berjadwal.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyambut baik investasi di bisnis penerbangan. Sebab, saat ini Indonesia masih kekurangan armada pesawat untuk mengakomodasi permintaan yang terus tumbuh. Mengingat pascapandemi Covid-19, hampir setengah dari armada pesawat di Indonesia belum kembali beroperasi.

Investasi penerbangan sangat terbuka, karena kita masih membutuhkan banyak armada. Siapa saja yang mau membuka, silakan saja,” ujar Menhub.

Inilah dua maskapai baru yang siap mengudara di langit Indonesia pada 2026:

Baca Juga :  Kode Rahasia The Forge Roblox : Totem, Relox & Reward Gratis

Mukhtara Air
Maskapai ini merupakan bagian dari Manazil Al Mukhtara Company Holding yang bermarkas di Madinah, Arab Saudi. Perusahaan ini diketahui secara spesifik bergerak di bisnis layanan hotel, haji, dan umrah.

Maskapai baru ini rencananya akan beroperasi pada Januari 2026. Fokus layanan utamanya adalah mengakomodasi kebutuhan jamaah umrah dan haji di Indonesia. Rencananya, maskapai ini akan menggunakan pesawat jenis Airbus A330 dan Boeing 777 pada tahap awal.

Borneo Air
Sebelumnya, Otorita IKN menerima kunjungan kenegaraan dari Menteri Pengangkutan Sarawak, YB Dato Sri Lee Kim Shin, di Kantor Otorita IKN. Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk menggali potensi kerja sama dan investasi lintas sektor, mulai dari transportasi, pendidikan, kesehatan, hingga kebudayaan.

Baca Juga :  Harga Emas 1 Gram di Pegadaian Hampir Rp3 Juta

Pada sektor transportasi, Kerajaan Sarawak bersiap meluncurkan maskapai baru Air Borneo pada Januari. Maskapai ini akan menghubungkan Sarawak dengan sejumlah kota di Pulau Borneo, termasuk membuka jalur langsung menuju Nusantara.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Achmad Setiyo Prabowo mengatakan,pihaknya masih menunggu kelengkapan legal formal terkait pembukaan rute internasional ke Indonesia.
Kalau penjajakan memang iya, tetapi sampai saat ini memang belum ada yang formal atau legal. Masih sebatas diskusi.(*)

Berita Terkait

Prediksi CPNS 2026 Dibuka Juni, Ini Bocoran Formasi yang Banyak Dibutuhkan
Sering Dijual di Jalan, Buah Ini Ternyata Penangkal Asam Urat
Manfaat Daun Kencur untuk Kesehatan Tubuh
Kabar Baik untuk Guru Honorer, Kemendikdasmen Pastikan Penugasan dan Gaji Tetap Berjalan
BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Pemda-BPD di Kawasan Timur Indonesia
Harga Buyback Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Senin 11 Mei 2026
DPR RI Desak Pemerintah Alihkan Guru Honorer ke PPPK Penuh Waktu
SE Mendikdasmen No. 7 Tahun 2026, Guru Honorer Terdata di Dapodik Jadi Prioritas
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:30 WIB

Prediksi CPNS 2026 Dibuka Juni, Ini Bocoran Formasi yang Banyak Dibutuhkan

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:50 WIB

Sering Dijual di Jalan, Buah Ini Ternyata Penangkal Asam Urat

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:18 WIB

Manfaat Daun Kencur untuk Kesehatan Tubuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:24 WIB

Kabar Baik untuk Guru Honorer, Kemendikdasmen Pastikan Penugasan dan Gaji Tetap Berjalan

Senin, 11 Mei 2026 - 13:03 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Pemda-BPD di Kawasan Timur Indonesia

Berita Terbaru

Artikel

Rekomendasi Jus Sayur Terbaik untuk Turunkan Berat Badan

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:03 WIB