Menyambut 2026, Hampir 3,8 Juta Tiket Kereta Api Terjual Selama Nataru

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025 - 05:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Hingga 31 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, penjualan tiket untuk periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 telah mencapai 3.759.896 tiket. Capaian ini menunjukkan bahwa hampir 3,8 juta pelanggan diproyeksikan menggunakan layanan kereta api jarak jauh dan lokal KAI selama periode Nataru.

Secara operasional, sepanjang 18 hingga 30 Desember 2025, KAI telah melayani 2.980.217 pelanggan kereta api jarak jauh dan lokal di wilayah Jawa dan Sumatra. Tingginya jumlah pelanggan yang telah dilayani mencerminkan intensitas pergerakan masyarakat yang terus berlangsung hingga penutupan masa Angkutan Nataru pada awal Januari 2026.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa tingginya penjualan tiket dan volume pelanggan yang telah dilayani mencerminkan optimalnya pemanfaatan kapasitas yang disiapkan KAI, termasuk melalui penambahan perjalanan kereta api.

Baca Juga :  Al Haris Perjuangkan PPPK, Usulkan Penundaan Aturan Belanja Pegawai 30 Persen APBD

Hampir 3 juta pelanggan KA jarak jauh dan lokal telah kami layani. Sementara itu, penjualan tiket yang mendekati 3,8 juta menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat masih berlanjut hingga penutupan masa Angkutan Nataru.

Penjualan tiket kereta api jarak jauh tercatat sebanyak 3.100.751 tiket, atau 112,3 persen dari kapasitas 2.761.048 tempat duduk. Sementara itu, penjualan tiket kereta api lokal mencapai 659.145 tiket, setara 88,5 persen dari kapasitas 745.056 tempat duduk.

Okupansi kereta api jarak jauh yang melampaui 100 persen terjadi karena pemanfaatan perjalanan antarstasiun oleh penumpang dinamis, di mana pelanggan naik dan turun di berbagai stasiun sepanjang lintasan. Dengan pola perjalanan tersebut, satu tempat duduk dapat dimanfaatkan oleh lebih dari satu pelanggan dalam satu rangkaian perjalanan

Baca Juga :  Aturan Terbaru Minimum Saldo di Bank Mandiri-BRI-BNI Desember 2025

Pada periode Nataru ini, KAI juga menghadirkan program diskon tarif 30 persen yang berlaku pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, dengan total 1.509.080 tempat duduk yang disiapkan. Hingga 31 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, tiket kereta api ekonomi komersial tarif diskon yang terjual mencapai 1.319.538 tiket atau sekitar 88 persen dari kapasitas program.

KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan secara cermat serta melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI agar memperoleh pilihan jadwal, relasi, dan layanan yang sesuai selama periode Natal dan Tahun Baru.(*)

Berita Terkait

Harga Emas Pegadaian Galeri 24, UBS & Antam Hari Ini, Jumat 3 juli 2026 Pesta Pora
DPR Setujui RAPBN 2027, Target Ekonomi Tumbuh hingga 6,5 Persen
Gaji PPPK Daerah Bakal Dibiayai APBN? DPR Desak Pemerintah Segera Tetapkan Formula
Menkeu Purbaya Lantik Tiga Dirjen Baru Kemenkeu, Ini Daftar Namanya
Anggaran TKD Berpotensi Bertambah, Pemerintah Siapkan Dukungan untuk Daerah yang Kesulitan Gaji PPPK
Guru PPPK Paruh Waktu Diusulkan Jadi Penuh Waktu, DPR Sebut Gaji Minimal Bisa Tembus Rp7 Juta
Harga BBM Pertamax Turbo & Diesel Resmi Turun, Berlaku 1 Juli 2026
Update Buyback Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini, Rabu 1 Juli 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Galeri 24, UBS & Antam Hari Ini, Jumat 3 juli 2026 Pesta Pora

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:30 WIB

DPR Setujui RAPBN 2027, Target Ekonomi Tumbuh hingga 6,5 Persen

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:38 WIB

Gaji PPPK Daerah Bakal Dibiayai APBN? DPR Desak Pemerintah Segera Tetapkan Formula

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:23 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Tiga Dirjen Baru Kemenkeu, Ini Daftar Namanya

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:41 WIB

Anggaran TKD Berpotensi Bertambah, Pemerintah Siapkan Dukungan untuk Daerah yang Kesulitan Gaji PPPK

Berita Terbaru