Prabowo Soal Isu MBG Demi 2029: Kalau Rakyat Pilih Saya Lagi, Apa Salahnya?

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 07:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – PRESIDEN Prabowo Subianto menepis tudingan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan demi kepentingan elektoral pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Dalam pidatonya pada perayaan Natal Nasional di Jakarta, Senin (5/1), Prabowo menegaskan kebijakan tersebut lahir murni dari keprihatinan terhadap kondisi gizi anak-anak Indonesia, bukan hitung-hitungan politik kekuasaan. Namun, ia juga melontarkan pertanyaan retoris terkait kemungkinan dirinya kembali mendapat mandat rakyat di masa depan.

Saudara-saudara, dan ada yang nuduh, ‘oh Prabowo bikin MBG ini supaya nanti 2029 dia dipilih kembali’. Selalu berpikir negatif,” ujar Prabowo di hadapan ribuan jemaat yang hadir.

Baca Juga :  TNI AL Evakuasi 7 Prajurit Marinir Korban Longsor Cisarua, Pencarian 16 Korban Diperpanjang

Jika rakyat kembali memberikan mandat pada 2029, kata Parbowo, bagian dari kehendak demokrasi dan tak perlu dipersoalkan. Ia menekankan, kekuasaan tetap berada dalam kehendak Tuhan dan rakyat.

Tapi kalau rakyat milih saya tahun 2029, apa salah saya? Iya kan? Kalau Tuhan mengizinkan. Kalau Tuhan tidak mengizinkan, saya buat apa saja tidak akan terjadi, bener nggak?” kata Prabowo

Baca Juga :  Gaji Pensiunan PNS, Siap Dicairkan Taspen di Tahun Baru 2026

Prabowo juga memaparkan capaian program MBG yang dinilainya melampaui banyak negara lain. Hingga awal Januari 2026, jumlah penerima manfaat telah mencapai 55 juta orang.

“Hari ini sudah 55 juta penerima manfaat Indonesia berarti itu sama dengan memberi makan delapan kali Singapura. Tiap hari kita beri makan 55 juta mulut,” tutur Prabowo.(*)

Berita Terkait

Mata Uang Rupiah Terus Jeblok, Dolar AS Naik ke Level Rp17.768
Pemerintah Kaji Ulang Status PPPK Paruh Waktu, Ini Arah Kebijakan Terbarunya
BKN: PPPK dan PPPK Paruh Waktu Berpeluang Jadi PNS Lewat Seleksi CPNS Resmi
21 Ribu PPPK Paruh Waktu Waswas, Rekrutmen Honorer Baru di Jatim Disorot
Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik 15%, Pemerintah Didorong Pangkas PPN
BI: Cadangan Devisa USD146,2 Miliar Sangat Kuat, Lampaui Standar Kecukupan IMF
Minyakita Langka di Jakarta, Pedagang Ngeluh Stok Sudah Lama Kosong
Aliansi Honorer Non Database BKN Sambut Positif Komitmen Panja RUU ASN Bahas Aspirasi ke MenPANRB
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:43 WIB

Mata Uang Rupiah Terus Jeblok, Dolar AS Naik ke Level Rp17.768

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Pemerintah Kaji Ulang Status PPPK Paruh Waktu, Ini Arah Kebijakan Terbarunya

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:23 WIB

BKN: PPPK dan PPPK Paruh Waktu Berpeluang Jadi PNS Lewat Seleksi CPNS Resmi

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:54 WIB

21 Ribu PPPK Paruh Waktu Waswas, Rekrutmen Honorer Baru di Jatim Disorot

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:52 WIB

Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik 15%, Pemerintah Didorong Pangkas PPN

Berita Terbaru

Otomotif

Honda ‘Brio Listrik’ Resmi Meluncur, Segini Harganya

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:10 WIB