IHSG Ditutup Naik 0,72 Persen, Saham Bank Jumbo Pimpin Penguatan

Bursa Saham

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Okepost.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan awal pekan di zona hijau setelah ditopang penguatan saham-saham berkapitalisasi besar, terutama sektor perbankan dan pertambangan.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG pada Senin, 25 Mei 2026, ditutup naik 44,30 poin atau 0,72 persen ke level 6.206,34. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak positif dan sempat menyentuh level tertinggi di 6.239,59.

Pergerakan pasar saham nasional hari ini didominasi sentimen positif. Sebanyak 470 saham tercatat menguat, 236 saham melemah, dan 114 saham bergerak stagnan. Nilai kapitalisasi pasar juga mencapai Rp10.720,78 triliun.

Kenaikan IHSG dipimpin oleh penguatan saham-saham big caps. Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) melonjak 8,62 persen ke posisi Rp3.150 per saham. Penguatan tersebut menjadikan AMMN sebagai salah satu motor utama penggerak indeks.

Selain AMMN, saham perbankan berkapitalisasi jumbo ikut mendominasi perdagangan. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) naik 3,93 persen menjadi Rp3.170. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga melesat 3,39 persen ke level Rp6.100.

Baca Juga :  OJK Catat Penghimpunan Dana Pasar Modal Tembus Rp112,67 Triliun pada Semester I 2026

Sementara itu, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menguat 2,91 persen menjadi Rp3.890. Saham PT Astra International Tbk (ASII) turut mencatat kenaikan 3,70 persen ke posisi Rp5.600 per saham.

Reli saham perbankan terjadi seiring meningkatnya optimisme investor terhadap prospek ekonomi domestik dan stabilitas sektor keuangan nasional. Aksi beli investor asing juga terlihat mendominasi saham-saham bank besar sepanjang perdagangan.

Di tengah penguatan IHSG, beberapa saham grup energi justru mengalami tekanan jual. Saham PT Dian Swasta Energy Tbk (DSSA) menjadi saham big caps dengan penurunan terdalam setelah anjlok 11,93 persen ke Rp480 per saham.

Tekanan serupa terjadi pada saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang terkoreksi 11,75 persen menjadi Rp1.765. Adapun saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) turun 2,86 persen menuju level Rp2.380 per saham.

Pada kelompok saham lapis tiga, PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) menjadi top gainers setelah melesat 34,48 persen ke level Rp156. Saham PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU) juga naik signifikan sebesar 28,33 persen menjadi Rp77 per saham.

Baca Juga :  Daftar 26 Emiten Cum Dividen Pekan Depan, SMGR hingga CDIA Siap Tebar Dividen

Sebaliknya, saham PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) memimpin daftar top losers dengan penurunan 15 persen ke level Rp119. Saham PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) turut melemah 14,89 persen menjadi Rp120 per saham.

Sebelumnya, pada sesi pertama perdagangan, IHSG sempat menguat hingga level 6.219. Berdasarkan riset harian Mirae Asset Sekuritas, kenaikan indeks saat itu didorong aksi beli besar-besaran pada saham bank jumbo.

BBRI tercatat memimpin penguatan dengan kenaikan 4,6 persen. Selanjutnya, BBCA naik 3,8 persen dan saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menguat 3,4 persen.

Mayoritas indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia juga bergerak positif. Sebanyak sembilan dari 11 sektor berhasil menguat, dengan sektor transportasi dan barang konsumen non-primer menjadi penopang utama.

Sentimen eksternal turut membantu penguatan pasar domestik. Bursa saham Asia mayoritas ditutup menghijau setelah investor kembali merespons positif prospek pemulihan ekonomi kawasan dan stabilitas pasar global. (Pro)

Berita Terkait

Pasar Saham Indonesia Masih Murah, Investor Pilih Wait and See Meski Valuasi Menarik
Prediksi IHSG Pekan Depan: Berpeluang Menguat Terbatas, Ini Rekomendasi Saham ARCI, BMRI, PGAS, ELSA, dan TAPG
IHSG Dibuka Menguat ke 5.963,83, Saham BBCA, BBRI, dan BRPT Pimpin Kenaikan
IHSG Anjlok 1,89%, Peringatan S&P Dow Jones Picu Tekanan di Bursa Saham Indonesia
IHSG Dibuka Melemah ke 5.941 Hari Ini, Saham AMMN, TPIA, dan BBNI Tekan Pergerakan Indeks
OJK Catat Penghimpunan Dana Pasar Modal Tembus Rp112,67 Triliun pada Semester I 2026
10 Saham Cum Dividen Hari Ini 6 Juli 2026, INDF dan ICBP Tebar Dividen Terbesar
AMMN, DCII, hingga BREN Jadi Penggerak Utama IHSG Sepekan, Namun Indeks Tetap Melemah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 07:50 WIB

Pasar Saham Indonesia Masih Murah, Investor Pilih Wait and See Meski Valuasi Menarik

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:57 WIB

Prediksi IHSG Pekan Depan: Berpeluang Menguat Terbatas, Ini Rekomendasi Saham ARCI, BMRI, PGAS, ELSA, dan TAPG

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:18 WIB

IHSG Dibuka Menguat ke 5.963,83, Saham BBCA, BBRI, dan BRPT Pimpin Kenaikan

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:21 WIB

IHSG Anjlok 1,89%, Peringatan S&P Dow Jones Picu Tekanan di Bursa Saham Indonesia

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:58 WIB

IHSG Dibuka Melemah ke 5.941 Hari Ini, Saham AMMN, TPIA, dan BBNI Tekan Pergerakan Indeks

Berita Terbaru

Otomotif

Kia Seltos Terbaru, SUV Yang Dirancang Ulang Secara Menyeluruh

Selasa, 14 Jul 2026 - 11:28 WIB