TNI AL Evakuasi 7 Prajurit Marinir Korban Longsor Cisarua, Pencarian 16 Korban Diperpanjang

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – TNI Angkatan Laut (AL) memastikan tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi tujuh jenazah prajurit Korps Marinir yang meninggal dunia akibat longsor di Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat. Tim melanjutkan pencarian terhadap 16 prajurit lainnya.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul menyatakan tim SAR menuntaskan evakuasi tujuh jenazah hingga Jumat (30/1/2026).

“Hingga Jumat, tim SAR gabungan dan prajurit TNI AL di lokasi berhasil mengevakuasi tujuh jenazah prajurit. Tim terus melanjutkan pencarian 16 prajurit lainnya secara maksimal,” kata Tunggul, Sabtu (31/1/2026).

Baca Juga :  Odong-odong Terjun ke Jurang, 2 Orang Meninggal & 17 Penumpang Luka-luka

Tunggul menyebut dua nama korban yang baru teridentifikasi, yakni Serda Marinir Rein Pasaike dan Koptu Marinir Edi Haryono. Sebelumnya, TNI AL telah mengumumkan identitas lima prajurit lain pada Rabu (28/1/2026).

Ketujuh prajurit yang telah dievakuasi yaitu:

  1. Serda Marinir Sidiq Hariyanto
  2. Praka Marinir Muhammad Kori
  3. Praka Marinir Andre Nicky Olga Suwita
  4. Praka Marinir Ari Kurniawan
  5. Pratu Marinir Febry Bramantio
  6. Serda Marinir Rein Pasaike
  7. Koptu Marinir Edi Haryono
Baca Juga :  20 Kode Redeem FC Mobile 2 Februari 2026, Gratis Ribuan Gems & Paket Pemain OVR Tinggi

Sementara itu, Basarnas memperpanjang operasi pencarian dan pertolongan selama tujuh hari ke depan hingga 6 Februari 2026. Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengambil keputusan tersebut setelah evaluasi bersama seluruh unsur operasi.

“Kami melanjutkan operasi SAR dengan pengerahan kekuatan maksimal sesuai masa tanggap darurat yang pemerintah daerah tetapkan,” ujar Syafii di Posko Basarnas, Jumat (30/1/2026).

Syafii berharap tim SAR dapat menemukan seluruh korban sebelum masa tanggap darurat berakhir.

Berita Terkait

Pemerintah Kaji Ulang Status PPPK Paruh Waktu, Ini Arah Kebijakan Terbarunya
BKN: PPPK dan PPPK Paruh Waktu Berpeluang Jadi PNS Lewat Seleksi CPNS Resmi
21 Ribu PPPK Paruh Waktu Waswas, Rekrutmen Honorer Baru di Jatim Disorot
Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik 15%, Pemerintah Didorong Pangkas PPN
BI: Cadangan Devisa USD146,2 Miliar Sangat Kuat, Lampaui Standar Kecukupan IMF
Minyakita Langka di Jakarta, Pedagang Ngeluh Stok Sudah Lama Kosong
Aliansi Honorer Non Database BKN Sambut Positif Komitmen Panja RUU ASN Bahas Aspirasi ke MenPANRB
PPPK dan PPPK Paruh Waktu Diminta Tak Panik, BKN Pastikan Tidak Dialihkan Jadi Non-ASN
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Pemerintah Kaji Ulang Status PPPK Paruh Waktu, Ini Arah Kebijakan Terbarunya

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:23 WIB

BKN: PPPK dan PPPK Paruh Waktu Berpeluang Jadi PNS Lewat Seleksi CPNS Resmi

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:54 WIB

21 Ribu PPPK Paruh Waktu Waswas, Rekrutmen Honorer Baru di Jatim Disorot

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:52 WIB

Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik 15%, Pemerintah Didorong Pangkas PPN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:48 WIB

BI: Cadangan Devisa USD146,2 Miliar Sangat Kuat, Lampaui Standar Kecukupan IMF

Berita Terbaru

Artikel

3 Resep Tumis Buncis Enak, Cocok Buat Makan Siang Ekonomis

Senin, 25 Mei 2026 - 15:09 WIB