Komisi X DPR Dorong Pengangkatan 237 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Jadi PNS

Pemerintahan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung DPR Republik Indonesia

Gedung DPR Republik Indonesia

Okepost.id – Komisi X DPR RI mendorong pemerintah segera mengangkat sebanyak 237.000 guru PPPK paruh waktu menjadi aparatur sipil negara (ASN) berstatus pegawai negeri sipil (PNS).

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hardian Irfani, menyampaikan bahwa usulan ini merupakan hasil kesepakatan internal komisi.

Ia menilai pemerintah harus segera memberi kepastian status kepada para guru tersebut.

“Kami melihat guru PPPK paruh waktu menghadapi kondisi yang tidak jelas. Mereka menerima gaji lebih kecil dibandingkan pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang belum berstatus PPPK,” ujar Lalu Hardian di Mataram, Kamis (19/3).

Ia menegaskan Komisi X telah meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk menyusun formula bersama Kementerian PAN-RB.

Formula tersebut harus mengatur pengangkatan guru PPPK paruh waktu dan PPPK penuh waktu menjadi PNS.

Baca Juga :  PPPK dan PPPK Paruh Waktu Diminta Tak Panik, BKN Pastikan Tidak Dialihkan Jadi Non-ASN

Menurutnya, pemerintah pusat sebenarnya telah menyetujui rencana tersebut. Namun, pemerintah tetap harus menyesuaikan kebijakan dengan kemampuan keuangan negara.

Lalu Hardian juga menekankan pentingnya keadilan dalam kebijakan pengangkatan ASN. Ia meminta pemerintah menjalankan rencana pengangkatan pegawai SPPG menjadi PPPK secara beriringan dengan pengangkatan guru PPPK paruh waktu menjadi PNS.

“Semua kebijakan harus berjalan beriringan agar tercipta pemerataan dan keadilan,” tegasnya. (jpnn.com)

Ia menyebut jumlah guru PPPK paruh waktu yang masuk dalam usulan mencapai 237.000 orang di seluruh Indonesia.

Seluruh guru tersebut berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Di sisi lain, ia menyoroti besaran anggaran pendidikan di Kementerian Agama yang mencapai Rp75 triliun untuk madrasah swasta.

Baca Juga :  Kabar Baik Guru PPPK Paruh Waktu, DPR Dorong Pemerintah Pusat Ikut Bantu Pembayaran Gaji

Sementara itu, kebutuhan anggaran untuk pengangkatan guru PPPK paruh waktu diperkirakan sekitar Rp58 triliun.

Ia menilai pemerintah pusat memiliki kapasitas untuk mengelola kebijakan tersebut jika menunjukkan kemauan politik yang kuat.

Selain itu, Komisi X DPR RI meminta pemerintah mengembalikan kewenangan pengelolaan guru PPPK paruh waktu ke pemerintah pusat.

Menurutnya, langkah ini akan mempermudah penataan sistem manajemen guru secara nasional.

“Pemerintah pusat harus mengambil peran penuh. Jangan biarkan masalah ini berlarut-larut,” ujarnya.

Komisi X DPR RI pun mendesak pemerintah segera mengambil keputusan konkret. Jika pemerintah belum merealisasikan usulan ini pada tahun berjalan, DPR menargetkan realisasi dapat dilakukan pada tahun berikutnya.**

Berita Terkait

21 Ribu PPPK Paruh Waktu Waswas, Rekrutmen Honorer Baru di Jatim Disorot
Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik 15%, Pemerintah Didorong Pangkas PPN
BI: Cadangan Devisa USD146,2 Miliar Sangat Kuat, Lampaui Standar Kecukupan IMF
Minyakita Langka di Jakarta, Pedagang Ngeluh Stok Sudah Lama Kosong
Aliansi Honorer Non Database BKN Sambut Positif Komitmen Panja RUU ASN Bahas Aspirasi ke MenPANRB
PPPK dan PPPK Paruh Waktu Diminta Tak Panik, BKN Pastikan Tidak Dialihkan Jadi Non-ASN
Pengisian Jabatan Sekda Kota Jambi Jadi Sorotan, Open Bidding atau Manajemen Talenta?
Pemerintah Susun Rencana Induk Pascabencana Sumatera, Ini Prioritasnya
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:54 WIB

21 Ribu PPPK Paruh Waktu Waswas, Rekrutmen Honorer Baru di Jatim Disorot

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:52 WIB

Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik 15%, Pemerintah Didorong Pangkas PPN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:48 WIB

BI: Cadangan Devisa USD146,2 Miliar Sangat Kuat, Lampaui Standar Kecukupan IMF

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:41 WIB

Minyakita Langka di Jakarta, Pedagang Ngeluh Stok Sudah Lama Kosong

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:23 WIB

Aliansi Honorer Non Database BKN Sambut Positif Komitmen Panja RUU ASN Bahas Aspirasi ke MenPANRB

Berita Terbaru

Teknologi

Motorola Rilis HP Murah Moto G37 Power, Baterai Tahan 3 Hari

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:35 WIB

Otomotif

Kawasaki W175 Street ABS Tahun 2026: Sekarang Dijual Segini

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:29 WIB

Teknologi

HP Tipis Motorola Signature Resmi di Indonesia, Ini Harganya

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:39 WIB