Okepost.id, Jambi – Kopi robusta asal Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, kembali mencatatkan prestasi di pasar internasional. Sebanyak 19,2 ton biji kopi robusta berhasil diekspor ke Mesir, menandai semakin kuatnya posisi kopi asal daerah tersebut di pasar global.
Ekspor tersebut dilepas secara resmi di Pelabuhan Talang Duku, Jambi. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pengembangan komoditas unggulan daerah sekaligus memperluas akses pasar internasional bagi pelaku usaha dan UMKM lokal.
Pelepasan ekspor berlangsung melalui kolaborasi PT Cofftaqi Sumatra Indonesia (CSI) bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Cabang Kota Sungai Penuh. Bea Cukai Jambi turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan ekspor produk daerah.
Dalam pengiriman kali ini, sebanyak 320 karung kopi robusta asal Kerinci diberangkatkan menuju Mesir dengan total berat mencapai 19,2 ton.
Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa produk pertanian asal daerah mampu bersaing di pasar internasional.
Selain memiliki kualitas yang diakui, kopi robusta Kerinci juga mampu memberikan nilai tambah yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Kerinci selama ini dikenal sebagai salah satu sentra penghasil kopi unggulan di Indonesia. Kondisi geografis yang berada di kawasan dataran tinggi membuat kopi yang dihasilkan memiliki cita rasa khas dan kualitas yang diminati pasar ekspor.
Terbukanya akses pasar internasional diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani kopi, memperkuat rantai pasok komoditas lokal, serta mendorong lahirnya lebih banyak pelaku usaha yang berorientasi ekspor.
Selain itu, meningkatnya permintaan dari luar negeri berpotensi memperluas lapangan kerja, meningkatkan kapasitas produksi, dan memperkuat ekonomi daerah berbasis komoditas unggulan.
Bea Cukai Jambi terus mendorong pertumbuhan ekspor melalui berbagai program pendampingan bagi pelaku usaha. Salah satunya melalui Klinik Ekspor yang memberikan edukasi dan asistensi terkait prosedur serta persyaratan ekspor.
Kepala Kantor Bea Cukai Jambi, Dafit Kasianto, berharap keberhasilan ekspor kopi robusta Kerinci dapat menjadi langkah awal yang berkelanjutan bagi produk-produk unggulan asal Jambi.
“Melalui program Klinik Ekspor, kami berharap keberhasilan ini menjadi awal keberlanjutan ekspor produk-produk asal Jambi dan semakin banyak UMKM yang mampu mengikuti jejak serupa untuk menembus pasar internasional,” ujarnya.
Menurut Dafit, ekspor kopi robusta Kerinci ke Mesir menjadi bukti bahwa produk lokal memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan produk dari berbagai negara.
“Semoga capaian ini semakin membuktikan bahwa produk lokal mampu bersaing di kancah internasional,” katanya.
Keberhasilan ekspor ini sekaligus menjadi sinyal positif bagi sektor perkebunan dan perdagangan Jambi. Dengan semakin banyak produk daerah yang masuk ke pasar global, peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan ekonomi daerah diyakini akan semakin besar.
Ekspor kopi robusta Kerinci ke Mesir juga memperlihatkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat mampu menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan sekaligus mengangkat nama daerah di tingkat internasional.(Pro)









