IHSG Melonjak 7,38 Persen dalam Sepekan, BBCA hingga BREN Tercatat Jadi Penopang Utama Penguatan Indeks

Kenaikan signifikan IHSG selama sepekan terakhir didorong oleh saham-saham unggulan, dengan BBCA menjadi kontributor terbesar terhadap penguatan indeks dan diikuti sejumlah emiten perbankan serta grup konglomerasi.

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo ilustrasi

Photo ilustrasi

Okepost.id, Jakarta – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan terakhir telah ditutup dengan penguatan signifikan sebesar 7,38 persen. Kinerja positif tersebut ditopang oleh sejumlah saham berkapitalisasi besar yang tercatat memberikan kontribusi terbesar terhadap kenaikan indeks.

Berdasarkan data perdagangan pekanan, kontribusi paling besar terhadap penguatan IHSG telah diberikan oleh saham BBCA. Emiten perbankan tersebut tercatat menyumbang 79,63 poin terhadap kenaikan indeks setelah harga sahamnya mengalami lonjakan sebesar 16,75 persen sepanjang pekan.

Nilai market cap free float (MCFF) BBCA juga tercatat mencapai Rp274,6 triliun, sehingga pergerakan saham tersebut menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pemulihan pasar saham nasional.

Posisi berikutnya telah ditempati oleh saham BMRI yang berkontribusi sebesar 28,17 poin terhadap IHSG. Penguatan harga saham sebesar 9,38 persen telah dibukukan oleh emiten bank pelat merah tersebut dengan nilai MCFF mencapai Rp146,5 triliun.

Baca Juga :  IHSG Diproyeksi Uji Level 6.484, PTBA dan BBRI Menguat Saat Indeks Bisnis-27 Melemah

Kontribusi besar juga telah diberikan oleh saham SMMA yang berada di urutan ketiga. Sebanyak 24,26 poin terhadap penguatan indeks telah disumbangkan setelah saham perusahaan tersebut menguat 17,5 persen selama sepekan. Nilai MCFF SMMA tercatat sebesar Rp72,67 triliun.

Sementara itu, penguatan signifikan juga telah ditorehkan oleh saham DSSA dan BREN. Saham DSSA tercatat melonjak 35,25 persen dan memberikan kontribusi sebesar 18,96 poin terhadap IHSG. Di sisi lain, saham BREN telah menguat 13,65 persen dengan sumbangan 18,08 poin terhadap indeks.

Dukungan terhadap laju IHSG juga telah diberikan oleh saham BBRI. Kenaikan harga saham sebesar 4,01 persen telah menghasilkan kontribusi 17,25 poin terhadap penguatan indeks. Adapun saham BRPT turut masuk dalam daftar kontributor utama setelah mencatat kenaikan 14,86 persen dan menyumbang 12,38 poin.

Baca Juga :  FTSE Russell Keluarkan DSSA hingga HILL dari Indeks Global Juni 2026, Ini Dampaknya ke IHSG

Tidak hanya itu, saham BBNI juga tercatat memberikan tambahan 11,33 poin terhadap IHSG setelah harga sahamnya naik 10,9 persen selama periode yang sama.

Dalam jajaran top leaders pekanan, saham TPIA turut diperhitungkan setelah kenaikan harga sebesar 41,76 persen berhasil dibukukan. Kontribusi sebesar 11,27 poin terhadap IHSG telah diberikan oleh emiten petrokimia tersebut.

Sementara itu, saham MORA melengkapi daftar penggerak utama indeks dengan kontribusi sebesar 11,21 poin. Penguatan harga saham sebesar 10,96 persen telah dicatatkan oleh perusahaan tersebut selama sepekan perdagangan.

Dengan dukungan dari sejumlah saham unggulan tersebut, penguatan IHSG berhasil dipertahankan hingga akhir pekan. Sentimen positif yang berkembang di pasar telah mendorong optimisme investor terhadap prospek pergerakan pasar saham Indonesia dalam jangka pendek.(Pro)

Berita Terkait

IHSG Menguat ke 6.198 Meski MSCI Turunkan Penilaian Transparansi Pasar Indonesia
IHSG Berpotensi Bergerak Volatil, Pasar Tunggu Putusan MSCI yang Bisa Tentukan Arah Bursa
IHSG Ditutup Melemah 0,55 Persen, Saham TPIA, BREN dan DSSA Pimpin Penurunan
IHSG Melonjak 4 Persen, Rupiah Menguat dan Investor Lokal Borong Saham Unggulan
Perdamaian AS-Iran Picu Optimisme Pasar, IHSG dan Saham Konglomerat Berpotensi Menguat
Top Broker BEI Pekan Ini Dipimpin UBS Sekuritas, Transaksi Saham Capai Puluhan Triliun Rupiah
IPO SpaceX, OpenAI, dan Anthropic Ancam Likuiditas Kripto, Investor Berpotensi Alihkan Dana ke Saham AS
IHSG Melonjak 1,25 Persen di Awal Perdagangan 12 Juni 2026, BBCA hingga DSSA Pimpin Penguatan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:02 WIB

IHSG Menguat ke 6.198 Meski MSCI Turunkan Penilaian Transparansi Pasar Indonesia

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:09 WIB

IHSG Berpotensi Bergerak Volatil, Pasar Tunggu Putusan MSCI yang Bisa Tentukan Arah Bursa

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:43 WIB

IHSG Ditutup Melemah 0,55 Persen, Saham TPIA, BREN dan DSSA Pimpin Penurunan

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:58 WIB

IHSG Melonjak 4 Persen, Rupiah Menguat dan Investor Lokal Borong Saham Unggulan

Senin, 15 Juni 2026 - 11:15 WIB

Perdamaian AS-Iran Picu Optimisme Pasar, IHSG dan Saham Konglomerat Berpotensi Menguat

Berita Terbaru

Artikel

Tips Masak Ayam Kecap Pedas Manis, Bumbu Meresap Sempurna

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:28 WIB