IHSG Melonjak 1,25 Persen di Awal Perdagangan 12 Juni 2026, BBCA hingga DSSA Pimpin Penguatan

Sentimen positif dari meredanya ketegangan geopolitik Timur Tengah mendorong IHSG menguat. Saham-saham berkapitalisasi besar seperti BBCA, DSSA, TPIA, dan AMMN menjadi motor penggerak indeks.

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Okepost.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Jumat (12/6/2026) di zona hijau dengan kenaikan signifikan. Penguatan saham-saham berkapitalisasi besar atau big caps menjadi pendorong utama laju indeks pada awal sesi perdagangan.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan IHSG naik 73,31 poin atau 1,25 persen ke level 5.959,34 hingga pukul 09.01 WIB. Sepanjang awal perdagangan, indeks bergerak pada rentang 5.952,85 hingga 5.966,32.

Performa pasar saham Indonesia juga ditopang oleh dominasi saham yang menguat. Sebanyak 348 saham tercatat naik, sementara 84 saham melemah dan 194 saham bergerak stagnan. Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia mencapai Rp10.432,52 triliun.

Sejumlah saham unggulan mencatat kenaikan cukup tinggi. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) memimpin penguatan dengan lonjakan 5,48 persen ke level Rp770 per saham. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menguat 3,92 persen menjadi Rp1.855, sedangkan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) naik 3,27 persen ke posisi Rp3.160.

Baca Juga :  IHSG Berpotensi Lanjut Melemah ke Level 5.395, Ini Rekomendasi Saham Pilihan MNC Sekuritas

Selain itu, saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menguat 2,39 persen. Sementara itu, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 2,15 persen dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) bertambah 1,73 persen.

Penguatan IHSG terjadi setelah pasar merespons positif meredanya tensi geopolitik di Timur Tengah. Kondisi tersebut mendorong reli bursa saham global, termasuk Wall Street, yang kemudian memberikan sentimen positif bagi pasar modal Indonesia.

Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Karina Rusfidyawati, menjelaskan bahwa pada perdagangan sebelumnya IHSG ditutup melemah 0,28 persen ke level 5.886,03. Penurunan itu disertai aksi jual bersih investor asing yang mencapai sekitar Rp252,65 miliar.

Baca Juga :  BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi

Menurut Karina, sejumlah saham besar seperti BBRI, DSSA, ASII, AMMN, dan CUAN menjadi sasaran utama aksi jual investor asing. Meski demikian, peluang rebound jangka pendek masih terbuka lebar karena didukung penguatan pasar saham global.

“IHSG hari ini berpotensi mengalami short-term technical rebound ke rentang level 5.900 hingga 5.950,” tulis Karina dalam risetnya.

BNI Sekuritas memperkirakan area support IHSG berada pada kisaran 5.780 hingga 5.840. Sementara itu, level resistance diperkirakan berada pada rentang 5.900 hingga 6.000.

Pelaku pasar kini mencermati potensi keberlanjutan penguatan indeks menjelang penutupan pekan, terutama setelah sentimen eksternal kembali mendukung pergerakan aset berisiko di berbagai bursa dunia.(Pro)

Berita Terkait

BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi
Trading Saham Indonesia Kini Bisa Lewat Web Pluang, Ada Market Order
Saham Teknologi Kuasai Daftar Jawara S&P 500, Moderna hingga Bloom Energy Melaju
IHSG Sesi I Turun 0,32%, Saham BSWD dan BLTZ Melonjak 25%
Short Selling Resmi Dibuka Lagi Hari Ini, 5 Saham Masuk Daftar Perdana
Daftar Saham Margin dan Short Selling Oktober 2026: Ada ASII, BBCA hingga BUMI
IHSG Ditutup Melemah, Saham GOTO Anjlok 13,95% ke Rp37
Ondo Perps Buka Trading Saham dan ETF Tokenisasi 24 Jam, Aset Bisa Jadi Jaminan Perpetual
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:23 WIB

BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Trading Saham Indonesia Kini Bisa Lewat Web Pluang, Ada Market Order

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Saham Teknologi Kuasai Daftar Jawara S&P 500, Moderna hingga Bloom Energy Melaju

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:28 WIB

IHSG Sesi I Turun 0,32%, Saham BSWD dan BLTZ Melonjak 25%

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Short Selling Resmi Dibuka Lagi Hari Ini, 5 Saham Masuk Daftar Perdana

Berita Terbaru

Poto ilustrasi

INVESTASI

BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi

Minggu, 4 Okt 2026 - 17:23 WIB