Rupiah Kembali Tak Bertenaga ke Rp17.738 per Dolar AS Pagi Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.738 per dolar AS pada perdagangan Rabu (17/6) pagi. Mata uang Garuda melemah 13 poin atau 0,07 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, mata uang Asia bergerak variatif terhadap dolar AS. Sejumlah mata uang terpantau menguat, yakni peso Filipina sebesar 0,03 persen, dolar Singapura 0,02 persen, yen Jepang 0,05 persen, dan dolar Hong Kong 0,02 persen.

Sebaliknya, won Korea Selatan melemah 0,32 persen dan ringgit Malaysia terdepresiasi 0,01 persen. Sementara yuan China bergerak stabil.

Baca Juga :  Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.775

Pergerakan serupa juga terjadi pada mata uang utama negara maju. Euro Eropa menguat 0,05 persen, poundsterling Inggris naik 0,01 persen, dolar Australia menguat 0,01 persen, serta franc Swiss terapresiasi 0,09 persen.

Di sisi lain, dolar Kanada melemah 0,01 persen terhadap dolar AS. Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah berpotensi bergerak terbatas pada perdagangan hari ini seiring sikap hati-hati pelaku pasar yang masih menunggu perkembangan sejumlah sentimen global.

Baca Juga :  6 Khutbah Jumat Menyambut Bulan Ramadhan 2026, Tema Aktual dan Mudah Dipahami

Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi terhadap dolar AS dengan potensi melemah atau menguat terbatas. Investor cenderung wait and see menantikan kepastian kesepakatan damai AS-Iran secara resmi serta mengantisipasi hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) malam ini,” ujar Lukman Rabu (17/6).

Ia memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp17.700 per dolar AS hingga Rp17.800 per dolar AS pada perdagangan hari ini (17/6). (*)

Berita Terkait

Rupiah Menguat ke Rp17.935 per Dolar AS Hari Ini, Ditopang Harapan Damai Timur Tengah dan Sinyal BI
Grafik Harga Emas Antam Batangan (11 Juni 2026), Hari Ini Naik atau Turun?
Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp18.100 per Dolar AS, Sentimen Timur Tengah dan BI Jadi Sorotan
Rupiah Diproyeksi Tembus Rp18.350 per Dolar AS, Sentimen Global dan Krisis Kepercayaan Pasar Jadi Pemicu
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp18.250 per Dolar AS, Konflik AS-Iran dan Ancaman PHK Jadi Sorotan
Gaji Ke-13 ASN dan Pensiunan Belum Cair? Ini Penyebabnya dan Langkah yang Harus Dilakukan
Harga Emas Pegadaian Galeri 24, Antam & UBS Hari Ini, Cek Buybacknya
Dolar AS Sentuh Rp18.000, Ini Faktor yang Menekan Rupiah
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:47 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.935 per Dolar AS Hari Ini, Ditopang Harapan Damai Timur Tengah dan Sinyal BI

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:01 WIB

Grafik Harga Emas Antam Batangan (11 Juni 2026), Hari Ini Naik atau Turun?

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:10 WIB

Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp18.100 per Dolar AS, Sentimen Timur Tengah dan BI Jadi Sorotan

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:19 WIB

Rupiah Diproyeksi Tembus Rp18.350 per Dolar AS, Sentimen Global dan Krisis Kepercayaan Pasar Jadi Pemicu

Senin, 8 Juni 2026 - 09:08 WIB

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp18.250 per Dolar AS, Konflik AS-Iran dan Ancaman PHK Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Teknologi

Realme NFC 2 Jutaan Terbaru, Pilihan Memori Hingga 256GB

Rabu, 17 Jun 2026 - 20:44 WIB

Otomotif

Spesifikasi dan Harga Arcfox Beta T1, Penantang BYD

Rabu, 17 Jun 2026 - 11:34 WIB