IHSG Diprediksi Lanjut Melemah, MNC Sekuritas Rekomendasikan 4 Saham Potensial Hari Ini

IHSG Masih Dibayangi Tekanan Jual, Waspadai Penurunan ke Area 5.400

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Okepost.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih menghadapi tekanan pada perdagangan Jumat, 5 Juni 2026.

Setelah ditutup anjlok 1,70% pada sesi sebelumnya, sejumlah analis menilai tren pelemahan pasar saham Indonesia masih belum berakhir.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG pada Kamis (4/6/2026) berakhir di level 5.839,78 atau turun 101,28 poin. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 623 saham terkoreksi, hanya 106 saham yang menguat, sementara 85 saham lainnya stagnan.

Meski pasar tertekan, kapitalisasi pasar Bursa masih tercatat sebesar Rp10.284,95 triliun.

Di kelompok saham berkapitalisasi besar (big caps), penguatan masih dibukukan oleh saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang naik 5,74% menjadi Rp3.500 per saham. Sementara itu, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menguat 1,75% ke level Rp2.900.

Sebaliknya, tekanan jual cukup besar terjadi pada saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang merosot 14,86% menjadi Rp1.375. Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) turun 4,80% ke Rp6.450, sedangkan PT Astra International Tbk (ASII) melemah 4,34% menjadi Rp4.630.

Saham perbankan juga ikut terkoreksi. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) turun 4,20%, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melemah 3,10%, dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) terkoreksi 3,85%.

Baca Juga :  IHSG Berpotensi Lanjut Melemah, Analis Rekomendasikan ANTM hingga TLKM

MNC Sekuritas Prediksi IHSG Berpotensi Turun ke Area 5.395

Tim Riset MNC Sekuritas menilai pergerakan IHSG saat ini masih didominasi tekanan jual. Berdasarkan analisis teknikal Elliott Wave, indeks diperkirakan sedang berada dalam fase penurunan lanjutan.

Analis MNC Sekuritas menyebutkan bahwa IHSG masih berisiko melanjutkan tren turun menuju area 5.395 hingga 5.412. Area tersebut dinilai penting karena berpotensi menutup gap yang terbentuk sekaligus mendekati garis rata-rata bergerak jangka panjang (MA200) bulanan.

Meski demikian, dalam jangka pendek IHSG masih memiliki peluang melakukan penguatan terbatas menuju rentang 5.852 hingga 5.881.

Adapun level teknikal yang perlu diperhatikan investor antara lain:

Support: 5.735 dan 5.381

Resistance: 6.215 dan 6.588

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Hari Ini

Di tengah volatilitas pasar, MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang layak dicermati investor.

1. ADMR – Buy on Weakness

Saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) menguat 5,7% ke level Rp1.380 dengan dukungan volume pembelian yang meningkat.

Rekomendasi: Buy on Weakness
Area Beli: Rp1.120 – Rp1.230
Target Harga: Rp1.575 dan Rp1.720
Stop Loss: Di bawah Rp1.065

Baca Juga :  Apakah IHSG Bakal Lanjut Melaju?

2. MAPI – Trading Buy

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) naik tipis 0,33% ke Rp1.500. Meskipun masih bergerak sideways, volume transaksi menunjukkan peningkatan minat beli.

Rekomendasi: Trading Buy
Area Beli: Rp1.485 – Rp1.495
Target Harga: Rp1.515 dan Rp1.540
Stop Loss: Di bawah Rp1.470

3. MDKA – Buy on Weakness

Saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melonjak 7,33% ke level Rp2.490 dengan volume pembelian yang relatif tinggi.

Rekomendasi: Buy on Weakness
Area Beli: Rp1.940 – Rp2.170
Target Harga: Rp2.710 dan Rp2.950
Stop Loss: Di bawah Rp1.835

4. RAJA – Buy on Weakness

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) terkoreksi 2,42% menjadi Rp3.230. Namun secara teknikal saham ini masih dinilai memiliki peluang kenaikan.

Rekomendasi: Buy on Weakness
Area Beli: Rp2.440 – Rp2.880
Target Harga: Rp3.860 dan Rp4.750
Stop Loss: Di bawah Rp2.310

Prospek Pasar Hari Ini

Pelaku pasar disarankan tetap berhati-hati karena tren utama IHSG masih menunjukkan tekanan bearish. Investor jangka pendek dapat memanfaatkan momentum teknikal pada saham-saham pilihan dengan menerapkan manajemen risiko yang ketat, terutama di tengah meningkatnya volatilitas pasar global dan domestik. (Pro)

Berita Terkait

KIJA Keluar dari Indeks IDX Sharia Growth, Jababeka Pastikan Fundamental Perusahaan Tetap Kuat
IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Melemah, Simak Rekomendasi Saham BMRI, BUMI hingga MEDC
IHSG Dibuka Merosot ke 5.878, Saham BMRI, BYAN hingga AMMN Kompak Terkoreksi
IHSG Diprediksi Uji Level 6.484 Hari Ini, Saham BREN hingga BBCA Jadi Penggerak Utama
IHSG Diproyeksi Uji Level 6.484, PTBA dan BBRI Menguat Saat Indeks Bisnis-27 Melemah
FTSE Russell Tambah 4 Saham Indonesia Keluar dari Indeks Global Juni 2026
Saham TCPI Masuk Daftar HSC BEI, FTSE Russell Siap Keluarkan Emiten Berkonsentrasi Tinggi dari Indeks
The Fed Diperkirakan Tahan Suku Bunga Tinggi Lebih Lama, Pasar Saham dan Kripto Hadapi Tekanan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:57 WIB

IHSG Diprediksi Lanjut Melemah, MNC Sekuritas Rekomendasikan 4 Saham Potensial Hari Ini

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:45 WIB

KIJA Keluar dari Indeks IDX Sharia Growth, Jababeka Pastikan Fundamental Perusahaan Tetap Kuat

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:57 WIB

IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Melemah, Simak Rekomendasi Saham BMRI, BUMI hingga MEDC

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:39 WIB

IHSG Dibuka Merosot ke 5.878, Saham BMRI, BYAN hingga AMMN Kompak Terkoreksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:09 WIB

IHSG Diprediksi Uji Level 6.484 Hari Ini, Saham BREN hingga BBCA Jadi Penggerak Utama

Berita Terbaru

Artikel

Buah yang Bagus untuk Otak Anak: Bikin Makin Pintar !

Jumat, 5 Jun 2026 - 09:57 WIB