IJTI Gelar “Ngaji Jurnalistik”, Bahas Etika dan Nurani di Era AI

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto : Ngaji Jurnalisme Positif dan Buka Puasa Bersama Pengurus Pusat IJTI

Poto : Ngaji Jurnalisme Positif dan Buka Puasa Bersama Pengurus Pusat IJTI

Okepost.id, JAKARTA – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) menggelar kegiatan Ngaji Jurnalistik bertema “Menjaga Etika, Kebenaran dan Nurani di Era AI” di Hall Dewan Pers, Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bagi jurnalis televisi menghadapi pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan.

Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menegaskan bahwa di tengah disrupsi teknologi, pers harus tetap bertahan dengan menjaga etika jurnalistik.

Baca Juga :  Daftar 25 Kode Redeem FC Mobile 18 Januari 2026: Klaim Pemain TOTY & Gems Gratis

“Di tengah disrupsi, pers harus survive. Itu hukum alam. Yang harus tetap dijaga adalah etika, karena etika berkaitan dengan hati dan rasa,” ujarnya.

Diskusi dalam kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Dahlan Dahi, Yunes Herawati, Heru Tjatur, dan Sekretaris Jenderal IJTI Usmar Almarwan.

Usmar mengatakan, di tengah derasnya arus informasi yang dihasilkan algoritma AI, peran manusia sebagai penjaga etika dan moral menjadi semakin penting.

Baca Juga :  Klasemen SEA Games 2025 Usai Filipina Unggul

“Teknologi hanyalah alat. Ia bisa mempercepat kerja, tetapi tidak memiliki nurani. Jurnalisme adalah profesi yang berbasis nurani dan kebenaran,” katanya.

Selain diskusi, IJTI juga memberikan santunan kepada 20 anak yatim dari As Suhaimi nyah, Kebon Sirih, Jakarta. Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan mengatakan kegiatan Ramadan ini menjadi momentum untuk berbagi sekaligus mempererat silaturahmi. **

Berita Terkait

21 Ribu PPPK Paruh Waktu Waswas, Rekrutmen Honorer Baru di Jatim Disorot
Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik 15%, Pemerintah Didorong Pangkas PPN
BI: Cadangan Devisa USD146,2 Miliar Sangat Kuat, Lampaui Standar Kecukupan IMF
Minyakita Langka di Jakarta, Pedagang Ngeluh Stok Sudah Lama Kosong
Aliansi Honorer Non Database BKN Sambut Positif Komitmen Panja RUU ASN Bahas Aspirasi ke MenPANRB
PPPK dan PPPK Paruh Waktu Diminta Tak Panik, BKN Pastikan Tidak Dialihkan Jadi Non-ASN
Pemerintah Susun Rencana Induk Pascabencana Sumatera, Ini Prioritasnya
Rekrutmen Guru ASN Tak Bisa Sekaligus, MenPAN-RB Buka Fakta Mengejutkan
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:54 WIB

21 Ribu PPPK Paruh Waktu Waswas, Rekrutmen Honorer Baru di Jatim Disorot

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:52 WIB

Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik 15%, Pemerintah Didorong Pangkas PPN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:48 WIB

BI: Cadangan Devisa USD146,2 Miliar Sangat Kuat, Lampaui Standar Kecukupan IMF

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:41 WIB

Minyakita Langka di Jakarta, Pedagang Ngeluh Stok Sudah Lama Kosong

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:23 WIB

Aliansi Honorer Non Database BKN Sambut Positif Komitmen Panja RUU ASN Bahas Aspirasi ke MenPANRB

Berita Terbaru

Teknologi

Motorola Rilis HP Murah Moto G37 Power, Baterai Tahan 3 Hari

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:35 WIB

Otomotif

Kawasaki W175 Street ABS Tahun 2026: Sekarang Dijual Segini

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:29 WIB

Teknologi

HP Tipis Motorola Signature Resmi di Indonesia, Ini Harganya

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:39 WIB