Ketua PB PGRI Soroti Kubu Guru ASN, PPPK, dan Honorer: Jangan Sampai Terpecah

PGRI menilai perbedaan status guru jangan memicu perpecahan di lingkungan pendidikan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PB PGRI Soroti Kubu Guru ASN, PPPK, dan Honorer: Jangan Sampai Terpecah

Ketua PB PGRI Soroti Kubu Guru ASN, PPPK, dan Honorer: Jangan Sampai Terpecah

Okepost.id, Jakarta – Ketua Umum PB PGRI Teguh Sumarno meminta seluruh guru menghentikan perpecahan yang muncul akibat perbedaan status kepegawaian. Ia menegaskan guru ASN, PPPK, dan guru paruh waktu harus tetap bersatu dalam memperjuangkan profesi.

Teguh menyampaikan hal itu saat memberikan sambutan dalam Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) PGRI 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 19–20 Juni 2026.

Menurutnya, pengelompokan guru berdasarkan status pekerjaan berpotensi memicu konflik yang berkepanjangan. Karena itu, pengurus PGRI di tingkat pusat maupun daerah perlu bergerak cepat agar persoalan tersebut tidak semakin melebar.

Baca Juga :  Banyak Dosen Digaji di Bawah Rp3 Juta, SPK Soroti Kesejahteraan di Hardiknas 2026

Ia juga menilai ada pihak-pihak tertentu yang berupaya memecah persatuan guru. Karena itu, PGRI harus mengambil langkah antisipasi agar organisasi tetap menjadi wadah yang menyatukan seluruh tenaga pendidik.

Selain menjaga persatuan, Teguh meminta pengurus daerah aktif menyerap aspirasi guru. Ia menilai banyak guru kini enggan menyampaikan keluhan secara langsung kepada birokrasi sehingga PGRI perlu menjadi jembatan penyampai aspirasi.

Baca Juga :  Persib Rekrut Dion Markx untuk Proyek Jangka Panjang

Teguh juga menyoroti persoalan kesejahteraan guru, terutama bagi tenaga pendidik di daerah terpencil. Menurutnya, masih ada guru yang menghadapi keterbatasan perhatian serta persoalan pembayaran honor yang belum berjalan optimal.

Melalui Konkernas PGRI 2026, ia berharap organisasi dapat memperkuat visi perjuangan dalam meningkatkan martabat profesi sekaligus memperjuangkan kehidupan guru yang lebih baik.(Pro)

Berita Terkait

Gaji PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Berpotensi Naik, Pemkab Siapkan Anggaran Rp13 Miliar
Putusan MK: Kewajiban Suami Cari Nafkah, Istri Urus Rumah dalam UU Perkawinan Bukan Diskriminasi
145 Ribu ASN Jadi Target Pelatihan AI, BKN: Aparatur Harus Siap Hadapi Era Digital
Gaji PPPK dan PPPK Paruh Waktu Masuk APBN? Honorer Minta Pemerintah Segera Bertindak
Gaji PPPK Dibiayai APBN Masih Dikawal, Honorer Tendik Belum Ingin Berpesta
PPPK Paruh Waktu Diusulkan Jadi Penuh Waktu, Gaji Berpotensi Ditanggung APBN
Pemkab Temanggung Pastikan Gaji PPPK dan PPPK Paruh Waktu Aman, Anggarkan Rp11,8 Miliar per Bulan
Mendag Pastikan Harga Minyakita Belum Naik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:43 WIB

Ketua PB PGRI Soroti Kubu Guru ASN, PPPK, dan Honorer: Jangan Sampai Terpecah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:24 WIB

Gaji PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Berpotensi Naik, Pemkab Siapkan Anggaran Rp13 Miliar

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:17 WIB

Putusan MK: Kewajiban Suami Cari Nafkah, Istri Urus Rumah dalam UU Perkawinan Bukan Diskriminasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:32 WIB

145 Ribu ASN Jadi Target Pelatihan AI, BKN: Aparatur Harus Siap Hadapi Era Digital

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:47 WIB

Gaji PPPK dan PPPK Paruh Waktu Masuk APBN? Honorer Minta Pemerintah Segera Bertindak

Berita Terbaru

Otomotif

Harga Terbaru Hyundai Tucson Hybrid Tahun 2026, Harganya Segini

Minggu, 21 Jun 2026 - 12:47 WIB