145 Ribu ASN Jadi Target Pelatihan AI, BKN: Aparatur Harus Siap Hadapi Era Digital

Program ini mendorong aparatur lebih adaptif, inovatif, dan siap menghadapi perubahan di era teknologi.

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Okepost.id, Jakarta – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menargetkan sebanyak 145 ribu aparatur sipil negara (ASN) mengikuti pelatihan kecerdasan buatan (AI) dan penguatan kapasitas kepemimpinan digital. Program ini menjadi bagian dari kolaborasi BKN bersama .

Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menegaskan perkembangan AI telah mengubah cara kerja pemerintahan. Menurutnya, transformasi birokrasi di era digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus segera dijawab oleh seluruh ASN.

ASN Dituntut Kuasai AI dan Adaptif terhadap Perubahan

BKN menilai kemampuan ASN saat ini tidak cukup hanya mengandalkan pemahaman regulasi dan administrasi. Aparatur juga perlu memperkuat literasi data, memahami AI, berpikir kritis, serta mampu menyelesaikan persoalan yang lebih kompleks.

Baca Juga :  Pengangkatan PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu Resmi Dimulai 2026, Ini Mekanismenya

Zudan mengatakan ASN masa depan harus memiliki karakter lincah, siap menghadapi teknologi, dan cepat beradaptasi dengan perubahan.

“ASN perlu bertransformasi dari pelaksana tugas administratif menjadi aparatur yang memiliki kemampuan analitis, strategis, dan mampu menghasilkan solusi untuk berbagai persoalan publik,” ujarnya.

BKN Sudah Terapkan AI dalam Layanan Kepegawaian

BKN juga mulai mengembangkan sejumlah inovasi berbasis AI untuk mendukung modernisasi manajemen ASN. Beberapa di antaranya meliputi chatbot Melinda, sistem AI Proctoring pada CAT, klasifikasi dokumen otomatis, hingga proses verifikasi dan validasi digital.

Baca Juga :  Al Haris Perjuangkan PPPK, Usulkan Penundaan Aturan Belanja Pegawai 30 Persen APBD

Program pelatihan yang berlangsung sejak Mei hingga Juli 2026 itu mendapat respons positif dari peserta. Hingga saat ini, sebanyak 12.551 ASN telah mengikuti pelatihan tersebut.

Pelatihan terdiri dari enam angkatan AI for Public Impact dan satu angkatan AI Policy Lab for Leaders. Materinya mencakup pengenalan AI, penyusunan kebijakan, pengolahan data, peningkatan produktivitas, hingga inovasi pelayanan publik.

BKN berharap penguatan kompetensi digital dapat mendorong lahirnya birokrasi modern yang lebih efektif, responsif, dan mampu meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.(Pro)

Berita Terkait

Gaji PPPK dan PPPK Paruh Waktu Masuk APBN? Honorer Minta Pemerintah Segera Bertindak
Gaji PPPK Dibiayai APBN Masih Dikawal, Honorer Tendik Belum Ingin Berpesta
PPPK Paruh Waktu Diusulkan Jadi Penuh Waktu, Gaji Berpotensi Ditanggung APBN
Pemkab Temanggung Pastikan Gaji PPPK dan PPPK Paruh Waktu Aman, Anggarkan Rp11,8 Miliar per Bulan
Mendag Pastikan Harga Minyakita Belum Naik
Lowongan BPJS Kesehatan 2026 Dibuka untuk Semua Jurusan, Simak Syarat, Dokumen, dan Lokasi Penempatannya
Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan Segera Berlaku? Presiden Prabowo Tinggal Teken Aturan
Al Haris Perjuangkan PPPK, Usulkan Penundaan Aturan Belanja Pegawai 30 Persen APBD
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:32 WIB

145 Ribu ASN Jadi Target Pelatihan AI, BKN: Aparatur Harus Siap Hadapi Era Digital

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:47 WIB

Gaji PPPK dan PPPK Paruh Waktu Masuk APBN? Honorer Minta Pemerintah Segera Bertindak

Senin, 15 Juni 2026 - 07:59 WIB

Gaji PPPK Dibiayai APBN Masih Dikawal, Honorer Tendik Belum Ingin Berpesta

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:53 WIB

PPPK Paruh Waktu Diusulkan Jadi Penuh Waktu, Gaji Berpotensi Ditanggung APBN

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:32 WIB

Pemkab Temanggung Pastikan Gaji PPPK dan PPPK Paruh Waktu Aman, Anggarkan Rp11,8 Miliar per Bulan

Berita Terbaru

Artikel

Tips Masak Ayam Kecap Pedas Manis, Bumbu Meresap Sempurna

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:28 WIB