Okepost.id, Jakarta – Destinasi komersial pertama di kawasan terpadu Asthara Skyfront City resmi diperkenalkan melalui peluncuran The Floritz Gallery. Kehadiran area komersial tersebut diposisikan sebagai gerbang utama sekaligus wajah dari Super Cluster The Floritz yang saat ini tengah dikembangkan.
Lokasinya yang berada di boulevard utama kawasan menjadikan The Floritz Gallery dirancang sebagai pusat aktivitas bisnis, gaya hidup, dan komunitas yang terintegrasi dalam satu ekosistem modern. Melalui konsep tersebut, pertumbuhan aktivitas ekonomi dan interaksi sosial di kawasan Asthara Skyfront City diharapkan dapat semakin diperkuat.
Peluncuran The Floritz Gallery disebut sebagai bagian dari strategi pengembangan kawasan untuk memenuhi kebutuhan penghuni sekaligus membuka peluang investasi yang berkelanjutan.
CEO Asthara Skyfront City, Supardi Ang, menyampaikan bahwa kawasan komersial tersebut tidak hanya dipersiapkan sebagai ruang usaha, tetapi juga sebagai destinasi yang mampu mendorong tumbuhnya aktivitas bisnis dan gaya hidup modern.
Menurutnya, kebutuhan terhadap ruang komersial yang fleksibel diperkirakan akan terus meningkat seiring bertambahnya jumlah penghuni dan berkembangnya komunitas di dalam kawasan.
“The Floritz Gallery dirancang sebagai destinasi yang mampu menjadi pusat interaksi bisnis dan gaya hidup. Seiring berkembangnya komunitas di Asthara Skyfront City, kebutuhan terhadap ruang usaha modern diyakini akan terus meningkat dan menjadi bagian penting dari pertumbuhan kawasan,” ujar Supardi Ang.
Didukung Pasar Potensial dari Ribuan Penghuni
Saat ini, Super Cluster The Floritz sedang dikembangkan melalui empat klaster hunian dengan total lebih dari 1.000 unit rumah. Dengan posisi strategis di area depan kawasan, The Floritz Gallery diproyeksikan memperoleh dukungan pasar yang berasal dari penghuni maupun pengunjung kawasan.
Potensi pertumbuhan bisnis juga dinilai semakin besar karena kawasan tersebut berada di sekitar Gateway Zone Asthara Skyfront City yang akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung.
Sejumlah fasilitas seperti area komersial, hotel, pusat kesehatan, kawasan perkantoran, hingga fasilitas publik direncanakan untuk memperkuat daya tarik kawasan sekaligus meningkatkan nilai investasi dalam jangka panjang.
Konsep Ramah Pejalan Kaki dan Ruang Interaksi Sosial
Dalam pengembangannya, konsep pedestrian-friendly turut diusung melalui penyediaan pedestrian plaza selebar sekitar delapan meter.
Area tersebut akan dilengkapi ruang terbuka hijau, jalur kendaraan berkecepatan rendah, area parkir, serta jalur sepeda yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Melalui konsep tersebut, ruang interaksi sosial yang lebih terbuka diharapkan dapat tercipta sekaligus memberikan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan komersial tersebut.
Hadir dengan Dua Tipe Unit dan Desain Fleksibel
Pada tahap awal pengembangan, sebanyak 40 unit The Floritz Gallery telah disiapkan dengan dua pilihan tipe, yakni Gallery Prime dan Gallery Signature.
Luas bangunan yang ditawarkan berkisar antara 162 meter persegi hingga 265 meter persegi. Fleksibilitas desain yang diterapkan memungkinkan unit digunakan untuk berbagai jenis usaha seperti restoran, kafe, toko ritel, klinik kesehatan, pusat kecantikan dan kebugaran, kantor profesional, hingga berbagai layanan jasa lainnya.
Dari sisi desain bangunan, konsep arsitektur kontemporer diusung melalui penerapan double ceiling volume dan triple-key yang memberikan keleluasaan dalam pengembangan ruang usaha.
Empat Anchor Tenant Disiapkan untuk Menghidupkan Kawasan
Sebagai upaya memperkuat aktivitas ekonomi, dukungan dari empat anchor tenant juga telah dipersiapkan untuk menjadi penggerak utama kunjungan dan aktivitas komersial di kawasan tersebut.
Keberadaan tenant utama tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem bisnis yang lebih dinamis sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan bagi investor dan pelaku usaha.
Melalui pengembangan The Floritz Gallery, ekosistem komersial baru di Asthara Skyfront City mulai dibangun untuk mendukung pertumbuhan kawasan secara berkelanjutan. Dengan perpaduan fungsi bisnis, komunitas, dan gaya hidup modern, kawasan ini diproyeksikan menjadi salah satu pusat aktivitas baru yang memiliki prospek investasi menjanjikan di masa mendatang.(Pro)









