Rupiah Melemah di Tengah Sentimen Global dan Sikap Hati-hati Pasar

Keuangan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Okepost.id, Jakarta – Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (22/5/2026). Pelaku pasar memilih bersikap hati-hati atau wait and see sambil menantikan rilis data ekonomi penting dari dalam negeri maupun perkembangan global.

Data Doo Financial Futures mencatat rupiah dibuka melemah 0,18% ke posisi Rp17.698 per dolar AS. Tekanan terhadap rupiah juga terjadi seiring pelemahan mayoritas mata uang Asia di hadapan dolar AS.

Di kawasan regional, yen Jepang turun 0,10%, dolar Singapura melemah 0,16%, dan won Korea terkoreksi 0,26%. Dolar Hong Kong juga melemah tipis 0,02%. Sementara itu, ringgit Malaysia turun 0,03% dan baht Thailand melemah 0,28%.

Baca Juga :  Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah, Sentuh Rp17.750 per Dolar AS

Berbeda dengan tren tersebut, beberapa mata uang Asia justru mencatat penguatan. Yuan China naik 0,02%, peso Filipina menguat 0,01%, dan dolar Taiwan terapresiasi 0,14% terhadap dolar AS.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menyebut pergerakan rupiah masih terbatas karena pasar menunggu kepastian data ekonomi domestik dan arah kebijakan global.

Investor saat ini menyoroti rilis neraca transaksi berjalan Indonesia kuartal I/2026 yang dinilai menjadi indikator penting ketahanan eksternal ekonomi nasional. Hasil data tersebut berpotensi menjadi katalis utama arah rupiah dalam jangka pendek.

Baca Juga :  Rupiah Masih Tertekan, Kurs Dolar AS Diprediksi Tetap Tinggi hingga Akhir 2026

Selain faktor domestik, pasar juga mencermati ketegangan geopolitik di Timur Tengah, termasuk respons Iran terhadap proposal terbaru dari Amerika Serikat yang masih belum pasti.

Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak dalam rentang Rp17.600 hingga Rp17.750 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

“Pelaku pasar masih berhati-hati karena ketidakpastian global cukup tinggi. Namun data ekonomi domestik yang positif bisa menjadi penopang rupiah,” ujarnya.(Pro)

Berita Terkait

Harga Emas Berpotensi Melonjak ke Rp2,9 Juta per Gram, Dipicu Konflik Global dan Arah Baru The Fed
Harga Emas Antam Tiba-Tiba Turun di Pegadaian 23 Mei 2026, Ini Angka Terbarunya Bikin Kaget!
Harga Emas Antam di Pegadaian Turun Hari Ini, Cek Rincian Lengkap Kamis 21 Mei 2026
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.750 per Dolar AS, Pasar Tunggu Keputusan Suku Bunga BI
BI: Cadangan Devisa USD146,2 Miliar Sangat Kuat, Lampaui Standar Kecukupan IMF
Bansos Mei 2026 Mulai Cair, Ini Daftar PKH, BPNT, PIP dan BLT Desa Beserta Cara Ceknya
Cara Daftar TKM Pemula 2026, Pelaku Usaha Bisa Dapat Bantuan Modal Rp5 Juta
Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah, Sentuh Rp17.750 per Dolar AS
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:12 WIB

Harga Emas Berpotensi Melonjak ke Rp2,9 Juta per Gram, Dipicu Konflik Global dan Arah Baru The Fed

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:39 WIB

Harga Emas Antam Tiba-Tiba Turun di Pegadaian 23 Mei 2026, Ini Angka Terbarunya Bikin Kaget!

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:48 WIB

Rupiah Melemah di Tengah Sentimen Global dan Sikap Hati-hati Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:18 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian Turun Hari Ini, Cek Rincian Lengkap Kamis 21 Mei 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:18 WIB

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.750 per Dolar AS, Pasar Tunggu Keputusan Suku Bunga BI

Berita Terbaru