Okepost.id – Harga emas Antam di Pegadaian pada Kamis, 28 Mei 2026, kembali menjadi perhatian investor dan masyarakat yang berburu aset safe haven. Pergerakan harga emas hari ini tercatat fluktuatif seiring dinamika pasar global dan perubahan nilai tukar dolar AS.
Berdasarkan pembaruan harga resmi Pegadaian, produk emas Antam, UBS, dan Galeri24 mengalami penyesuaian harga dibanding perdagangan sebelumnya. Kondisi ini membuat investor mulai mencermati momentum terbaik untuk membeli maupun menjual emas.
Harga emas Antam ukuran 1 gram di Pegadaian masih berada di level tinggi. Sementara itu, emas UBS dan Galeri24 juga menunjukkan pergerakan yang bervariasi mengikuti tren pasar logam mulia internasional.
Analis menilai pergerakan harga emas saat ini dipengaruhi beberapa faktor global, mulai dari kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed), ketegangan geopolitik, hingga permintaan aset lindung nilai yang masih cukup tinggi.
Selain itu, penguatan dolar AS turut memberikan tekanan terhadap harga emas dunia. Meski demikian, emas tetap menjadi instrumen investasi favorit masyarakat Indonesia karena dianggap stabil dalam jangka panjang.
Pegadaian sendiri menyediakan berbagai pilihan produk emas batangan dengan ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram. Masyarakat juga dapat membeli emas secara tunai maupun melalui layanan cicilan emas.
Bagi investor pemula, momentum koreksi harga emas sering dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian. Di sisi lain, investor jangka panjang masih optimistis harga emas berpotensi menguat hingga akhir tahun 2026.
Pengamat pasar menyarankan masyarakat rutin memantau perkembangan harga emas harian sebelum melakukan transaksi agar bisa mendapatkan harga terbaik.
Tips Investasi Emas untuk Pemula
Tentukan tujuan investasi jangka panjang.
Beli emas di lembaga resmi seperti Pegadaian.
Pantau pergerakan harga emas dunia setiap hari.
Hindari membeli emas saat harga sedang melonjak tajam.
Simpan emas di tempat aman atau gunakan fasilitas tabungan emas.
Dengan kondisi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian, investasi emas diperkirakan tetap menjadi pilihan utama masyarakat sebagai aset pelindung nilai. (Pro)









