IHSG Diprediksi Uji Level 6.484 Hari Ini, Saham BREN hingga BBCA Jadi Penggerak Utama

Pasar Saham

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Okepost.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan Selasa (2/6/2026) di zona hijau setelah menguat lebih dari 1 persen.

Kenaikan tersebut ditopang oleh reli sejumlah saham berkapitalisasi besar, mulai dari sektor energi hingga perbankan.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan IHSG ditutup naik 68,04 poin atau 1,11 persen ke level 6.195,42. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak dalam rentang 6.210 hingga sempat menyentuh level tertinggi harian di 6.264,26.

Meski indeks menguat, jumlah saham yang terkoreksi masih lebih banyak dibandingkan yang menguat. Sebanyak 281 saham naik, 389 saham melemah, dan 147 saham tidak mengalami perubahan harga. Sementara itu, kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp10.918,65 triliun.

Penguatan IHSG didorong oleh lonjakan sejumlah saham unggulan. Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mencatat kenaikan tertinggi di kelompok big caps dengan lonjakan 25 persen ke level Rp615 per saham.

Tidak hanya itu, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melesat 24,85 persen menjadi Rp4.120 per saham. Kinerja positif juga ditunjukkan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang naik 17,88 persen ke Rp3.890 serta PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang menguat 6,44 persen ke Rp1.900.

Baca Juga :  Saham Big Caps Tekan IHSG, TPIA hingga BREN Ambles dalam Sepekan

Sektor perbankan turut memberikan kontribusi besar terhadap penguatan indeks. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) naik 3,05 persen, diikuti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang menguat 2,21 persen.

Sementara itu, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) bertambah 2,19 persen dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menguat 1,62 persen.

Di luar saham unggulan, pergerakan signifikan juga terlihat pada jajaran top gainers. Saham PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER) melesat 34,94 persen ke level Rp112 per saham. Adapun saham PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) naik 34,85 persen menjadi Rp178 per saham.

Momentum Positif IHSG Masih Berlanjut

Pergerakan IHSG sebenarnya sudah menunjukkan tren positif sejak sesi pertama perdagangan. Setelah pasar kembali aktif pascalibur, indeks langsung bergerak menguat dan sempat mencatat kenaikan 1,49 persen pada penutupan sesi I.

Baca Juga :  Investor Asing Serbu Bursa, Net Buy Capai 1,80 Miliar Saham dalam Sehari

Analis menilai sentimen positif terhadap saham-saham unggulan menjadi faktor utama yang menjaga indeks tetap berada di zona hijau hingga akhir perdagangan.

MNC Sekuritas: IHSG Berpotensi Mengarah ke 6.484

Tim Riset MNC Sekuritas melihat penguatan IHSG masih berada dalam tren yang konstruktif meskipun muncul tekanan jual dalam volume terbatas.

Secara teknikal, pergerakan indeks diperkirakan masih berada dalam fase lanjutan penguatan.

MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi menguji area resistance pada rentang 6.362 hingga 6.484 dalam waktu dekat.

Namun demikian, investor tetap diminta mencermati kemungkinan koreksi jangka pendek dengan area support terdekat berada pada kisaran 5.899 hingga 6.080.

Untuk perdagangan hari ini, level support IHSG diperkirakan berada di 5.996 dan 5.899. Sementara level resistance berada di area 6.318 dan 6.459.

Jika momentum beli pada saham-saham berkapitalisasi besar tetap terjaga, peluang IHSG untuk melanjutkan penguatan menuju target 6.484 masih terbuka lebar.(Pro)

Berita Terkait

IHSG Diprediksi Lanjut Melemah, MNC Sekuritas Rekomendasikan 4 Saham Potensial Hari Ini
KIJA Keluar dari Indeks IDX Sharia Growth, Jababeka Pastikan Fundamental Perusahaan Tetap Kuat
IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Melemah, Simak Rekomendasi Saham BMRI, BUMI hingga MEDC
IHSG Dibuka Merosot ke 5.878, Saham BMRI, BYAN hingga AMMN Kompak Terkoreksi
IHSG Diproyeksi Uji Level 6.484, PTBA dan BBRI Menguat Saat Indeks Bisnis-27 Melemah
FTSE Russell Tambah 4 Saham Indonesia Keluar dari Indeks Global Juni 2026
Saham TCPI Masuk Daftar HSC BEI, FTSE Russell Siap Keluarkan Emiten Berkonsentrasi Tinggi dari Indeks
The Fed Diperkirakan Tahan Suku Bunga Tinggi Lebih Lama, Pasar Saham dan Kripto Hadapi Tekanan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:57 WIB

IHSG Diprediksi Lanjut Melemah, MNC Sekuritas Rekomendasikan 4 Saham Potensial Hari Ini

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:45 WIB

KIJA Keluar dari Indeks IDX Sharia Growth, Jababeka Pastikan Fundamental Perusahaan Tetap Kuat

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:57 WIB

IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Melemah, Simak Rekomendasi Saham BMRI, BUMI hingga MEDC

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:39 WIB

IHSG Dibuka Merosot ke 5.878, Saham BMRI, BYAN hingga AMMN Kompak Terkoreksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:09 WIB

IHSG Diprediksi Uji Level 6.484 Hari Ini, Saham BREN hingga BBCA Jadi Penggerak Utama

Berita Terbaru

Artikel

Buah yang Bagus untuk Otak Anak: Bikin Makin Pintar !

Jumat, 5 Jun 2026 - 09:57 WIB