Okepost.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan Selasa (2/6/2026) di zona hijau setelah menguat lebih dari 1 persen.
Kenaikan tersebut ditopang oleh reli sejumlah saham berkapitalisasi besar, mulai dari sektor energi hingga perbankan.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan IHSG ditutup naik 68,04 poin atau 1,11 persen ke level 6.195,42. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak dalam rentang 6.210 hingga sempat menyentuh level tertinggi harian di 6.264,26.
Meski indeks menguat, jumlah saham yang terkoreksi masih lebih banyak dibandingkan yang menguat. Sebanyak 281 saham naik, 389 saham melemah, dan 147 saham tidak mengalami perubahan harga. Sementara itu, kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp10.918,65 triliun.
Penguatan IHSG didorong oleh lonjakan sejumlah saham unggulan. Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mencatat kenaikan tertinggi di kelompok big caps dengan lonjakan 25 persen ke level Rp615 per saham.
Tidak hanya itu, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melesat 24,85 persen menjadi Rp4.120 per saham. Kinerja positif juga ditunjukkan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang naik 17,88 persen ke Rp3.890 serta PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang menguat 6,44 persen ke Rp1.900.
Sektor perbankan turut memberikan kontribusi besar terhadap penguatan indeks. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) naik 3,05 persen, diikuti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang menguat 2,21 persen.
Sementara itu, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) bertambah 2,19 persen dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menguat 1,62 persen.
Di luar saham unggulan, pergerakan signifikan juga terlihat pada jajaran top gainers. Saham PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER) melesat 34,94 persen ke level Rp112 per saham. Adapun saham PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) naik 34,85 persen menjadi Rp178 per saham.
Momentum Positif IHSG Masih Berlanjut
Pergerakan IHSG sebenarnya sudah menunjukkan tren positif sejak sesi pertama perdagangan. Setelah pasar kembali aktif pascalibur, indeks langsung bergerak menguat dan sempat mencatat kenaikan 1,49 persen pada penutupan sesi I.
Analis menilai sentimen positif terhadap saham-saham unggulan menjadi faktor utama yang menjaga indeks tetap berada di zona hijau hingga akhir perdagangan.
MNC Sekuritas: IHSG Berpotensi Mengarah ke 6.484
Tim Riset MNC Sekuritas melihat penguatan IHSG masih berada dalam tren yang konstruktif meskipun muncul tekanan jual dalam volume terbatas.
Secara teknikal, pergerakan indeks diperkirakan masih berada dalam fase lanjutan penguatan.
MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi menguji area resistance pada rentang 6.362 hingga 6.484 dalam waktu dekat.
Namun demikian, investor tetap diminta mencermati kemungkinan koreksi jangka pendek dengan area support terdekat berada pada kisaran 5.899 hingga 6.080.
Untuk perdagangan hari ini, level support IHSG diperkirakan berada di 5.996 dan 5.899. Sementara level resistance berada di area 6.318 dan 6.459.
Jika momentum beli pada saham-saham berkapitalisasi besar tetap terjaga, peluang IHSG untuk melanjutkan penguatan menuju target 6.484 masih terbuka lebar.(Pro)









