Okepost.id, Jakarta – Peluang melanjutkan pendidikan ke luar negeri kembali dibuka oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026.
Program ini menawarkan beasiswa jenjang magister double degree bagi guru, tenaga kependidikan, pegawai Kemenag, hingga alumni pendidikan keagamaan.
Program beasiswa tersebut memungkinkan peserta menempuh pendidikan selama dua tahun di dua negara berbeda. Penerima beasiswa akan menjalani studi selama satu tahun di perguruan tinggi Indonesia dan satu tahun di kampus mitra di Inggris.
Adapun kampus luar negeri yang terlibat dalam program ini ialah The University of Edinburgh dan SOAS University of London.
Sementara perguruan tinggi dalam negeri yang bekerja sama meliputi Universitas Islam Internasional Indonesia, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, serta UIN Alauddin Makassar.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori mengatakan program double degree menjadi bagian dari penguatan kerja sama internasional di bidang pendidikan tinggi keagamaan.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya memberikan kesempatan studi internasional, tetapi juga mendorong lahirnya sumber daya manusia Indonesia yang memiliki jaringan global dan kemampuan akademik berdaya saing.
“Program ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional, keunggulan akademik, dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia,” ujar Ruchman.
Program Beasiswa Master Double Degree ini dikelola oleh Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag dan menjadi salah satu skema dalam Beasiswa Indonesia Bangkit 2026.
Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan Puspenma, Siti Maria Ulfa menjelaskan bahwa sasaran program difokuskan bagi guru, tenaga kependidikan, pegawai Kemenag, serta alumni pendidikan keagamaan.
Syarat Beasiswa Double Degree Kemenag 2026
Pendaftar wajib memenuhi sejumlah persyaratan administrasi dan akademik. Berikut syarat utamanya:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Usia maksimal 30 tahun per 31 Desember 2026
- Lulusan D4 atau S1
- Belum pernah menempuh atau menyelesaikan studi S2
- Memiliki surat izin dari pimpinan instansi atau lembaga
- Menyertakan surat rekomendasi akademisi atau tokoh masyarakat
- Melampirkan surat keterangan sehat
- Menulis personal statement atau essay
- Memiliki IPK minimal 3,00 skala 4,00
- Mengunggah sertifikat bahasa Inggris yang masih berlaku
Adapun skor minimal kemampuan bahasa Inggris yang diterima meliputi:
- TOEFL ITP: 520
- TOEFL iBT: 61
- Duolingo English Test: 110
- IELTS: 6.0
Sertifikat bahasa Inggris wajib diterbitkan lembaga resmi dan masih berlaku maksimal dua tahun terakhir.
Selain itu, pendaftar juga diminta menuliskan rencana kontribusi setelah menyelesaikan studi dan komitmen kembali ke Indonesia.
Jadwal dan Link Pendaftaran
Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 dibuka sejak 1 April hingga 31 Mei 2026.
Informasi lengkap dan proses pendaftaran dapat diakses melalui:
beasiswa.kemenag.go.id�
beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id� (Pro)









