Okepost.id, Jakarta – Meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran mulai memberikan dampak positif terhadap pasar keuangan global, termasuk pasar aset kripto. Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap aset berisiko.
Platform perdagangan aset kripto Bittime menilai berkurangnya ketidakpastian global mampu mendorong arus dana kembali masuk ke berbagai instrumen investasi, termasuk Bitcoin dan aset digital lainnya.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif sebelumnya menyampaikan bahwa AS dan Iran mencapai kesepakatan damai setelah melalui proses negosiasi intensif. Kesepakatan tersebut mencakup penghentian operasi militer secara permanen dan membuka peluang stabilitas di kawasan Timur Tengah.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump juga menyatakan bahwa proses perdamaian telah mencapai kesepakatan, termasuk pembukaan kembali jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz.
Pasar Global dan Bitcoin Bergerak Positif
Sentimen positif langsung terlihat di sejumlah pasar keuangan global. Sejumlah indeks saham utama di Amerika Serikat mencatat penguatan, sementara pasar domestik ikut merespons dengan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Pasar kripto juga menunjukkan pergerakan serupa. Bitcoin tercatat bergerak naik dalam beberapa hari terakhir, menandakan meningkatnya minat investor terhadap aset digital saat sentimen global membaik.
Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, menyebut kondisi geopolitik yang lebih stabil biasanya mampu meningkatkan minat investor terhadap aset dengan risiko lebih tinggi.
Menurutnya, penurunan ketidakpastian global dapat menjadi faktor pendorong bagi pasar kripto dalam jangka pendek. Namun, investor tetap perlu memperhatikan faktor lain seperti arah suku bunga, likuiditas global, dan kondisi ekonomi makro.
Investor Diminta Tetap Waspada
Ryan mengingatkan bahwa pasar kripto memiliki tingkat volatilitas tinggi. Karena itu, investor sebaiknya tidak hanya mengandalkan sentimen sesaat dalam mengambil keputusan.
Ia menilai pemahaman terhadap fundamental aset, manajemen risiko, dan peningkatan literasi investasi tetap menjadi faktor penting untuk membangun strategi investasi jangka panjang.
Bittime juga melihat minat investor Indonesia terhadap aset global terus meningkat seiring terbukanya akses terhadap berbagai instrumen investasi internasional.(Pro)









